Connect with us

9info.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid mendorong anak muda Batam, tak terkecuali yang tergabung di Gerakan Pramuka, untuk mengetahui arah pembangunan kota dengan visi madani, modern dan sejahtera ini.

“Batam ini bergerak di bidang apa. Adik-adik semua harus tahu. Kakak-kakak (pembina) bekali adik-adiknya pengetahuan umum tentang Batam,” ucap dia pada pembukaan Training Centre Peserta Jambore Nasional Kontigen Kwarcab Kota Batam di Sanggar Pramuka Sekupang, Sabtu (21/5).

Menurutnya, pembekalan ini penting untuk dilakukan. Terlebih Batam merupakan daerah dengan kekhasannya yang tak dimiliki daerah lain. “Kalau bisa pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata juga harus diketahui,” tambah dia.

Pada kesempatan ini, Jefridin mengatakan Batam umumnya dirancang untuk empat hal. Pertama, sebagai daerah industri, dari galangan kapal, migas, hingga elektronik.

Kedua, dirancang sebagai daerah pariwisata. Ketiga, Batam dibangun sebagai daerah perdagangan. Kemudian, keempat, dibangun sebagai daerah alih kapal. Maka pelabuhan dikembangkan, seperti di Batuampar.

“Itulah kenapa sebabnya Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Muhammad Rudi gencar membangun infrastruktur yang berkualitas Dunia. Dikembangkan bandaranya, pelabuhan, aksesibilitas hingga KEK (Nongsa Digital Park juga KEK Kesehatan di Sekupang),” papar dia.

Pengetahuan ini menjadi modal generasi muda untuk terus memboboti diri dan andil aktif dalam pembangunan serta menikmati hasilnya. “Kalian jangan jadi penonton saja,” harap dia.(Hum)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

SPAM Batam Gesa Perbaikan dan Peremajaan IPA di Kota Batam

SPAM Batam Gesa Perbaikan dan Peremajaan IPA di Kota Batam

9Info.co.id | BATAM – Direktur Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Batam, Denny Tondano menanggapi keluhan yang diutarakan oleh masyarakat terkait gangguan air di beberapa lokasi perumahan di Kota Batam, salah satunya adalah Perumahan Happy Garden, Nagoya.

Dalam kesempatan pertama, Denny menjelaskan gangguan tersebut terjadi diakibatkan oleh kerusakan pipa. Perbaikannya sendiri membutuhkan waktu dan cukup rumit karena lokasi kerusakan terletak di median jalan yang sudah dicor dan digunakan sebagai lalu lintas utama.

“Sebagai langkah perbaikan, kami telah menemukan jalur pipa alternatif untuk memindahkan suplai ke kawasan Happy Garden, yaitu dengan jalan mengebor 1,5 meter di bawah jalan untuk menuju pipa utama yang lain,”

“Saat ini kami tengah bekerja keras untuk melakukan perbaikan. Untuk itu, kami mewakili seluruh jajaran pimpinan dan staf BP Batam memohon maaf atas ketidaknyamanan dan kerugian yang timbul karena gangguan suplai air,” ujarnya pada Jumat (12/7/2024).

Selain itu, Denny juga menjelaskan secara singkat perkembangan pemasangan pipa SPAM sejak dua tahun terakhir.

“BP Batam telah membangun pipa berkapasitas 370 lps di Waduk Muka Kuning untuk mengakomodir kebutuhan air bersih pelanggan yang sebelumnya 280 ribu pelanggan pada tahun 2021, sampai tumbuh hingga 317 ribu pelanggan per bulan Juni 2024,” jelas Denny.

Akan tetapi, kenaikan jumlah pelanggan tersebut mengakibatkan defisit jumlah air bersih di Kota Batam sekitar 300 lps. Sehingga gangguan minor pun akan berdampak langsung pada suplai air ke pelanggan.

Berita baiknya, BP Batam telah memulai pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru berkapasitas 500 lps di Waduk Duriangkang dan 230 lps di Waduk Tembesi.

Perkerjaan ini diproyeksikan selesai pada Desember 2024 dan Kota Batam diharapkan akan surplus air sebesar 230 lps setidaknya sampai akhir tahun 2025.

Denny melanjutkan, selama tahun 2024 dan 2025 BP Batam akan fokus memperbaiki fasilitas Instalasi Pengeolahan Air Minum (IPAM) eksisting berupa pompa, filter, dan sistem perpipaan yang uzur agar gangguan terhadap masyarakat dapat diminimalisir.

“Kami juga memastikan tambahan air yang siap pada akhir tahun 2024 bisa tersalurkan ke daerah-daerah kritis air, seperti area perumahan Buana Vista, Bukit Raya, Marina, Geysa Eterna Marina, Tanjung Riau, Tiban, Taman Sari Hijau, Cipta Land, Lavender, Bengkong, Baloi, Kampung Utama, Jodoh Permai, dan lainnya,” ujar Denny.

Terakhir, ia menegaskan SPAM Batam bersama PT. Air Batam Hilir akan terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap, guna mendukung penuh keberlangsungan usaha sektor pariwisata dan mengakomodir kebutuhan air bersih seluruh masyarakat Kota Batam. (DN).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain