Connect with us

9info.co.id – Pasca Kunjungan Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga Ke Batam, Pengelola Pasar TPID III Bida Trade Centre (BTC)  Gelar Bazar Sembako Murah.

Shanty Pengelola Pasar Pasar TPID III Bida Trade Centre (BTC)  menyatakan, Selain Mendukung program pemerintah pusat dan Kota Batam sebagai Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah, Untuk meringankan daya beli masyarakat di Kecamatan sungai Beduk Khususnya di kelurahan Mangsang. Pengelola Pasar BTC pun melaksanakan Bazar Sembako murah .

“Bazar Sembako murah ini, kita siapkan 1000 Paket sembako yang berisi, 2 Kg Gula Pasir, 2 Kg Minyak Goreng dan 10 Butir Telur”, Jelas Shanty.
“Masyarakat hanya dibebankan biaya 50 ribu Rupiah untuk 3 jenis paket sembako tersebut”,tambahnya.

Menurut Shanty, Kesiapan Pasar Bida Trade Centre untuk mempermudah akses dan Kestabilan harga telah dilakukan dengan cara menggandeng pihak distributor langsung, sehingga masyarakat lebih mudah mendapatkan sembako yang  higienis, dan harga murah bila dibandingkan dinpasar tradisional lainya.

“Sarana dan Prasana juga telah di maksimalkan dengan baik, sehingga masyarakat lebih nyaman dan aman saat berbelanja di Pasar Bida Trade Centre”, tambanya.

Ingin mendapatkan produk sembako yang lebih murah dan higienis, segera datang ke pasar Bida Trade Centre. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tinjau Status Lahan Garapan Warga Kaveling Sei Temiang

BP Batam Tinjau Status Lahan Garapan Warga Kaveling Sei Temiang

9Info.co.id | BATAM – BP Batam melalui Direktorat Pengelolaan Pertanahan berkesempatan untuk meninjau status lahan garapan warga di Kaveling Plus, Sei Temiang, Kamis (11/7/2024).

Pada kesempatan ini, tim dari Direktorat Pengelolaan Pertanahan BP Batam pun langsung mengecek titik koordinat alokasi lahan yang menjadi polemik di tengah masyarakat.

“Ini merupakan bentuk komitmen BP Batam untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di Sei Temiang. Tujuannya agar iklim investasi tetap kondusif,” ujar Kepala Bagian Humas BP Batam, Sazani yang hadir mendampingi Direktur Pengelolaan Pertanahan, Ilham Eka Hartawan.

Sazani mengatakan, peninjauan ini sekaligus menjawab desakan warga kepada BP Batam untuk dapat turun ke lokasi guna menyelesaikan polemik yang terjadi.

“Pada pertemuan di Kantor BP Batam sebelumnya, kami juga telah menyampaikan bahwa lahan garapan berada di aset milik BP Batam dan tidak bersinggungan. Peninjauan ini adalah upaya untuk menjawab keraguan warga,” tegasnya.

Dari hasil pengecekan lapangan, pihaknya menemukan bahwa banyak lahan di area tersebut yang tidak memiliki legalitas dari BP Batam dan telah diperjualbelikan oleh oknum.

“Jika lahan di luar dari Aset BP Batam digarap tanpa memiliki legalitas dan diperjualbelikan oleh oknum, maka BP Batam akan mengambil tindakan tegas,” tambahnya.

Menyikapi polemik yang terjadi, Sazani pun meminta agar seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi kondusif Batam agar tetap aman.

Ia juga berpesan kepada seluruh pihak untuk tetap menahan diri agar tidak terprovokasi dengan isu miring yang berhembus dan dapat mengganggu rencana investasi di Batam.

“BP Batam selalu membuka ruang dialog agar segala permasalahan bisa terselesaikan. Sehingga, Batam tetap aman dan investasi berjalan lancar,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain