Connect with us
Puncak Keseruan Berbuka Puasa di Kedai Desa Ramadan HARRIS Resort Waterfront Batam, Nikmati Undian Berhadiah dan Kesempatan Menginap Setiap Hari

Puncak Keseruan Berbuka Puasa di Kedai Desa Ramadan HARRIS Resort Waterfront Batam, Nikmati Undian Berhadiah dan Kesempatan Menginap Setiap Hari

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Memasuki puncak bulan Ramadan, kehangatan dan kebersamaan semakin terasa dalam setiap langkah. Tradisi berbuka puasa tidak lagi sekadar ritual, tetapi telah menjadi sebuah perayaan yang sarat makna bagi masyarakat Batam. Kedai Desa Ramadan di HARRIS Resort Waterfront Batam menjadi saksi atas tren ini, di mana antusiasme tamu dalam merayakan berbuka puasa bersama semakin memuncak setiap harinya.

HARRIS Resort Waterfront Batam berhasil menciptakan magnet tak terbantahkan bagi warga Batam yang mencari pengalaman berbuka puasa yang berbeda. Kedai Desa Ramadan Jilid 2 menghadirkan nuansa pedesaan yang tenang dan merindukan ala resort, memberikan sentuhan yang unik bagi pengunjung. Bagi mereka yang ingin lebih merasakan kenyamanan, disediakan meja dengan tempat duduk bean bag untuk menyantap hidangan berbuka dengan lebih santai.

Para tamu tidak hanya dimanjakan dengan pemandangan yang syahdu, tetapi juga dihibur dengan penampilan grup musik melayu yang memukau. Sukses menarik ribuan warga Kota Batam untuk berbuka bersama, acara ini juga dimeriahkan dengan tarian HARRIS Move yang bersemangat, di mana para pengunjung tak hanya menjadi penonton, tetapi juga dapat turut serta menari bersama.

Dengan lebih dari 60 menu berbuka puasa yang disajikan, para tamu benar-benar dimanjakan dengan beragam pilihan makanan. Mulai dari takjil hingga menu spesial seperti tongseng kambing, setiap hidangan menjadi topik pembicaraan yang hangat di antara mereka yang telah mencicipinya.

Selain itu, setiap harinya, para pengunjung berkesempatan memenangkan hadiah-hadiah menarik melalui lucky draw. Tak hanya voucher untuk makanan dan minuman, tetapi juga voucher menginap yang menambah keseruan pengalaman berbuka puasa di HARRIS Resort Waterfront Batam.

Ryan Damanik, General Manager HARRIS Waterfront, menyampaikan, “Kami sangat bangga melihat antusiasme dan dukungan yang luar biasa dari masyarakat Batam dalam merayakan bulan Ramadan bersama kami di HARRIS Resort Waterfront. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap tamu kami.”

Dalam suasana bulan suci Ramadan yang penuh berkah, HARRIS Resort Waterfront Batam mengundang semua orang untuk bergabung dalam merayakan kebersamaan dan keceriaan berbuka puasa di Kedai Desa Ramadan.

Mari kita nikmati setiap momen berharga dalam semangat persaudaraan dan keramahan. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, hubungi nomor telepon/whatsapp 0778-38-15-58 atau kunjungi Instagram @harriswaterfront.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version