Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) PT PLN Batam ke-23 pada 3 Oktober 2023 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78 yang jatuh pada 27 Oktober 2023, PT PLN Batam meluncurkan promo Gebyar Diskon Tambah Daya yang berlaku mulai 1-31 Oktober 2023. Melalui promo ini, pelanggan dapat menambah daya listrik dengan harga lebih murah yaitu hanya membayar biaya pasang Rp 78.000 ditambah biaya penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL).

Harga spesial ini berlaku untuk biaya penyambungan pada layanan tambah daya bagi konsumen tegangan rendah 1 phasa daya 450 VA sampai dengan 2.200 VA untuk golongan tarif rumah tangga dan daya 450 VA sampai dengan 900 VA untuk golongan tarif bisnis yang mengajukan permohonan penambahan daya akhir sampai dengan daya 7.700 VA.

Sementara itu diskon biaya penyambungan sebesar 50% bagi Pelanggan Tegangan Menengah golongan tarif I-3/TM Reguler beralih layanan menjadi Reguler Flexy dan B-3/TM Reguler.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Hamidi Hamid, mengatakan promo ini merupakan kelanjutan dari program Gebyar Diskon Tambah Daya Hari Pelanggan Nasional 2023, diadakan untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya lebih terjangkau, sekaligus bentuk kepedulian dan apresiasi PLN Batam kepada para pelanggan.

Spesial HUT PLN Batam dan HLN, PLN Batam Beri Diskon Tambah Daya

Spesial HUT PLN Batam dan HLN, PLN Batam Beri Diskon Tambah Daya

“Peringatan HUT PLN Batam ke-23 dan HLN ke-78 merupakan momen tepat bagi PLN Batam untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan. Salah satunya melalui promo yang bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat dengan harga lebih ringan. Semoga diskon spesial ini dapat dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Hamidi.

Para pelanggan PLN kini dapat menikmati promo penambahan daya hanya dengan harga Rp 78.000 plus UJL untuk golongan tarif listrik rumah tangga hingga 7.700 volt ampere (VA). Program promo tambah daya ini berlaku mulai 1 Oktober hingga 31 Oktober 2023.

“Melalui promo Gebyar Diskon Tambah Daya, tambah daya mulai dari 2.200 VA hingga 7.700 VA hanya dikenakan biaya pasang Rp 78.000 plus penyesuaian UJL. Untuk simulasinya bisa saya contohkan seperti ini, tambah daya dari 900 VA ke 2.200 VA harga normalnya adalah Rp 1.826.500 dengan rincian biaya penyambungan (BP) sebesar Rp 1.560.000 ditambah biaya UJL sebesar Rp 266.500. Dengan promo ini biaya pasang cukup Rp 78.000 plus UJL sebesar Rp 266.500, maka pelanggan cukup membayar Rp 344.500. Para pelanggan semua dapat menikmati harga spesial dari harga normal yang jauh lebih besar biayanya,” jelas Hamidi.

Spesial HUT PLN Batam dan HLN, PLN Batam Beri Diskon Tambah Daya

Spesial HUT PLN Batam dan HLN, PLN Batam Beri Diskon Tambah Daya

“Kami berharap kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelanggan. Promo ini terbuka untuk semua pelanggan PLN Batam, cukup mendatangi Kantor Pelayanan terdekat dengan kediamannya, kemudian setelah pembayaran terkonfirmasi maka PLN unit setempat akan menindaklanjuti proses penambahan daya yang diajukan,” pungkas Hamidi.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

Tugboat Terbalik Telan Korban, PT Pradana Samudra Lines Bertanggungjawab

9info.co.id | BATAM  – Manajemen PT Pradana Samudra Lines memastikan menanggung seluruh biaya santunan, asuransi, hingga pemakaman korban dalam insiden kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Manajer Agensi PT Pradana Samudra Lines Moh. Fatur Akbar mengatakan pihak perusahaan bertanggung jawab penuh terhadap para kru yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

“Kami memberikan santunan kepada korban, mengeluarkan asuransi, serta menanggung seluruh biaya pemakaman baik di dalam maupun luar kota sampai proses pemakaman selesai,” kata Fatur di Batam, Sabtu.

Ia menjelaskan saat kejadian terdapat lima orang kru di dalam kapal tugboat yang sedang melakukan asist atau membantu mendorong kapal lain.
Menurut dia, hubungan kerja para kru berada di bawah manajemen PT Pradana Samudra Lines sebagai penyedia awak kapal, bukan sebagai agen pelayaran. Sehingga tidak ada sangkut pautnya dengan manajeman PT ASL.

“Kami adalah manajemen kru. Para kru memiliki kontrak kerja langsung dengan perusahaan kami. Jadi kami yang mengelola dan menyediakan kru untuk kapal yang digunakan oleh perusahaan lain,” ujarnya.

Fatur mengatakan berdasarkan keterangan kru yang selamat, insiden terjadi ketika kondisi cuaca dan arus laut cukup kuat sehingga kapal terdorong ombak hingga akhirnya terbalik. Saat kejadian, sebagian kru berada di luar kapal untuk memperbaiki tali, sementara kru lainnya masih berada di dalam kapal.

“Menurut keterangan kru yang selamat, arus laut cukup kuat sehingga mereka kesulitan menyelamatkan diri. Namun kami memastikan seluruh kru bekerja sesuai prosedur operasi standar (SOP),” katanya.

Ia menambahkan pihak perusahaan juga telah berkomunikasi dengan keluarga para korban dan memastikan seluruh korban dimakamkan di Batam.

“Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban dan mereka sudah menerima penjelasan dari perusahaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat terbalik di perairan PT ASL Tanjung Uncang, Batam, Jumat (6/3).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang Fazzli mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 17.57 WIB, sementara insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB saat kapal tugboat sedang menarik kapal kargo Kyparissia.

Dari lima orang yang berada di atas kapal, tiga orang ditemukan meninggal dunia, satu orang selamat, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing Abdul Rahman selaku kapten kapal, Guntur Pardede sebagai chief, serta Jhonson Bertuahman Damanik yang menjabat kepala kamar mesin (KKM).

Sementara korban selamat diketahui bernama M. Habib Ansyari, sedangkan satu korban yang masih dalam pencarian adalah Yusuf Tankin yang bertugas sebagai second engineer.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, Vessel Traffic Service (VTS) Batam, Polairud Polda Kepulauan Riau, serta pihak PT ASL Batam masih terus melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di sekitar lokasi kejadian.(Tim)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain