Connect with us

9info.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengungkapkan adanya perubahan alokasi jumlah kursi daerah pemilihan (Dapil) di Kota Batam, untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

KPU Batam menetapkan jumlah kursi untuk pemilihan DPRD Batam dengan kuota tetap 50 kursi untuk alokasi 6 dapil di Kota Batam.

Pada Dapil 2, terjadi pengurangan alokasi kursi yang sebelumnya mendapat 8 kursi berubah menjadi 7 kursi. Sedangkan untuk Dapil 3, terjadi penambahan alokasi kursi dari 8 menjadi 9 kursi. Selebihnya, alokasi kursi Pemilu 2024 tetap sama dengan Pemilu 2019.

Komisioner KPU Kepri Widiyono Agung Sulistyo mengatakan, adanya perubahan alokasi kursi pada Dapil 2 dan Dapil 3 terkait dengan perkembangan penduduk yang tinggi.

“Jumlah penduduk ketika pemilu 2019 sampai 2024 ini mengalami perkembangan yang tinggi,” ujar Agung saat dihubungi melalui sambungan seluler, Kamis (09/02/2023).

Dijelaskan, untuk Dapil 2 meliputi Bengkong dan Batu Ampar jumlah penduduk waktu semester I 2022 totalnya 183.872. Kemudian untuk Dapil 3 meliputi Nongsa, Sei Beduk, Galang dan Bulang totalnya 211.782.

Dari seluruh jumlah penduduk tadi dibagi menjadi 50 kursi [pembagi penduduk]. Itu ketemunya untuk 1 kursi hanya 24.142. Sehingga terjadilah pengurangan dan penambahan kursi di kedua Dapil itu,” terangnya.

Ia menilai, pada Dapil 2 jumlah penduduknya tidak signifikan dibanding Dapil 3 yang jumlah penduduknya meningkat signifikan sehingga harus diambil langkah penyesuaian tersebut.

Dirincikan untuk Pemilu 2024, Dapil 1 meliputi Lubuk Baja dan Batam Kota dengan alokasi 12 kursi, Dapil 4 meliputi Sagulung dengan 9 kursi, Dapil 5 meliputi Batu Aji dengan 6 kursi, serta Dapil 6 meliputi Sekupang dan Belakang Padang dengan 7 kursi.

Adapun itu, ia menyebut dalam mekanisme setiap Dapil Kabupaten/Kota dan Provinsi, terdapat antara 3 sampai 12 kursi.

“Jika nanti ada perkembangan penduduk pada Dapil 1, akan ada penambahan kursi lagi tetapi karena melebihi maksimal yang telah ditentukan maka Dapil 1 ini dipecah menjadi Dapil Batam Kota sendiri, dan Dapil Lubuk Baja sendiri. Tidak lagi digabung,” papar Agung.

Sementara untuk tahapan Pemilu 2024, saat ini KPU Batam tengah melakukan persiapan pembentukan panitia pendaftaran pemilih (Pantarlih), dilanjutkan dengan pemutakhiran data pemilih.

Pemutakhiran data pemilih sendiri akan mulai dilakukan pada 12 Februari mendatang. ( Mat )

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tunjukkan Kecintaan kepada HMR, Masyarakat Batam Antusias Ikuti Open House di Perumahan Rosedale

Tunjukkan Kecintaan kepada HMR, Masyarakat Batam Antusias Ikuti Open House di Perumahan Rosedale

9Info.co.id | BATAM – Ribuan warga tampak antusias saat menghadiri sambang griya atau Open House hari kedua di kediaman Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Perumahan Rosedale Batam Center, Kamis (11/4/2024).

Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah kalangan mulai dari pejabat teras di lingkungan BP Batam, Pemerintah Kota Batam, DPRD Kota Batam, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga komunitas ojek online pun ikut mengantre untuk dapat bersalaman langsung dengan H. Muhammad Rudi dan istri tercinta, Hj. Marlin Agustina.

Tingginya antusiasme dari masyarakat yang hadir ini menunjukkan kecintaan yang luar biasa kepada Muhammad Rudi yang sukses membangun Batam dalam beberapa tahun terakhir.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Semoga kekompakan dan tali persaudaraan ini bisa terus terjaga,” ujar Muhammad Rudi di sela kegiatan.

Pada kesempatan ini, Muhammad Rudi berpesan agar seluruh elemen masyarakat dapat terus mendukung pengembangan Batam ke depan.

Pasalnya, BP Batam telah menyiapkan beberapa rencana strategis guna mewujudkan cita-cita “Batam Kota Baru”.

Di antaranya adalah pembangunan Bundaran Punggur, pembangunan Fly Over Sei Ladi, pengembangan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar hingga percepatan realisasi proyek strategis nasional Rempang Eco-City.

Rudi berhadap, program-program tersebut dapat terealisasi dengan maksimal dan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Batam sepanjang tahun 2024.

“Saya ingin masyarakat merasakan betul dampak dari kemajuan Batam. Sehingga, seluruh sektor industri pun dapat bangkit dan memberikan stimulus ekonomi kepada masyarakat,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain