Connect with us

9info.co.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi menghadiri acara pisah sambut Komandan Pangkalan Udara Hang Nadim, yang diadakan di Hotel Best Western Primer Panbil, Rabu (08/02/2023).

Dalam sambutannya, Rudi selaku perwakilan dari pemerintah kota mengucapkan terima kasih kepada komandan yang lama dan mengucapkan selamat datang kepada komandan yang baru.

“Terima kasih kepada Letkol PNB Iwan Setiawan yang selama ini terus bersinergi dalam pembangunan Kota Batam,” ujar Rudi.

Ia seraya menyertakan selamat dan semoga sukses kepada Letkol PNB Iwan Setiawan, dalam menempati posisi barunya sebagai Komandan Skadron Taruna Tingkat III (Danskadtar III) Wingtar Akademi Angkatan Udara (AAU) di Yogyakarta.

“Kami juga mengucapkan selamat datang kepada Letkol PNB Betya Lukman Madyana, yang kini sebagai Komandan Pangkalan Udara Hang Nadim,” lanjutnya.

Letkol PNB Iwan Setiawan juga menuturkan terima kasih, terkhusus kepada seluruh pihak yang telah membantu Lanud Hang Nadim Batam selama dirinya bertugas sebagai Danlanud kedua.

“Selama saya bertugas tidak mungkin akan berjalan lancar jika tidak didukung oleh pihak-pihak terkait. Kami juga ingin menyampaikan mohon maaf jika selama bertugas dan berinteraksi, ada banyak kesalahan,” ucap Iwan.

Ia berharap, ke depannya Lanud Hang Nadim lebih dikenal masyarakat, tugas dan fungsi pokoknya juga dapat diketahui masyarakat di Batam.

Menurutnya, di Kepri cukup unik karena TNI AU hanya ada di tiga wilayah yakni Kepulauan Natuna, Tanjungpinang dan Batam.

“Karena di sini traffic-nya banyak untuk kegiatan penerbangan [komersil] yang rawan terjadi pelanggaran di wilayah udara, untuk itu semoga Lanud Hang Nadim ke depan bisa lebih maju lagi. Segala fasilitas lebih dilengkapi, lebih dikenal dan dicintai masyarakat,” harapnya.

Sementara, Letkol PNB Betya Lukman Madyana sebagai Komandan Pangkalan Udara Hang Nadim yang baru menyampaikan salam perkenalan, izin datang maupun permisi untuk bergabung dan bersinergitas dalam pembangunan Kota Batam.

“Izin untuk bergabung, mohon doa restu dan bimbingannya. Semoga kita bisa bersinergi bersama-sama membangun Kota Batam menjadi kota yang madani, modern dan sejahtera sesuai yang beliau [wali kota] dambakan,” ungkap Betya.

Ia turut berharap, sinergi yang selama ini telah terjalin dari berbagai pihak dengan Lanud Hang Nadim bisa terus berjalan.

“Tentunya saya harus bisa mempertahankan apa yang telah dicapai oleh Komandan yang lama, dan itu sebagai awal yang baik untuk melanjutkan langkah ke depannya,” imbuhnya. ( Mat )

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Setelah Dua Bulan Perjuangan Hukum, Nasabah BNI Batam Akhirnya Kembali Mendapatkan Uangnya

Setelah Dua Bulan Perjuangan Hukum, Nasabah BNI Batam Akhirnya Kembali Mendapatkan Uangnya

9info.co.id | BATAM – Setelah hampir dua bulan melalui proses hukum yang melibatkan Kantor Hukum JAP & Partner, nasabah BNI Cabang Batam berinisial NS, warga Tanjung Piayu, akhirnya mendapatkan kembali uangnya yang sempat raib dari rekening.

Dana senilai Rp. 101.100.000 tersebut telah dikembalikan ke rekeningnya setelah melewati berbagai tahapan penyelesaian hukum.

Kejadian bermula ketika NS mendapati saldo rekeningnya yang seharusnya berjumlah Rp. 101.669.955 tiba-tiba berkurang drastis hingga hanya tersisa Rp. 567.455. Setelah diperiksa melalui rekening koran, diketahui bahwa uangnya telah berpindah ke rekening yang tidak dikenalnya, termasuk potongan biaya administrasi sebesar Rp. 2.500.

Merasa dirugikan, NS segera meminta pertanggungjawaban dari pihak BNI. Kasus ini kemudian mendapat perhatian serius dari tim kuasa hukumnya, Jhon Asron dan Sebastian Surbakti dari Kantor Hukum JAP & Partner.

Jhon Asron menegaskan bahwa jika kehilangan dana tersebut bukan karena kesalahan kliennya, maka pihak bank harus bertanggung jawab atas kerugian yang dialami NS.

Sementara itu, Sebastian Surbakti, S.H., menyoroti lemahnya sistem keamanan perbankan yang memungkinkan kasus seperti ini terjadi. “Kami tidak hanya memperjuangkan hak klien kami, tetapi juga ingin mengedukasi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyimpan uang di bank,” ujarnya.

Setelah melalui proses panjang, akhirnya dana NS dikembalikan sepenuhnya ke rekeningnya. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa perjuangan hukum dapat membela hak-hak nasabah yang merasa dirugikan (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain