Connect with us

9info.co.id – Mantan Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Polresta Barelang, Kamis (30/3/2023). Ada selama tiga jam, Lis diperiksa penyidik KPK.

Meskipun begitu, usai diperiksa Lis terlihat santai dan rileks. Ia menjawab, semua pertanyaan dari para wartawan. “Pemeriksaan kedua. Pemeriksaan kali ini merupakan penguatan dari pemeriksaan pertama,” kata Lis, Kamis (30/3/2023).

Ia mengatakan, alasan kenapa diperiksa KPK. Hal ini berkaitan dengan jabatannya sebagai Wali Kota ex officio Wakil Ketua II Dewan Kawasan Bebas Pelabuhan Bintan, Karimun. Serta kewenangan jabatan tersebut, serta hubungan antara Dewan Kawasan dengan BP Bintan.

“Saya sama sekali tidak tahu, karena saya tahunya masalah cukai rokok itu ada kewenangan di FTZ itu setelah penangkapan Mantan Bupati Bintan Apri Sujadi. Karena sejak tahun 2014 itu, tidak tahu perkembangan FTZ itu seperti apa,” ujarnya.

Hal yang senada disampaikan oleh mantan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemko Tanjungpinang, Irwan, usai diperiksa penyidik KPK.

Irwan diperiksa terkait penyidikan pengaturan barang kena cukai, di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (FTZ) Kota Tanjungpinang tahun 2016-2019.

Penyidik KPK kemudian juga menanyakan mengenai hubungan antara tugas dan kewenangannya, sebagai Asisten Administrasi Perekonomian, dengan BP Kawasan FTZ Tanjungpinang saat itu.

“Saya dimintai konfirmasi tentang jabatan saya saja. Tidak ada hal lain,” ucapnya. (Int)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Peralatan vital yang dibeli menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 8 unit Laptop dan Proyektor Raib di Gondol Maling dari sekolah Hidup Baru 2 Tanjung Piayu.

SEKOLAH HIDUP BARU 2

9Info.co.id | BATAM – Yayasan Sekolah Hidup Baru 2 Tanjung Piayu Batam dilanda kejadian memilukan setelah kembali menjadi target aksi kejahatan.

Sekolah tersebut dilaporkan telah dibobol oleh maling yang berhasil mencuri 8 unit laptop dan proyektor yang merupakan peralatan vital yang dibeli menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada hari Jumat (12/04/2023) dini hari.

Vera Anita Purba, Kepala Sekolah SD Hidup Baru 2 mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian ini. “Peristiwa ini sangat merugikan para siswa dan guru,”sebutnya.

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Pencurian ini tidak hanya merugikan sekolah, tetapi juga merugikan para siswa yang kini kehilangan sarana pembelajaran yang sangat diperlukan,” ujarnya dengan nada kesal.

Lokasi Kejadian

Menurut Vera Nita, Kejadian seperti ini, bukanlah kali pertama sekolah mereka menjadi korban pencurian. Meskipun sudah meningkatkan sistem keamanan dengan menggunakan cctv, kejadian ini tetap terjadi, meninggalkan banyak tanda tanya tentang keamanan lingkungan sekolah.

“Para pelaku Kejahatan merusak  teralis dan pintu ruang Guru dan kepsek, tidak hanya itu, dua unit Laptop juga diambil dari ruang tata usaha sekolah”.jelasnya.

“Kita telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sei Beduk, kita berharap pihak Kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku kejahatan yang meresahkan tersebut”, Imbuhnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian sektor sei beduk, Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait kejadian ini, dan mereka berjanji akan melakukan upaya maksimal untuk menangkap para pelaku.

Sementara itu, para orangtua dan warga sekitar berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dan mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan di sekitar area sekolah. Akibat kejadian ini, Pihak Sekolah mengaku mengalami kerugian diperkirakan mencapai sekitar 80 Juta Rupiah. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain