Connect with us

9info.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi hadir dalam kegiatan silaturahmi dengan kader posyandu, kader desa siaga, RTRW, LPM dan tokoh masyarakat Kecamatan Belakangpadang.

Rudi hadir bersama Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Selain itu juga didampingi sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, Rudi tidak hanya menyapa masyarakat setempat, tapi juga meninjau pembangunan infrastruktur di Kecamatan Belakangpadang. Termasuk pelabuhan ponton yang sebelumnya roboh.

“Pelabuhan ini sebenarnya memang sudah akan dibangun tahun ini, masih proses tender,” kata Rudi di Gedung Nasional, Kecamatan Belakangpadang, Selasa (15/3/2022).

Rudi memastikan Pemko Batam tidak hanya fokus terhadap pembangunan di pusat Kota Batam. Tapi juga pembangunan infrastruktur di kecamatan-kecamatan Hinterland tak terkecuali Kecamatan Belakangpadang.

Dijelaskannya bahwa pihaknya sudah merencanakan pembangunan Belakangpadang sebagai daerah pariwisata. Karena itu pembangunan infrastruktur menjadi bagian yang sangat penting untuk terus digesa.

Mari kita bangun belakangpadang sebagai kota pariwisata, tidak hanya orang Batam yang berkunjung tapi juga wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Kehadiran Rudi disambut antusias masyarakat Belakangpadang, yang memang sudah menunggu sejak pagi di Gedung Nasional.

Ketua Forum Kader Posyandu Kecamatan Belakangpadang Muhammad Suwardi mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemko Batam yang selalu memperhatikan masyarakat di Kecamatan Belakangpadang.

“Apresiasi kepada Bapak Muhammad Rudi yang sudah bekerja keras membangun Kota Batam, tapi tidak melupakan Belakangpadang,” kata Suwardi.

Pihaknya juga menyampaikan terimakasih karena maskipun dalam pandemi Covid-19, insentif untuk kader posyandu tetap berjalan lancara dan tidak ada pengurangan.

“Tentu kami sangat berterimakasih, karena insentif ini sangat membantu kegiatan kami,” ujarnya.(pur)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

9info.co.id | BATAM  – Manajemen PT Pradana Samudra Lines memastikan menanggung seluruh biaya santunan, asuransi, hingga pemakaman korban dalam insiden kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines Moh. Fatur Akbar mengatakan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap para kru yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Kami memberikan santunan kepada korban, mengeluarkan asuransi, serta menanggung seluruh biaya pemakaman baik di dalam maupun luar kota sampai proses pemakaman selesai,” kata Fatur di Batam, Sabtu.

Ia menjelaskan saat kejadian terdapat lima orang kru di dalam kapal tugboat yang sedang melakukan asist atau membantu mendorong kapal lain.
Menurut dia, hubungan kerja para kru berada di bawah manajemen PT Pradana Samudra Lines sebagai penyedia awak kapal, bukan sebagai agen pelayaran. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan manajeman PT ASL.

“Kami adalah manajemen kru. Para kru memiliki kontrak kerja langsung dengan perusahaan kami. Jadi kami yang mengelola dan menyediakan kru untuk kapal yang digunakan oleh perusahaan lain,” ujarnya.

Fatur mengatakan berdasarkan keterangan kru yang selamat, insiden terjadi ketika kondisi cuaca dan arus laut cukup kuat sehingga kapal terdorong ombak hingga akhirnya terbalik. Saat kejadian, sebagian kru berada di luar kapal untuk memperbaiki tali, sementara kru lainnya masih berada di dalam kapal.

“Menurut keterangan kru yang selamat, arus laut cukup kuat sehingga mereka kesulitan menyelamatkan diri. Namun kami memastikan seluruh kru bekerja sesuai prosedur operasi standar (SOP),” katanya.

Ia menambahkan pihak perusahaan juga telah berkomunikasi dengan keluarga para korban dan memastikan seluruh korban dimakamkan di Batam.

“Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan mereka sudah menerima penjelasan dari perusahaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Batam, Jumat (6/3).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.57 WIB, sementara insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kapal tugboat sedang menarik kapal kargo Kyparissia.

Dari lima orang yang berada di atas kapal, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Sementara korban selamat diketahui bernama M. Habib Ansyari, sedangkan satu korban yang masih dalam pencarian adalah Yusuf Tankin yang bertugas sebagai second engineer.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, Polairud Polda Kepulauan Riau, serta pihak PT ASL Batam masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.(Tim)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain