Connect with us

9info.co.id– Kapolsek Sei Beduk AKP Felix Mauk, SH  di dampingi Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk IPTU Doddy Basyir, SH, MH menggelar Konferensi Pers atas Tindak Pidana Pencurian Motor (Curanmor). Senin (24/01/2022)

Pelaku yang di amankan berinisial AJP (15 Tahun) Anak di bawah Umur, yang di tangkap Pada hari Jumat  (21/01/2022) di Perum Bida Ayu.

Kapolsek Sei Beduk AKP Felix Mauk, SH  menjelaskan, Pengungkapan Kasus curanmor ini berawal Pada hari Jumat (21/01/2022) sekitar jam 06.00 Wib sewaktu korban pergi untuk bekerja dan melihat sepeda motor Merk Honda Beat Warna Putih Biru yang diparkir korban di teras rumah sudah tidak ada lagi, setelah dicari motor tersebut tidak ditemukan, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 8.000.000 dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Sei Beduk untuk di tindak lanjuti.
“Setelah Menerima Laporan Polisi dari pelapor, sekira Pukul 22.00 Wib Tim Opsnal Polsek Sei Beduk Pada mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada 1 Unit sepeda motor yang di duga hasil dari curian yg di letakkan di Bukit kemuning di Belakang ruko kosong”, terangnya.

Kapolsek sei beduk ini menambahkan, “mendapati informasi tersebut Unit Opsnal yang di pimpin olen Kanit Reskrim Iptu Doddy Basir, SH, MH, langsung bergerak ke TKP, memang benar ada 1 Unit sepeda motor honda beat yg di letakan di TKP tersebut dalam keadaan sdh di preteli. Kemudian tim melakukan penyelidikan dan mendapat informasi bahwa sepeda motor tersebut adalah sepeda motor hasil curian yang dilakukan Pelaku AJP (anak di bawah umur)”,jelasnya.

Kemudian Unit Opsnal bergerak mencari keberadaan Pelaku AJP dan berhasil menemukan Pelaku di perum. Bida Ayu, Selanjutnya di lakukan intrograsi terhadap Pelaku AJP dan mengakui bahwa sepeda motor tersebut ia curi di Kav. pancur Swadaya Kel. Tanjung Piayu Kec. Sei Beduk. Kemudian Unit Opsnal membawa tersangka Ariel menuju ke alamat tersebut, setelah disana bertemu dengan pemilik sepeda motor dan mengatakan memang benar sepeda motornya telah hilang di curi. Selanjutnya Unit Opsnal
membawa tersangka dan barang bukti serta korban ke Polsek Sei Beduk guna Pengembangan Lebih lanjut.

Terdapat Barang bukti yang berhasil di amankan berupa  1 unit sepeda motor merek Honda Beat warna biru putih merupakan (Motor yang di Curi), 1 unit Sepeda Motor Merk Jupiter Z tanpa Plat warna abu-abu  (Motor yang di gunakan sebagai Sarana melakukan pencurian) dan 1 unit Sepeda Motor Merk Vega R (merupakan hasil pengembangan)
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Sei Beduk AKP Felix Mauk, SH mengatakan melakukan perbuatannya dengan hanya mendorong motor yang tidak di kunci stang, saat ini Pelaku sudah di amankan di Polsek Sei Beduk guna proses lebih lanjut.
Atas Perbuatannya Pelaku dijerat dengan Pasal 363 K.U.H.Pidana Dengan ancaman pidana maksimal 7 Tahun penjara.(red)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Peralatan vital yang dibeli menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 8 unit Laptop dan Proyektor Raib di Gondol Maling dari sekolah Hidup Baru 2 Tanjung Piayu.

SEKOLAH HIDUP BARU 2

9Info.co.id | BATAM – Yayasan Sekolah Hidup Baru 2 Tanjung Piayu Batam dilanda kejadian memilukan setelah kembali menjadi target aksi kejahatan.

Sekolah tersebut dilaporkan telah dibobol oleh maling yang berhasil mencuri 8 unit laptop dan proyektor yang merupakan peralatan vital yang dibeli menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada hari Jumat (12/04/2023) dini hari.

Vera Anita Purba, Kepala Sekolah SD Hidup Baru 2 mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian ini. “Peristiwa ini sangat merugikan para siswa dan guru,”sebutnya.

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Pencurian ini tidak hanya merugikan sekolah, tetapi juga merugikan para siswa yang kini kehilangan sarana pembelajaran yang sangat diperlukan,” ujarnya dengan nada kesal.

Lokasi Kejadian

Menurut Vera Nita, Kejadian seperti ini, bukanlah kali pertama sekolah mereka menjadi korban pencurian. Meskipun sudah meningkatkan sistem keamanan dengan menggunakan cctv, kejadian ini tetap terjadi, meninggalkan banyak tanda tanya tentang keamanan lingkungan sekolah.

“Para pelaku Kejahatan merusak  teralis dan pintu ruang Guru dan kepsek, tidak hanya itu, dua unit Laptop juga diambil dari ruang tata usaha sekolah”.jelasnya.

“Kita telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sei Beduk, kita berharap pihak Kepolisian segera mengungkap dan menangkap para pelaku kejahatan yang meresahkan tersebut”, Imbuhnya.

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian sektor sei beduk, Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait kejadian ini, dan mereka berjanji akan melakukan upaya maksimal untuk menangkap para pelaku.

Sementara itu, para orangtua dan warga sekitar berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, dan mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan keamanan dan pengawasan di sekitar area sekolah. Akibat kejadian ini, Pihak Sekolah mengaku mengalami kerugian diperkirakan mencapai sekitar 80 Juta Rupiah. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain