Connect with us

9info.co.id– Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH Menggelar Pertemuan antara PT. Bintang Kepri Jaya , 3 Perusahan Vendor penyedia material Scaffolding, PT.Hapsibah dan PT. Siemens terkait permasalahan pembahasan usaha pengambilan material scaffoding oleh PT. Bintang Kepri Jaya di  PT. Siemens Batu Ampar.
Pertemuan ini bertempat di Aula Lantai 3 Polresta Barelang. Sabtu (28/01/2022) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri Nuryanto, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam,A.Md., SS., MM, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK, MH Serta Kapolsek Batu Ampar Kompol Salahuddin, SIK.

Untuk pihak PT Siemens Indonesia di hadiri oleh Kepala Cabang PT Siemens  Sanjay Dudjat, Kuasa Hukum Siemens Johanes Bagus, dan Raminda Unelly M Sembiring.

Dari PT Hapsibah dihadiri oleh Direktur Juli Dimaini, Kuasa hukum PT. Hapsibah Achsan Sajri dan Eko Nurisman. sementara  dari PT. BKJ dihadiri oleh Direkturnya , Ahmad Syahbuddin alias Arnold, beserta Kuasa Hukum Bali Dalo, Hardianto dan Febri Yolanda.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH  mengatakan Sesuai perintah Presiden TNI POLRI harus menjaga iklim investasi, “kami TNI POLRI bersikap netral dalam hal ini , tidak memihak PT atau siapapun, Mari mengedepankan cara cara musyawarah daripada kekerasan, saya harap Tidak ada pengerahan Massa di PT Siemens karena PT Siemens sudah memenuhi kewajibannya melalui PT Hapsibah”, tegas Kapolresta Barelang.

Dandim 0316 Batam Letkol Kav. Sigit Dharma Wiryawan mengatakan Bahwa TNI membantu Pihak Kepolisian sesuai dengan OMSP ( Operasi Militer Selain Perang ), ” kami Setuju dengan pendapat Kapolresta untuk penyelesaian permasalahan  antara PT Hapsibah dengan PT BKJ, kami juga berharap Tidak ada Massa ataupun tindakan Premanisme dan unsur unsur yang mengganggu kegiatan PT Siemens, Apalagi dalam pertemuan ini, telah menemukan solusi dan jalan damai yang nantinya akan dituangkan dalam nota kesepakatan yang harus di laksanakan”,tegas Dandim 0316 Batam

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH  mengatakan Dari pertemuan yang di gelar didapati Hasil Kesepakatan yakni PT. Siemen Bersedia Membayar kan sebesar 4,5 M kepada PT. BKJ melalui rekening PT.Hapsibah.
“Pembayaran akan dibayarkan sebesar 3M, selanjutnya pembayaran sisa uang 1,5 M Rupiah lagi, akan di bayarkan setelah pekerjaan selesai dan setelah seluruh laporan dan aduan dicabut, kemudian Untuk Pembayaran berpedoman kepada material yg masih d pakai dan diperbolehkan untuk dipakai oleh PT. siemens”,terangnya.

” PT BKJ Akan mencabut laporan segala tuntutan dan perkara yang sudah dilaporkan, Adapun kontrak kerja yang terjadi antara Pihak PT. BKJ dan PT Hapsibah tetap berjalan tanpa mengganggu terkait pembayaran yang sudah di sepakati”, tutup Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH. (pur)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain