Connect with us

9info.co.id | BATAM – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Lansia 2026, manajemen Wyndham Panbil Batam bersama Panbil Residence menggelar kegiatan bakti sosial di kawasan Tanjung Uma, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam Kota ini menghadirkan senam sehat lansia serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga lanjut usia di RT 01, RT 02, dan RT 03.

Acara dimulai dengan sambutan dari Corporate General Manager Panbil Hospitality Group, Rizal, serta Ketua RT 01 Tanjung Uma, R. Nur Risna Guspriatin yang mewakili Ketua RW 02. Selanjutnya, para lansia mengikuti senam sehat yang dipandu oleh tim Yayasan Jantung Sehat (YJI) dan Ikatan Pelatih Klub Jantung Sehat (IPKJS) Cabang Kota Batam.

Sebelum pemeriksaan kesehatan, tim medis dari RS Santa Elisabeth Batam Kota memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut, termasuk perawatan kesehatan gigi. Warga tampak antusias mengikuti sesi tersebut dengan aktif bertanya kepada tenaga medis.

Sebanyak kurang lebih 60 lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek gula darah dan tekanan darah. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dr. Martyn Gouthama.

Corporate General Manager Panbil Hospitality Group, Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan lansia.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para lansia dapat memperoleh manfaat nyata yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan mereka. Ini juga menjadi upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif,” ujarnya.

Sebagai penutup, panitia membagikan paket sembako kepada para lansia yang hadir. Melalui Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment, Panbil Hospitality Group menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Batam secara berkelanjutan. (Tim).

 

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

9info.co.id | BATAM – Nilai ekspor Batam pada Januari–Februari 2026 tercatat sebesar US$3,107 miliar, atau turun 3,67 persen (year-on-year). Namun, koreksi tersebut tidak terjadi secara merata, melainkan terkonsentrasi pada dua sektor utama, yaitu industri kapal dan kokoa/coklat.

‎Penurunan terbesar berasal dari ekspor kapal yang turun sekitar US$433,65 juta, serta ekspor kokoa/coklat yang turun sekitar US$91,23 juta. Konsentrasi penurunan ini menunjukkan bahwa pelemahan ekspor Batam lebih dipicu oleh koreksi pada sektor tertentu, bukan penurunan menyeluruh pada basis industri.

‎Untuk memastikan akar tekanan, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, melakukan peninjauan langsung dan dialog dengan pelaku usaha di kedua sektor tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan saat ini didominasi oleh faktor eksternal.

‎Dari kunjuangan ini, Ia mendapati pada sektor kapal, penurunan dipengaruhi oleh melemahnya permintaan global serta berakhirnya siklus pesanan besar pada periode sebelumnya, ditambah sensitivitas terhadap harga energi dan dinamika geopolitik.

‎Sementara pada sektor kokoa/coklat, produksi tetap berjalan, namun realisasi ekspor melambat akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, serta kehati-hatian pasar global.

‎“Data menunjukkan bahwa koreksi ekspor Batam tidak bersifat menyeluruh, tetapi spesifik pada sektor tertentu. Karena itu, respons yang kami siapkan juga harus presisi, dengan memahami sumber tekanan secara langsung di lapangan,” ujar Fary.

‎BP Batam menegaskan akan mengambil langkah intervensi terarah, melalui penguatan komunikasi dengan dunia usaha, percepatan penanganan hambatan logistik dan biaya, serta koordinasi lintas instansi untuk merespons faktor eksternal yang memengaruhi kinerja ekspor.

‎Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga daya tahan sektor yang sedang tertekan, sekaligus memperkuat sektor lain yang tetap tumbuh sebagai penopang utama ekspor Batam.

‎Namun demikian, sejumlah komoditas utama lainnya justru menunjukkan kinerja yang positif. Sektor minyak, bahan kimia, serta mesin dan peralatan listrik mengalami peningkatan, dengan kontribusi terbesar berasal dari mesin dan listrik yang naik sekitar 309 juta USD. Hal ini menunjukkan bahwa struktur ekspor Batam masih kuat dan ditopang oleh sektor industri manufaktur berteknologi.

‎Secara keseluruhan, kinerja ekspor Batam tetap solid, adaptif, dan memiliki daya tahan yang baik di tengah tantangan global. (NA)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain