Connect with us

9info.co.id | BATAM – BP Batam memberikan apresiasi kepada sejumlah investor dan pelaku usaha melalui penyelenggaraan Anugerah Investasi 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Batam.

Mengusung tema “The Rise of Bandar Dunia Madani: Merawat Kepercayaan, Merayakan Transformasi”, kegiatan berlangsung di Grand Mercure Batam Centre, Jumat (30/10/2026). Berbagai kategori penghargaan diberikan untuk mengapresiasi kontribusi perusahaan di bidang industri, teknologi, lingkungan, pariwisata, penciptaan lapangan kerja, hingga pemberdayaan masyarakat.

Dalam laporannya, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa realisasi investasi Batam hingga Triwulan III 2026 mencapai Rp59,73 triliun atau 85,33 persen dari target tahunan sebesar Rp70 triliun.

Menurutnya, capaian tersebut perlu diikuti dengan investasi yang memberikan manfaat lebih luas. Tidak hanya dari nilai penanaman modal, tetapi juga kontribusinya dalam membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan bahwa Batam harus terus memperkuat posisinya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional.

“Batam harus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional. Batam harus berkontribusi besar untuk investasi bagi bangsa dan negara ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa besarnya potensi investasi Batam harus didukung pelayanan yang baik, tata kelola yang optimal, serta iklim usaha dan kondisi daerah yang kondusif. Hal tersebut menjadi perhatian Amsakar bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mendorong Batam semakin kompetitif dan menarik bagi investor.

Upaya tersebut tidak terlepas dari pentingnya menjaga kepercayaan dunia usaha sekaligus memastikan investasi yang tumbuh di Batam dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja dan menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya.

Pada Anugerah Investasi 2026, BP Batam memberikan penghargaan melalui 17 urutan pembacaan yang mencakup 19 kategori. Penghargaan tersebut meliputi berbagai bidang, mulai dari pemanfaatan teknologi, pengelolaan lingkungan, pengembangan UMKM, energi dan pariwisata, penciptaan lapangan kerja, hingga investasi dengan realisasi terbesar.

Adapun penerima Anugerah Investasi BP Batam 2026 adalah:

1. PMA Investor dalam Pemanfaatan Teknologi: PT Infineon Technologies Batam.
2. Pengelolaan Limbah Industri Berkelanjutan: PT Desa Air Cargo.
3. Investor Ketahanan Hijau: PT Epson Batam.
4. UMKM Tumbuh:
* Kelas Kecil: Alindo Perkasa Sukses.
* Kelas Menengah: PT Ocean Marine Shipping.
5. Inovasi Ekonomi Kreatif: PT Furniplus Asia.
6. Investasi Energi Berkelanjutan: PT Schneider Electric Manufacturing Batam.
7. Investasi Pariwisata Unggulan: PT Raflesia Nusantara.
8. Investor Penggerak Kesempatan Kerja Terbaik:
* PMA: PT Pegaunihan Technology Indonesia.
* PMDN: PT Batam Teknik.
9. Investor Pemberdaya Disabilitas: PT TDK Electronics Indonesia.
10. Investasi Properti Terbesar: PT Tritunas Bangun Perkasa.
11. Perusahaan Sektor Maritim Terbaik: PT Marcopolo Shipyard.
12. PMA Investor Strategis dalam Pengembangan Infrastruktur Digital: PT Equator Gate System Batam.
13. Penggerak Investasi Berdampak Sosial: Yayasan Merah Putih.
14. Investor Reinvestasi Terbaik: PT Sat Nusapersada Tbk.
15. Perusahaan dengan Ekspor Tertinggi: PT Ecogreen Oleochemicals.
16. PMA dengan Realisasi Investasi Terbesar: PT Digitalland Services Two.
17. PMDN dengan Realisasi Investasi Terbesar: PT Tanjung Sauh Power.

Melalui penghargaan ini, BP Batam berharap semakin banyak pelaku usaha yang terus mengembangkan investasinya di Batam. Dengan dukungan iklim usaha yang kondusif, investasi diharapkan tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Turut hadir Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman; Konsul Jenderal Republik Singapura, Gavin Ang; Pangdam XXV/Mahmud Riayat Syah, Mayjen TNI Rionardo; para Anggota/Deputi BP Batam; jajaran Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam; serta perwakilan instansi pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, perbankan, dan mitra strategis lainnya.(Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.

“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.

Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.

Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.

Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.

PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain