Connect with us

9Info.co.id | Batam – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar pelantikan pejabat struktural pada Rabu (27/7/2023).

Sebanyak enam pejabat struktural tingkat II, III dan IV dilantik oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, berdasarkan Surat Keputusan Kepala BP Batam Nomor 156, 157 dan 158 Tahun 2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Tingkat II, III dan IV di lingkungan BP Batam.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto menyampaikan bahwa pejabat yang dilantik hari ini dapat melakasanakan tugas barunya dengan baik untuk meningkatkan daya saing serta dapat mendorong semangat kinerja dan inovasi BP Batam dalam rangka memberikan pelayanan terbaik.

“Dengan peningkatan kinerja (SDM) yang luar biasa, dapat mendukung program Kepala BP Batam Muhammad Rudi mewujudkan Batam sebagai Kota Batam yang semakin maju.” Ungkap Purwiyanto.

Ia menyampaikan agar para pejabat yang telah diberikan amanah tersebut, dapat menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab, menjaga integritas, tidak menyalahgunakan kewenangan serta menghindarkan diri dari perbuatan tercela.

“Mengingat posisi kita sebagai pelayan masyarakat, pelayan bangsa, dan melayani organisasi BP Batam. Bekerjalah penuh dedikasi dengan kinerja yang luar biasa untuk masyarakat, bangsa dan negara serta menjadi teladan bagi pegawai di lingkungan BP Batam.” Kata Purwiyanto dalam pengarahannya.

Adapun enam pejabat yang dilantik, sebagai berikut :

1. Surya Kurniawan Suhari sebagai Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal

2. Wesly Silalahi sebagai Kepala Bidang Perencanaan Perhubungan, Pusat Perencanaan Program Strategis

3. Rama Yusuf sebagai Asisten Manager Customer Care, Unit Usaha Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan

4. Freddy SM Simanjuntak sebagai Asisten Manager Pemasaran dan Pengembangan Usaha, Unit Usaha Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman, Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan

5. Ratih Agustine sebagai Kepala Subbidang Perencanaan Air dan Limbah, Pusat Perencanaan Program Strategis

6. Fitria Setyawati sebagai Kepala Subbidang Perencanaan dan Pengembangan Wilayah, Pusat Perencanaan Program Strategis

Dorongan peningkatan kinerja dan inovasi BP Batam melalui rotasi SDM, diharapkan dapat mendukung program prioritas BP Batam dalam mewujudkan pembangunan Kota Batam yang semakin maju. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kegiatan Industri Bangkit, Muhammad Rudi Optimistis Pertumbuhan Investasi Meroket

Kegiatan Industri Bangkit, Muhammad Rudi Optimistis Pertumbuhan Investasi Meroket

9Info.co.id | BATAM – Pertumbuhan investasi Batam mengalami peningkatan yang luar biasa sepanjang tahun 2023 lalu.

Kementerian Investasi RI mencatat, realisasi investasi di Batam meningkat 18 persen dari tahun sebelumnya.
Bahkan, nilai tersebut memberikan kontribusi besar terhadap nilai investasi di Kepri secara keseluruhan.
Dimana, Batam menjadi daerah dengan sumbangan investasi terbesar yang mencapai 77,5 persen.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi pun mengapresiasi kerja keras seluruh pihak atas pencapaian tersebut.
Menurut Muhammad Rudi, pertumbuhan investasi yang positif dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap kebangkitan ekonomi Batam dan Kepri.

“Peningkatan nilai investasi di Batam butuh stimulus agar terus tumbuh positif. Peningkatan nilai investasi akan memberikan multiplier effect yang besar bagi ekonomi masyarakat,” ujar Rudi, Selasa (16/4/2024).

Muhammad Rudi mendorong seluruh pihak untuk tidak memperlambat pemberian izin investasi.
Dengan terbukanya lahan investasi baru, kata Rudi, maka peluang untuk terbukanya lapangan kerja cukup besar.

Sehingga, serapan terhadap tenaga kerja lokal pun meningkat. “Saya optimis, nilai investasi tahun 2024 akan kembali naik. Yang terpenting, kemudahan perizinan dan kualitas pelayanan harus terus dijaga,” tambahnya.

Optimisme orang nomor satu di Kota Batam tersebut beralasan. Dari total 31 kawasan industri di KPBPB Batam, sebanyak 6 kawasan memiliki luas mulai dari 50 sampai 320 hektare dari total luas lahan peruntukan industri yang mencapai 1660,9 hektare atau 4 persen dari luas Batam.

Melalui kegiatan industri yang terus bangkit, khususnya kegiatan manufaktur dan jasa, maka potensi peningkatan nilai investasi Batam pada tahun 2024 cukup besar. “Investasi tumbuh baik maka ekonomi pun akan bangkit. Ini yang mesti kita upayakan bersama-sama dengan menjaga iklim investasi di Batam agar tetap kondusif,” tutup Rudi. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain