Connect with us

9info.co.id – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima Kapolda Kepri Irjen Pol Tabana Bangun beserta jajaran Polda Kepri dalam rangka Silaturahmi di Ruang Kerja Gubernur, Gedung A, Lantai IV, Dompak, Tanjungpinang, Jum’at (02/03).

Kapolda Kepri dikesempatan ini didampingi oleh Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Mochammad Rodjak Suleli, Dirreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Nasriadi, Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Ferry Irawan, Kapolresta Tanjungpinang Kombes Pol Humbertus Ompusunggu.

Dalam obrolan santai penuh keakraban ini, Gubernur secara umum menjelaskan geografis Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki luas wilayah lautnya 96 persen dan wilayah darat hanya 4 persen. Wilayah kepulauan yang paling banyak pulaunya dengan jumlah 2.408 pulau, dengan 397 pulau berpenghuni sampai ke Natuna dan Anambas serta berbatasan langsung dengan Vietnam, Kamboja, Singapura dan Malaysia.

Saat ini jumlah penduduk di Kepri tercatat sekitar 2.067.000 jiwa dengan fluktuasi perubahan data penduduk yang sangat cepat karena merupakan Kawasan Investasi. Dengan jumlah sebaran penduduk terbesar berada di Kota Batam dan terdiri dari berbagai macam suku bangsa, agama dan etnis namun tetap rukun dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Tahun 2022 lalu moderasi beragama di Kepri terbaik se Sumatera dan berada di posisi ke-9 se Indonesia. Ini sebuah prestasi dan kita harus bangga karena kehidupan antar agama di Kepri sangat rukun sejauh ini. Saya rasa ini hal yang harus terus kita pertahankann dan tingkatkan lagi,” tegas Ansar

Pada tahun 2020, jelas Gubernur Ansar ekonomi Kepri karena pandemic covid-19 sempat anjlok sampai -3,8 persen, tapi pada 2021 karena Pemerintah mampu mengendalikan pandemic covid-19 dan melakukan recovery ekonomi bersama maka pertumbuhan ekonomi di tahun 2021 meningkat menjadi 3,4 persen. Dan tahun 2022, triwulan kedua ini pertumbuhan ekonomi Kepri melompat lagi 5,01 persen.

“Pada tahun ini dan tahun mendatang banyak kerja bersama yang perlu kita lakukan antar semua Forkompinda dan tidak terkecuali Jajaran Polda Kepri. Sinergitas dan kerjasama yang baik dan telah dilakukan sebelumnya semoga dapat kita pertahankan agar ekonomi Kepri bisa bangkit lebih cepat tentunya dengan dukungan kamtibmas dari Kepolisian Daerah,” harapnya.

Semenetara itu Kapolda Kepri yang Baru menjabat Irjen Pol Tabana Bangun menggantikan menggantikan Kapolda Kepri sebelumnya Irjen Aris Budiman, mengatakan silaturahmi yang dilakukannya pada hari ini dalam rangka mengenalkan diri dan membangun komunikasi yang baik dengan berbgai perangkat pemerintah daerah guna mendukung kesuksesan pembangunan.

“Hari ini selain berjumpa pak Gubernur, sebelumnya kami juga sudah bersilturahmi dengan Kajati Kepri dan Pimpinan Pengadilan Tinggi Agama. Semoga dengan pertemuan ini semakin meningkatkan kekompakan sesama pemangku kepentingan daerah dalam rangka menjaga satabilitas keamanan di daerah,” ucapnya. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Albert Gultom Gabung Demokrat Batam, Modal Politik dan Basis Massa Jadi Kekuatan Baru

Albert Gultom Gabung Demokrat Batam, Modal Politik dan Basis Massa Jadi Kekuatan Baru

9info.co.id | BATAM – Peta politik Kota Batam kembali menarik perhatian setelah politisi Albert Gultom resmi bergabung dengan Partai Demokrat Kota Batam.
‎
‎Langkah politik tersebut dinilai dapat menjadi tambahan energi bagi Demokrat dalam memperkuat struktur partai sekaligus meningkatkan daya tawar politik menghadapi dinamika Pemilu dan kontestasi politik mendatang.
‎
‎Albert Gultom dikenal sebagai salah satu figur yang memiliki jaringan sosial dan politik cukup luas, khususnya di kalangan masyarakat Batak dan komunitas marga Gultom. Kehadirannya di Partai Demokrat pun dipandang bukan sekadar perpindahan kendaraan politik, tetapi berpotensi membawa basis dukungan dan jaringan yang telah dibangunnya selama berkiprah di dunia politik.
‎
‎Sebelum bergabung dengan partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut, Albert Gultom tercatat pernah berkiprah di Partai Perindo dan dipercaya menjabat sebagai Ketua Partai Perindo Kota Batam.
‎
‎Dalam kiprahnya bersama Perindo, Albert disebut memiliki pengalaman dalam membangun mesin politik dan mengonsolidasikan kekuatan partai di tingkat daerah. Bahkan, pada momentum Pemilu sebelumnya, ia turut mengantarkan salah satu kader Perindo hingga berhasil duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau.
‎
‎Pengalaman tersebut menjadi modal politik yang dinilai penting bagi Demokrat Kota Batam. Terlebih, Albert tidak hanya membawa pengalaman organisatoris, tetapi juga jejaring sosial yang selama ini telah terbentuk di tengah masyarakat.
‎
‎Bukan Sekadar Pindah Partai Bergabungnya Albert Gultom ke Demokrat dinilai memiliki arti strategis.

‎Di tengah persaingan partai politik untuk memperkuat basis elektoral di Batam, masuknya figur yang telah memiliki pengalaman politik dan jaringan massa dapat menjadi salah satu faktor yang memperkuat konsolidasi partai.

‎Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana Demokrat mampu mengoptimalkan potensi tersebut menjadi kekuatan politik yang nyata.
‎
‎Popularitas seorang tokoh tidak secara otomatis berbanding lurus dengan perolehan suara partai. Diperlukan konsolidasi organisasi, komunikasi politik yang efektif, serta kemampuan membangun hubungan dengan masyarakat secara berkelanjutan.
‎
‎Karena itu, bergabungnya Albert Gultom dapat menjadi momentum bagi Demokrat Kota Batam untuk melakukan konsolidasi lebih luas sekaligus memperkuat positioning partai di tengah masyarakat.
‎
‎Membawa Pengalaman, Menghadapi Tantangan Baru Bagi Albert sendiri, keputusan bergabung dengan Demokrat menjadi babak baru dalam perjalanan politiknya.

‎Dengan pengalaman memimpin partai politik di tingkat Kota Batam, membangun jaringan politik, serta pernah terlibat dalam keberhasilan mengantarkan kader ke DPRD Provinsi Kepri, Albert kini menghadapi tantangan baru untuk membuktikan kontribusinya bersama Demokrat.
‎
‎Jika mampu mengintegrasikan pengalaman politik, jaringan sosial, dan kekuatan organisasi partai, kehadiran Albert Gultom berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru dalam peta politik Demokrat Kota Batam.
‎
‎Perjalanan politik Albert di Demokrat pun menarik untuk dicermati. Sebab, pertaruhan sesungguhnya bukan hanya mengenai perpindahan seorang politisi dari satu partai ke partai lainnya, melainkan sejauh mana kehadirannya mampu diterjemahkan menjadi kekuatan elektoral dan peningkatan elektabilitas Partai Demokrat di Kota Batam. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain