Connect with us

9info.co.id | BATAM – Menyikapi berbagai informasi dan isu yang berkembang di tengah masyarakat, Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu Kota Batam, Martua Susanto Manurung, mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang mengandung unsur Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

Menurutnya, Kota Batam selama ini dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Masyarakat Batam telah menunjukkan semangat persatuan dan toleransi yang kuat dalam menjaga keamanan serta ketertiban daerah.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Batam untuk tetap menjaga persaudaraan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi maupun postingan di media sosial yang berpotensi memecah belah persatuan. Terlebih apabila postingan tersebut berasal dari pihak-pihak di luar Batam yang tidak memahami kondisi nyata kehidupan masyarakat di kota ini,” ujar Martua Susanto Manurung.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini masyarakat Batam tetap hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati. Tidak ada pelarangan-pelarangan yang dapat menimbulkan perpecahan antar suku, agama, maupun kelompok masyarakat di Kota Batam Bandar Dunia Madani Bumi Tanah Melayu ini.

“Batam adalah rumah kita bersama. Karena itu, mari kita jaga suasana yang aman, damai, dan kondusif. Jangan sampai kita terpecah hanya karena isu atau informasi yang belum tentu benar. Jika ada persoalan, mari diselesaikan dengan dialog, musyawarah, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tambahnya.

Pemuda Batak Bersatu Kota Batam berkomitmen untuk terus menjaga persatuan, mempererat hubungan antarorganisasi kemasyarakatan, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan Kota Batam.

Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menjaga kerukunan serta menjadikan keberagaman sebagai modal utama dalam membangun Kota Batam yang aman, maju, dan sejahtera.(MM).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Wakil Kepala BP Batam Lantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV: Perkuat Kinerja Organisasi dan Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

Wakil Kepala BP Batam Lantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV Perkuat Kinerja Organisasi dan Dorong Peningkatan Pelayanan Publik

9info.co.id | BATAM – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, melantik 338 Pejabat Struktural Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam, Senin (20/7/2026).

Pelantikan yang mengacu pada Keputusan Kepala BP Batam Nomor 290 Tahun 2026 ini bertujuan untuk memperkuat kinerja dan tata kelola organisasi sekaligus memastikan pelayanan publik semakin berjalan efektif.

Li Claudia mengatakan, penguatan organisasi kali ini tidak hanya melalui penyempurnaan sistem kerja. Tetapi juga dengan menempatkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan kepemimpinan pada posisi yang tepat.

Dengan pelaksanaan pelantikan ini, ia berharap kualitas tata kelola kelembagaan BP Batam dapat meningkat guna mempercepat realisasi program prioritas.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan dedikasi, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dunia usaha, dan kemajuan Kota Batam,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas dan fungsi masing-masing, membangun kolaborasi lintas unit kerja, serta menghadirkan budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, tantangan pembangunan Batam yang semakin dinamis membutuhkan aparatur yang tidak hanya mampu bekerja cepat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi, mengambil keputusan secara tepat, serta menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang prima.

Melalui penempatan pejabat yang kompeten, profesional, dan berintegritas, ia berharap, pelantikan ini dapat membawa dampak signifikan terhadap peningkatan kinerja serta pelayanan publik.

“Setiap pejabat diharapkan mampu menjadi pemimpin yang memberi teladan, memperkuat koordinasi, serta mendorong lahirnya inovasi di lingkungan kerja masing-masing,” pesan Li Claudia. (DN)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain