Connect with us

9info.co.id – Ketika lelah atau penat berkerja, nongkrong di cafe bisa jadi pilihan yang menyenangkan. Selain nongkrong, cafe juga bisa jadi tempat refreshing dengan teman maupun sanak keluarga.

Coffee shop atau cafe di Batam sudah menjamur di mana-mana. Anda tinggal memilih tempat cafe yang cocok dengan keunikan masing-masing.

Namun, tidak ada salahnya Anda mencoba dan mengunjungi WiHo Caffee yang menyediakan fasilitas karaoke.

Berlokasi di Jalan Sawang Permai, Ruko Sawang Permai 2 Blok D nomor 7, Kecamatan Batuaji, menjadi pilihan tempat nongkrong yang paling ekonomis. Pasalnya, untuk sekedar nongkrong saja tidak perlu merogoh kocek cukup dalam.

“Kita ada fasilitas karaoke dan kopi yang disajikan cukup terjangkau untuk semua kalangan,” kata Albert Gultom, owner WiHo Caffee, Kamis (25/8/2022).

Untuk menikmati kopi, Anda hanya cukup mengeluarkan uang Rp 5 ribu untuk satu gelasnya. Selain kopi ada banyak farian minuman dan makanan khas nusantara yang sayang untuk dilewatkan.

Nongkrong akan semakin nyaman dengan fasilitas wi-fi gratis yang siap menemani kowngko Anda bersama kerabat. Setiap Jumat – Minggu WiHo Caffee juga menyediakan live music.

“Kasus Covid-19 belum selesai, pandemi virus corona masih mengintai. Kita tetap tekankan protokol kesehatan. Salah satunya adalah membatasi jumlah pengunjung,” jelas Albert. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan

Amsakar Ajak Warga Bijak Gunakan Media Sosial, Jadikan Ruang Positif bagi Persatuan

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak masyarakat memanfaatkan media sosial secara bijak guna memperkuat kebersamaan dan menjaga harmoni sosial. Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri Halalbihalal Kecamatan Lubukbaja di Aula Universitas Ibnu Sina, Kamis (9/4/2026) malam.

‎Di kesempatan itu, Amsakar menegaskan, cara pandang dan sikap seseorang, termasuk dalam bermedia sosial, sangat memengaruhi kualitas kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak warga menjadikan rasa syukur sebagai landasan utama dalam menjalani kehidupan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

‎“Jika kita pandai bersyukur, keterbatasan tidak akan menjadi persoalan. Namun, jika tidak, sebanyak apa pun nikmat yang diterima akan terasa kurang,” ujarnya.

‎Ia menilai, nilai-nilai tersebut penting diterapkan dalam interaksi di media sosial. Menurutnya, ruang digital seharusnya menjadi sarana menyebarkan hal positif, bukan justru memperkeruh suasana atau memicu konflik.

‎Amsakar menegaskan, pembangunan Batam tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, termasuk kedewasaan dalam berkomunikasi di ruang publik digital.

‎“Media sosial harus menjadi ruang mempererat silaturahmi, bukan sebaliknya. Gunakan untuk menyebarkan kebaikan dan menjaga persatuan,” katanya.

‎Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dalam suasana Idulfitri. Ia menempatkan dirinya sebagai bagian dari masyarakat yang tidak luput dari kekurangan.

‎“Atas nama pribadi dan keluarga, saya bersama Ibu Li Claudia Chandra menyampaikan mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

‎Amsakar mengakui, memimpin Batam dengan jumlah penduduk yang besar merupakan tantangan tersendiri. Tingginya ekspektasi masyarakat menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

‎Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memperbaiki diri, termasuk dalam penggunaan media sosial, agar tercipta ekosistem digital yang sehat dan konstruktif.

‎“Jika sebelumnya ada kesalahan, mari kita perbaiki. Orang yang cerdas adalah yang mampu belajar dan menjadi lebih baik,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan ini, Amsakar menegaskan bahwa kemajuan Batam tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga persatuan, baik di kehidupan nyata maupun di ruang digital. (Hum)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain