Connect with us

9info.co.id – Kapolsek Batam Kota AKP Betty Novia beberkan kronologi awal terjadinya kebakaran hebat di Plaza Botania 1 Batam Center.

“Awalnya petugas yang berjaga tadi pagi sedang berkeliling seperti biasa. Saat berkeliling mereka melihat salah satu kios ada gumpalan api. Setelah masuk ke dalam kios tersebut ternyata api sudah menyebar,” kata Betty pada Rabu (5/4/2023) sekira pukul 09.40 WIB.

Lanjutnya, kios yang diduga menjadi sumber api di bongkar paksa lalu petugas keamanan mencoba memadamkan dengan racun api.

“Setelah dicoba memadamkan dengan beberapa racun api, kobaran api semakin besar. Petugas berlari keluar dan menghubungi chips security dan setelah itu menghubungi pemadam kebakaran,” ungkapnya.

Betty juga mengungkapkan, api pertama kali berasal dari kios accesoris Mania, namun untuk penyebab munculnya api kita masih belum mengetahui.

“Ada 15 unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan yaitu dari Pemko Batam, BP Batam, dan AWC Polresta Barelang,” tuturnya.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena waktu kejadian seluruh toko tidak ada penghuni atau dalam keadaan kosong,” pungkasnya.

Pantauan dilokasi, pada pukul 09.50 WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku padamkan kobaran api. (Int)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

BP Batam Raih Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Tahun 2023, Senin (22/7/2024).

BP Batam sukses mempertahankan penghargaan tertinggi untuk laporan keuangan lembaga negara ini sejak 2017 lalu atau yang kedelapan kalinya secara berturut-turut.

Anggota V BPK RI, Ahmadi Noor Supit mengatakan, pemberian Opini WTP terhadap BP Batam pun telah sesuai dengan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN).

Dimana, BPK menetapkan empat kriteria penilaian yang mencakup kepada kesesuaian dengan Standar Audit Pemerintahan (SAP) ; kecukupan pengungkapan ; kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan ; dan efektivitas Sistem Pemeriksaan Intern (SPI).

“Pencapaian ini menunjukkan komitmen BP Batam dalam mengelola keuangan negara secara akuntabel. Prestasi ini juga mendorong BP Batam untuk dapat terus menciptakan keselarasan dalam menjalankan program pembangunan yang inklusif,” ujar Ahmadi di Ruang Rapat Konsultasi, Gedung Tower BPK RI.

Di samping itu, Ahmadi mengapresiasi pencapaian BP Batam yang sukses mempertahankan Opini WTP sejak 2017 lalu.

Menurutnya, pemberian opini tersebut merupakan tolak ukur terhadap tranparansi dan akuntabilitas suatu laporan keuangan lembaga negara.

Sehingga, tiap lembaga memiliki tanggung jawab penuh terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/D) dalam membangun bangsa dan negara.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kerjasama BP Batam selama proses berlangsung. Saya ucapkan selamat untuk BP Batam,” pungkasnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan jika predikat ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi BP Batam.

Ia pun berkomitmen untuk menyelesaikan beberapa rekomendasi dari BPK RI selama audit berlangsung.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan upaya terbaik dalam mengelola keuangan negara dan memberikan kemudahan perizinan,” ungkap Rudi yang hadir bersama Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Rudi juga menegaskan jika BP Batam akan terus berupaya maksimal dalam mendukung pembangunan inklusif demi meningkatkan nilai investasi yang dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami juga memohon petunjuk dari BPK dalam menyelesaikan beberapa rekomendasi agar tidak ada permasalahan anggaran ke depannya,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain