Connect with us

9info.co.id – Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia ( APJII ) provinsi Kepulauan Riau menggelar Pameran Internet Expo 2022 di One Batam Mall Centre, Jumat (11/11/22).
Beberapa perusahaan penyedia Jaringan Internet di Kepri , Khususnya kota Batam terlihat mempertunjukkan produk unggulan perusahaan mereka.
Salah satu Perusahaan yang ikut dalam Pameran Expo 2022 APJII Kepri tersebut adalah PT.Proxi Jaringan Nusantara.

PT.Proxi Jaringan Nusantara memiliki Produk Jaringan Internet bernama Proxinet . Perusahaan yang beralamat di Komplek Ruko Grand California Blok B2 No. 3-4 Batam Centre ini telah tersebar di hampir seluruh Nusantara, diantaranya Kepri, Jawa barat, Jawa Timur, Riau, Bali, Padang, Banda Aceh, DKI Jakarta, dan Bengkulu.

Direktur PT.Proxi Jaringan Nusantara, Ir.Anang Adhan Meninjau Stand Pameran Proxinet

Lia Erlita Yahya, perwakilan Perusahaan PT.Proxi Jaringan Nusantara menyampaikan, Apresiasi kepada Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia ( APJII ) Provinsi Kepulauan Riau yang telah menyelenggarakan Pameran Internet Expo 2022.
“Dalam Pameran ini, kita diberikan peluang untuk menjelaskan kepada Konsumen dan masyarakat terkait Keunggulan dan Kualitas serta layanan dari Proxinet itu sendiri,”Jelasnya.

Lia Erlita yahya-Perwakilan Proxinet

Perusahaan kami memiliki Motto , “Proxinet Conecting The World,” yang berarti Proxinet memberikan Layanan Internet Super cepat tanpa Kuota, bahkan Jaringan yang di gunakan Proxinet 100 persen menggunakan Fiber Optic dan Unlimeted.” Terang Lia

Lia Erlita Yahya menambahkan, Dalam layanannya, Proxinet memberikan beberapa paket pilihan sesuai kebutuhan konsumen, Diantaranya , Paket Coorporate, Business , Education, FTTH serta Paket Gamers.

Dalam Pameran Expo 2022 Proxinet Juga menawarkan berbagai promo Akhir tahun, diantaranya , Paket 15 Mbps Rp.150 ribu/Bulan, 20 Mbps Rp.180ribu/bulan, 25 Mbps Rp. 230 ribu/Bulan dan Paket 35 Mbps Rp.300 ribu/Bulan.

Khusus bagi Konsumen kami yang memilih paket FTTH unlimited, biaya Pemasangan diberikan Gratis dan menerima pengaduan layanan selama 24 jam.
Selain Paket internet, Proxinet juga menawarkan Paket Gamers up To 20 Mbps dan 35 Mbps dimulai harga,Rp.260 Ribu sampai dengan harga Rp.410 Ribu Rupiah/Bulan.

Ingin melakukan Pemasangan Internet di rumah dan tempat bisnis anda, segera hubungi team marketing dan Call Center Proxinet di no 0778-6000-109.(Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pengamanan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Berlangsung Humanis, Petugas Cegah Situasi Memanas

ARIASTUTY SIRAIT

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kegiatan yang berlangsung di kawasan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang pada Kamis (13/8/2026), merupakan bagian dari pengamanan dan pengawalan proses pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Kehadiran personel di lokasi dalam rangka menjaga keamanan kawasan, memastikan aktivitas pembangunan berjalan tertib, serta mencegah terjadinya gesekan antara petugas dan masyarakat.

BP Batam menegaskan kegiatan tersebut bukan merupakan penggusuran sebagaimana narasi yang berkembang dan disampaikan oleh sejumlah pihak.

Personel yang bertugas di lokasi melakukan pengamanan dan pengawalan, dengan mengedepankan sikap persuasif, pengendalian diri, serta tidak melakukan tindakan provokatif.

Sekolah Terintegrasi Merah Putih tersebut dibangun di atas lahan Hak Pengelolaan (HPL) BP Batam seluas 18,5 hektare. Sebelum diterbitkannya HPL atas lahan tersebut, BP Batam telah melaksanakan proses penanganan terhadap empat pihak yang menyampaikan klaim atas lahan dimaksud, sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku.

Dari empat klaim tersebut, dua di antaranya telah ditindaklanjuti, sementara dua pihak lainnya hingga saat ini belum menyampaikan dokumen pendukung yang diperlukan untuk proses verifikasi.

Dalam proses penanganannya, BP Batam telah membuka ruang komunikasi dan dialog dengan pihak-pihak yang bersangkutan. Sejumlah pertemuan dan tatap muka telah dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk memperoleh informasi dan dokumen yang diperlukan, sekaligus memastikan setiap klaim dapat ditangani secara objektif dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun demikian, hingga saat ini proses verifikasi terhadap dua klaim tersebut belum dapat dilanjutkan karena dokumen pendukung yang diperlukan belum disampaikan kepada BP Batam.

BP Batam tetap menghormati hak setiap pihak untuk memperoleh kepastian dan menyelesaikan persoalan sesuai dengan mekanisme yang tersedia. Apabila diperlukan, pihak yang bersangkutan juga dapat menempuh upaya hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan demikian, BP Batam memastikan setiap klaim yang disampaikan tetap mendapatkan ruang untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan kehadiran personel pengamanan di lokasi merupakan bagian dari dukungan BP Batam terhadap pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang.

“Petugas difokuskan untuk menjaga keamanan kawasan pembangunan sehingga proses pekerjaan dapat berjalan dengan tertib.” jelasnya, Selasa (18/8/2026).

Ia menegaskan, sejak awal seluruh personel telah diarahkan hanya untuk melakukan pengawalan dan pengamanan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih.

Dalam perkembangan pada Kamis (13/8/2026), situasi di lokasi sempat diwarnai tindakan dari dua peserta aksi yang berupaya membuka pakaian. Kondisi tersebut segera direspons secara persuasif oleh personel pengamanan perempuan dengan memberikan kain penutup.

Ariastuty menjelaskan, tindakan itu dilakukan untuk menjaga privasi dan martabat perempuan tersebut, sekaligus mencegah bagian tubuhnya terekspos di ruang publik maupun terekam kamera.

“Kami memang telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya situasi itu dengan menyiapkan kain jarit untuk digunakan sebagai penutup. Kain tersebut kemudian digunakan untuk menutupi tubuh peserta aksi,” jelasnya.

Ia menekankan, tindakan petugas tersebut bukan untuk menghadapi ataupun membatasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Sebaliknya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi, martabat, dan kehormatan peserta aksi.

“Langkah tersebut dilakukan semata-mata sebagai bentuk perlindungan terhadap privasi, martabat, dan kehormatan peserta aksi, serta untuk mencegah kondisi tersebut semakin terbuka atau terdokumentasikan secara visual,” terang Ariastuty.

Situasi tersebut sempat dipersepsikan sebagai aksi saling dorong. Namun, BP Batam menjelaskan bahwa tindakan petugas pada saat itu diarahkan untuk mencegah tubuh peserta aksi semakin terbuka sekaligus menjaga agar situasi tidak berkembang menjadi ketegangan yang lebih besar.

“Sikap tersebut juga merupakan bagian dari arahan pimpinan yang mengedepankan pengendalian diri dan pendekatan persuasif,” tuturnya.

Ariastuty menambahkan, perbedaan pandangan yang muncul di lapangan tidak mengubah pendekatan BP Batam dalam menjalankan tugas. Personel tetap diminta menahan diri, menjaga keamanan kawasan, serta memastikan proses pengawalan pembangunan berlangsung secara tertib.

“Yang dilakukan petugas pada 13 Agustus 2026 adalah pengamanan dan pengawalan kegiatan pembangunan. Kami memastikan seluruh personel bekerja sesuai tugasnya dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.

BP Batam juga memastikan penanganan terhadap klaim masyarakat dilakukan melalui mekanisme yang tersedia.

Di sisi lain, BP Batam terus membuka ruang komunikasi dan dialog dengan dua warga bersangkutan. Setiap proses penyiapan lahan dilakukan dengan mengedepankan ketentuan hukum, verifikasi dokumen, serta penyelesaian secara terukur.

Dengan tetap memastikan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan Rempang-Galang. (EI)

 

Continue Reading

Berita Lain