9Info.co.id| Batam – Dalam persiapan menghadapi pemilihan legislatif, kota Batam kini memiliki calon anggota legislatif yang menarik perhatian masyarakat. Setia Putra Tarigan, ST, seorang aktivis serikat buruh yang gigih berjuang demi hak-hak pekerja, telah resmi menyatakan maju sebagai calon anggota DPRD Batam melalui Partai Politik Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
Setia Putra Tarigan, lahir di Berastagi 26 Oktober 1972, merupakan sosok yang telah lama bergerak dalam dunia aktivisme dan organisasi buruh. Pendidikan tinggi di bidang teknik yang telah ia raih (ST) dari universitas Brawijaya-Malang membuatnya memiliki pemahaman mendalam tentang permasalahan infrastruktur dan pembangunan di wilayah ini.
Aksi Buruh SPSI Pada saat itu Dikomandoi Oleh Setia Putra Tarigan, ST.
Sebagai Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Tahun 2011-2016, dan pernah menjadi Anggota Dewan pengupahan Provinsi Kepri dan Kota Batam Setia Putra Tarigan terkenal dengan sosok aktivis yang vokal. Serta telah banyak berkontribusi dalam memperjuangkan hak-hak pekerja di Batam khusunya sebagai pengurus tripartite kota Batam.
Dengan pengalaman bertahun-tahun memimpin berbagai aksi dan perundingan dengan pihak perusahaan, namanya menjadi dikenal sebagai pahlawan bagi pekerja yang membutuhkan perlindungan dan perwakilan yang kuat.
Kini Setia Putra Tarigan pun tetap berjuang untuk kesejahteraan buruh.Selain menjabat sebagai ketua DPC FSP Mandiri Kota Batam. Dia pun dipercaya untuk memimpin beberapa perusahaan yang bergerak di Industri Garmen.
Pemilihan maju sebagai calon anggota DPRD Batam merupakan langkah lanjutan bagi Setia Putra Tarigan untuk mewujudkan perubahan yang lebih besar bagi masyarakat kota ini. Visi dan misinya yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja, memperjuangkan kualitas pendidikan, dan memajukan sektor ekonomi lokal menjadi poin utama dalam platform kampanyenya.
Keluarga Setia Putra Tarigan,ST.
“Kota Batam memiliki potensi besar untuk maju dan berdaya saing, namun kita harus memastikan bahwa kemajuan tersebut dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk pekerja yang telah banyak berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi kota ini,” ujar Setia Tarigan.
Reaksi masyarakat terhadap keputusan Setia Putra Tarigan maju sebagai caleg DPRD Kota Batam pun beragam. Banyak dari kalangan pekerja dan aktivis sosial yang memberikan dukungan penuh terhadap kampanyenya.
Mereka percaya bahwa kehadiran Setia Putra di DPRD Batam nantinya dapat memberikan perwakilan yang lebih kuat bagi suara-suara pekerja yang selama ini sering terabaikan.
Masyarakat di wilayah Kecamatan Bengkong, Batu Ampar dan Batam kota melihat kemampuan dan pengalaman menjadi seorang aktivis dan pemimpin aksi massa dinilai mampu menyusun kebijakan yang konkret dan efektif di tingkat legislatif nantinya.
Menyikapi dukungan masyarakat tersebut, Setia Putra Tarigan menegaskan bahwa ia siap belajar dan bekerja keras untuk menghadirkan solusi-solusi yang nyata bagi masyarakat Batam.
Setia Putra Tarigan, ST Bersama Team dan Relawan
Ia menyatakan bahwa pengalaman dan jejak rekamnya sebagai seorang aktivis adalah modal berharga yang dapat diandalkan untuk menjadi wakil rakyat yang berkualitas.
Pemilihan legislatif di Batam akan menjadi ajang yang menarik untuk disimak, terutama dengan kehadiran Setia Putra Tarigan, ST, sebagai salah satu calon caleg yang menawarkan perspektif berbeda di kancah politik lokal.
Masyarakat kini dihadapkan pada pilihan untuk memberikan suara mereka kepada seseorang yang telah lama berjuang bagi hak-hak pekerja, namun juga menantangnya untuk membuktikan kemampuan dan visi politiknya di hadapan forum legislatif.
Kita akan terus mengikuti perkembangan dari kampanye Setia Putra Tarigan, ST, dan para calon caleg lainnya dalam rangka menginformasikan pilihan terbaik bagi masyarakat kota Batam dalam pemilihan legislatif mendatang. (Mat)
Jalin Kerja Sama Riset dan Kajian Kemaritiman, BP Batam Teken MoU dengan UMRAH
9info.co.id |BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Marketing Centre BP Batam, Selasa (23/6/2026).
Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti. Penandatanganan turut disaksikan oleh para Anggota/Deputi dan Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam, serta jajaran pimpinan UMRAH yang terdiri dari Wakil Rektor dan para Dekan.
Kerja sama ini mencakup pelaksanaan asistensi, kajian, konsultasi, dan penelitian; pengembangan kompetensi; pemanfaatan sarana dan prasarana; serta berbagai bentuk kolaborasi lain yang dipandang perlu dan bermanfaat bagi kedua belah pihak.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad berharap penandatangan ini tidak hanya menjadi seremonial belaka, melainkan dapat diemplementasikan dalam program yang konkret, untuk mendukung tugas fungsi kedua pihak, khususnya bagi pembangunan wilayah dan kesejahteraan masyarakat.
“Penting bagi kita untuk tidak sekadar berhenti pada tataran seremoni, tetapi memastikan kerja sama ini ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata yang mendukung pertumbuhan investasi dan pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh,” ujar Amsakar.
Menurut Amsakar, kolaborasi ini menjadi semakin strategis seiring dengan perluasan cakupan wilayah kerja dan pengelolaan BP Batam yang kini mencakup 22 pulau, menyusul penyesuaian regulasi melalui PP Nomor 25 Tahun 2025, PP Nomor 28 Tahun 2025, dan PP Nomor 47 Tahun 2026.
Dalam konteks tersebut, UMRAH sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan pendidikan dan riset kemaritiman diharapkan dapat memberikan dukungan akademik melalui berbagai kajian, penelitian, serta inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan dan pengembangan wilayah BP Batam ke depan.
Senada dengan hal tersebut, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyatakan pihaknya siap mendukung dan berkolaborasi dalam pilar riset & ilmu pengetahun teknologi, pilar inovasi dan budaya maritim serta pilar pengabdian masyarakat.
“Kami siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan BP Batam melalui penguatan riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam sebagai episentrum ekonomi Kepulauan Riau dan Indonesia Barat,” ujar Prof. Agung Dhamar.
Melalui kerja sama ini, BP Batam dan UMRAH berkomitmen membangun sinergi yang berlandaskan kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan wilayah, pengembangan investasi, pertumbuhan ekonomi, serta pemberdayaan masyarakat, termasuk penguatan ekonomi kerakyatan berbasis riset dan inovasi kemaritiman. (NA)