Connect with us

9info.co.id | BATAM – Suasana penuh sukacita menyelimuti perayaan Natal tahun 2025 yang digelar GARDA Group (Gesya, Agrapana Rhabayu, Dyra) pada Sabtu, 6 Desember 2025 di Harmoni One Hotel Batam.

Perayaan meriah ini dihadiri langsung oleh pendiri GARDA, Radiapo Hasiholan Sinaga, S.H., M.H., bersama Ibu Ratnawati Sidabutar, serta Ketua PGI Batam yang turut memberikan warna rohani dalam momentum penuh makna tersebut.

DIREKTUR GESYA

Acara Natal tahun ini menjadi semakin istimewa karena GARDA menghadirkan puluhan anak dari salah satu panti asuhan di Batam untuk berbagi kasih dan menikmati rangkaian kegiatan perayaan.

‎Mereka turut larut dalam sukacita, doa bersama, serta hiburan yang diisi oleh artis asal Kota Medan dan Kabupaten Simalungun.

‎Perayaan Natal GARDA juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Anggota DPRD Kepri Sahmadin Sinaga, jajaran komisaris GARDA, Direktur PT Gesya Group Anju Lumbanraja, serta Direktur Rhabayu Group Sarmudin Sinaga.

‎Dalam sambutannya, Radiapo Hasiholan Sinaga menegaskan bahwa momen Natal adalah waktu untuk mempererat kebersamaan, memperkuat nilai kasih, serta berbagi kepada sesama. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh keluarga besar GARDA dalam membangun organisasi dan memberi dampak positif di tengah masyarakat.

RHS DAN IBU

Pendiri GARDA, Radiapo Hasiholan Sinaga, S.H., M.H., bersama Ibu Ratnawati Sidabutar.

Komitmen Mendukung Program Pemerintah

‎Sebagai grup usaha yang bergerak di bidang properti, GARDA bersama perusahaan di bawah naungannya terus menunjukkan eksistensi dan kontribusi nyata dalam mendukung program pemerintah, khususnya program 3 Juta Rumah. Melalui proyek perumahan berkelanjutan yang dikembangkan, perusahaan berkomitmen menyediakan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat.

‎Natal tahun ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen tersebut. “Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian sosial,” demikian pesan yang mencerminkan semangat GARDA.

‎Perayaan diakhiri dengan prosesi pemberian bingkisan kepada anak-anak panti asuhan, foto bersama, serta hiburan musik yang menambah kehangatan malam penuh sukacita itu (RP).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

BP Batam Dukung Pembangunan SMKN 13 Batam, Perkuat SDM Vokasi untuk Industri Masa Depan

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan lahan bagi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMKN 13 Batam.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sekolah di Jalan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Senin (13/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, unsur DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam Ariastuty Sirait, Forkopimda, OPD, perangkat RT/RW, serta masyarakat Tanjung Buntung.

Pembangunan SMKN 13 Batam merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang aman, nyaman, dan berkualitas sekaligus memperkuat pendidikan vokasi guna mencetak sumber daya manusia yang siap memenuhi kebutuhan dunia usaha dan industri.

Amsakar mengatakan, BP Batam memberikan dukungan penuh melalui penyediaan lahan sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

“Ini merupakan ikhtiar penting bagi peradaban, kemajuan Kepulauan Riau, dan kemajuan Batam. Pendidikan adalah jalan transformasi menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Amsakar.

Menurutnya, daya saing suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang dipersiapkan sejak dini. Karena itu, penguatan sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Batam bersama BP Batam dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Pendidikan harus kita dukung. Jika berbicara tentang daya saing, semuanya bergantung pada bagaimana kita mendesain pendidikan hari ini untuk menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program, di antaranya pemberian seragam sekolah gratis, beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, beasiswa bagi pelajar di wilayah hinterland, hingga kerja sama dengan tujuh perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Amsakar optimistis kehadiran SMKN 13 Batam akan menjadi bagian dari desain besar pembangunan sumber daya manusia Batam yang unggul, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun bangsa yang maju dan berdaya saing.

“Negara yang memiliki kemajuan teknologi dan sumber daya manusia unggul akan menjadi negara yang kuat. Karena itu, pemerataan pendidikan harus terus diwujudkan sebagaimana menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” ujarnya.

Menurut Ansar, Batam sebagai kawasan industri membutuhkan semakin banyak tenaga kerja terampil yang dihasilkan melalui pendidikan vokasi. Pembangunan SMKN 13 Batam dinilai akan semakin memperkuat ekosistem penyediaan tenaga kerja siap pakai bagi dunia usaha dan industri.

Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mempercepat penyediaan lahan pendidikan.

“Terima kasih kepada Pak Kepala BP Batam dan Ibu Wakil atas keseimbangan pembangunan antara kebutuhan investasi dan kebutuhan pendidikan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi dukungan BP Batam yang begitu responsif dalam mempercepat penyediaan lahan bagi pendidikan,” tutupnya.

Melalui pembangunan SMKN 13 Batam, diharapkan tercipta ekosistem pendidikan vokasi di Batam semakin kuat sehingga mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

SMKN 13 Batam dirancang membuka enam rombongan belajar dengan kapasitas awal sekitar 350 siswa. Ke depan, sekolah ini akan mengembangkan sejumlah program keahlian yang selaras dengan kebutuhan industri, antara lain Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Elektronika Industri, serta Teknik Pengelasan. (NA)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain