Connect with us

9info.co.id – – Wakil Wali Batam Amsakar Achmad menghadiri peletakan batu pertama Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darul Ihsan Kavling Patam Indah, Kelurahan Patam Lestari, Sekupang, Minggu (24/7).

Pada kesempatan ini, Amsakar mengungkapkan rasa bahagia dan bangganya perihal perkembangan pembinaan spiritual yang semakin baik dari hari ke hari di Batam. Hal ini dapat terwujud berkat peran semua pihak, termasuk peran dari TPQ.

“Saya ingin menyampaikan rasa bangga da bahagia saya tentang ini,” ucap Amsakar yang juga Ketua LPTQ Kota Batam.

Sejumlah indikator kemajuan ini, antara lain adalah dua tahun berturut-turut yakni pada tahun 2021 Batam menjadi juara umum STQ Kepri pada dan yang terbaru Juara Umum MTQ Kepri pada tahun 2022 ini.

“Yang membanggakan dari 46 peserta yang kita ikutkan semuanya juara. Nilai Batam paling tinggi selama sejarah penyelenggaraan MTQ Kepri yakni 151. Anak-anak kita ini asli Batam semua,” ucapnya.

Menurutnya, tak sekadar juara, yang paling penting adalah ini merupakan indikator bahwa pembinaan dan upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an benar benar berkembang.

Indikator lain adalah, TPQ juga begitu banyak berkembang kini mencapai 1.241. Yang melibatkan guru TPQ lebih dari 5.200 orang dan santrinya lebih dari 100 ribu orang.

“Kalau kita semua memiliki kepedulian Insha Allah Batam menjadi negeri yang diberkahi,” katanya.

Tidak hanya itu, Amsakar juga menyampaikan rasa bangga berkat kolektivitas kepada semua pihak, Batam selalu mendapat apresiasi.

Seperti, walau Pandemi Covid-19 pertumbuhan ekonomi Batam dapat mencapai 4,75 persen pada tahun 2021. Selain itu, Indeks Prestasi Manusia (IPM) tertinggi se-Kepri dan posisi 5 se-Sumatera.

“Beberapa penghargaan tak terhitung. Terbaru, waktu Rakornas kepegawaian 4 penghargaan kita dapat. Lalu dapat kota layak anak. Juga 9 tahun dapat WTP dari BPK. Ini menandakan, Batam adalah negeri yang diberkahi,” imbuhnya.

Kini Batam terus dikembangkan, berbagai lompatan dilakukan. Amsakar mengajak semua pihak untuk terus menjaga dan meningkatkan capaian-capaian yang telah diraih.

Untuk itu menyiapkan generasi harapan yang unggul merupakan salah satu kunci masa depan yang lebih baik. Tidak hanya dibekali kapasitas intelektual, generasi juga hendaknya dibekali kapasitas emosional dan spiritual.

“Jika tiga ini kita bekali, Insha Allah anak kita akan tumbuh menjadi generasi yang hebat dan dapat diandalkan. Ini ikhtiar yang mesti kita lakukan,” pungkasnya. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kegiatan Industri Bangkit, Muhammad Rudi Optimistis Pertumbuhan Investasi Meroket

Kegiatan Industri Bangkit, Muhammad Rudi Optimistis Pertumbuhan Investasi Meroket

9Info.co.id | BATAM – Pertumbuhan investasi Batam mengalami peningkatan yang luar biasa sepanjang tahun 2023 lalu.

Kementerian Investasi RI mencatat, realisasi investasi di Batam meningkat 18 persen dari tahun sebelumnya.
Bahkan, nilai tersebut memberikan kontribusi besar terhadap nilai investasi di Kepri secara keseluruhan.
Dimana, Batam menjadi daerah dengan sumbangan investasi terbesar yang mencapai 77,5 persen.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pun mengapresiasi kerja keras seluruh pihak atas pencapaian tersebut.
Menurut Muhammad Rudi, pertumbuhan investasi yang positif dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap kebangkitan ekonomi Batam dan Kepri.

“Peningkatan nilai investasi di Batam butuh stimulus agar terus tumbuh positif. Peningkatan nilai investasi akan memberikan multiplier effect yang besar bagi ekonomi masyarakat,” ujar Rudi, Selasa (16/4/2024).

Muhammad Rudi mendorong seluruh pihak untuk tidak memperlambat pemberian izin investasi.
Dengan terbukanya lahan investasi baru, kata Rudi, maka peluang untuk terbukanya lapangan kerja cukup besar.

Sehingga, serapan terhadap tenaga kerja lokal pun meningkat. “Saya optimis, nilai investasi tahun 2024 akan kembali naik. Yang terpenting, kemudahan perizinan dan kualitas pelayanan harus terus dijaga,” tambahnya.

Optimisme orang nomor satu di Kota Batam tersebut beralasan. Dari total 31 kawasan industri di KPBPB Batam, sebanyak 6 kawasan memiliki luas mulai dari 50 sampai 320 hektare dari total luas lahan peruntukan industri yang mencapai 1660,9 hektare atau 4 persen dari luas Batam.

Melalui kegiatan industri yang terus bangkit, khususnya kegiatan manufaktur dan jasa, maka potensi peningkatan nilai investasi Batam pada tahun 2024 cukup besar. “Investasi tumbuh baik maka ekonomi pun akan bangkit. Ini yang mesti kita upayakan bersama-sama dengan menjaga iklim investasi di Batam agar tetap kondusif,” tutup Rudi. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain