Connect with us

9info.co.id | BATAM – Komunitas Batak di Kota Batam merindukan hadirnya Sopo Godang atau gedung serbaguna yang dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan pesta adat sekaligus rumah duka bagi warga asal Sumatera Utara di Batam.

‎Kerinduan tersebut disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Besar Sumatera Utara (IKABSU) Provinsi Kepulauan Riau, Jhonson Fidoli Sibuea. Ia menilai keberadaan sarana dan prasarana khusus bagi masyarakat Batak sudah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat banyak warga Sumatera Utara di Batam yang kesulitan mendapatkan tempat saat menggelar kegiatan adat maupun acara kedukaan.

‎“kami merindukan adanya kesepahaman dan komitmen bersama untuk memikirkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Batak di Batam,” ujar Jhonson.

‎Menurutnya, pihak IKABSU memperoleh informasi bahwa komunitas Batak sebelumnya pernah mendapatkan alokasi lahan melalui salah satu organisasi masyarakat, yakni Isenabasa, dari BP Batam.

‎Lahan tersebut disebut berada di sekitar kawasan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Batam atau wilayah Perumahan Puri Legenda dengan luas sekitar 2,5 hektare.

‎Jhonson menilai lokasi itu sangat strategis apabila dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat Sumatera Utara, termasuk pembangunan gedung serbaguna dan rumah duka representatif bagi komunitas Batak di Batam.

‎“Masyarakat Sumut sangat rindu adanya fasilitas gedung serbaguna dan rumah duka. Selama ini warga cukup sulit mendapatkan tempat apabila ada pesta adat maupun saat berduka,” katanya.

‎Dalam perjalanannya, lanjut dia, pihaknya juga mendapat informasi terkait keberadaan lahan organisasi asal Sumatera Utara yang dikenal dengan lima puak.

Karena itu, ia berharap seluruh tokoh dan komunitas Batak di Batam dapat duduk bersama dan menyamakan persepsi demi mewujudkan pembangunan fasilitas bersama tersebut.

‎“Kami ingin tokoh dan komunitas Batak yang ada di Batam bisa duduk bersama dan menyamakan persepsi agar fasilitas ini dapat terwujud dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

‎Jhonson juga mempertanyakan perkembangan dan status lahan yang disebut telah lama dialokasikan tersebut. Pasalnya, menurut informasi yang diterima, sebelumnya sudah pernah ada rencana pembangunan Sopo Godang di lokasi itu, namun hingga kini belum terealisasi dan status lahannya belum jelas.

‎“Warga membutuhkan fasilitas untuk membantu kegiatan pesta adat maupun saat berduka. Kami berharap para orang tua dan tokoh masyarakat dapat duduk bersama membahas kelanjutan lokasi lahan tersebut,” tutupnya.

‎Hingga saat ini, awak media belum memperoleh konfirmasi dari pihak BP Batam selaku pihak yang disebut mengalokasikan lahan maupun dari organisasi masyarakat Isenabasa yang diduga sebagai penerima alokasi lahan tersebut. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kolaborasi Kuat Dorong Investasi Batam, PLN Batam Tegaskan Komitmen Hadirkan Kelistrikan Andal

Kolaborasi Kuat Dorong Investasi Batam, PLN Batam Tegaskan Komitmen Hadirkan Kelistrikan Andal

9info.co.id | BATAM – Kota Batam terus menunjukkan perkembangan positif sebagai salah satu pusat investasi strategis di Indonesia. Melalui kegiatan Batam Investment Collaboration Appreciation 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Grand Mercure Batam, BP Batam memberikan apresiasi kepada berbagai pemangku kepentingan atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan ekonomi daerah, Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan instansi pendukung dalam menjaga iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kota Batam.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa capaian pembangunan Batam selama ini tidak terlepas dari kolaborasi kuat seluruh stakeholder dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai institusi pelayanan publik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor serta menciptakan stabilitas pembangunan di Batam.

“Tantangan ke depan tentu semakin kompleks. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci utama agar Batam dapat terus tumbuh sebagai kawasan investasi unggulan yang kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Amsakar Achmad.

Sepanjang tahun 2025, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year on year/yoy) dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp253,6 triliun. Pertumbuhan tersebut turut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, ditandai dengan penurunan angka kemiskinan dari 4,8 persen menjadi 3,8 persen serta menurunnya tingkat pengangguran.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengungkapkan bahwa realisasi investasi Batam sepanjang tahun 2025 mencapai Rp69,3 triliun atau sekitar 118 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp60 triliun.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil dari kepercayaan investor yang terus terjaga melalui dukungan lintas sektor dan pelayanan yang semakin baik.

Dalam kesempatan itu, BP Batam juga memberikan apresiasi kepada sejumlah institusi lintas sektor yang dinilai berkontribusi besar dalam mendukung pertumbuhan investasi, di antaranya TNI AU Lanud Hang Nadim Batam, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, hingga instansi pelayanan publik seperti PT PLN Batam.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menegaskan bahwa PLN Batam siap terus mendukung pertumbuhan investasi melalui penyediaan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan.

“Ketersediaan energi listrik yang stabil merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan serta memperkuat sinergi dengan BP Batam dan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan Kota Batam,” ujar Kwin Fo.

Ia menambahkan, PLN Batam akan terus melakukan penguatan infrastruktur kelistrikan serta menghadirkan berbagai inovasi layanan guna memastikan kebutuhan energi sektor industri maupun masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memberikan kepastian layanan energi bagi investor sekaligus meningkatkan daya saing Batam di tingkat nasional maupun global.

Di tengah berbagai tantangan global seperti dinamika geopolitik, kenaikan biaya energi, dan logistik, Batam diyakini tetap memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai pusat investasi unggulan di Indonesia.

Dengan dukungan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh stakeholder, Batam optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai kawasan investasi yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain