Connect with us

Utusan Sarumaha, S.H : ” Ternyata Masih Banyak Perusahan Nakal di Batam”

More Videos

9info.co.id –Anggota DPRD Kota Batam, Utusan sarumaha,SH,menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan nya terhadap perusahaan yang dinilainya tidak bertanggung jawab bahkan terkesan cuek untuk menyelesaikan permasalahan kecelakaan kerja yang terjadi di lingkungan perusahaan tersebut. Berkaca dalam persoalan ini, Anggota komisi I DPRD Kota Batam ini pun menyimpulkan, masih banyak perusahaan nakal di kota Batam, Jumat (01/07/2022).

“Kami telah menerima surat dari kuasa hukum pekerja yang mengalami kecelakan kerja di PT.Colamas Indah Sejati pada hari kamis (30/06/2022). Berdasarkan pengaduan yang disampaikan, kondisi yang dialami korban saat ini sangatlah memprihatinkan,”kata Utusan

“Seharusnya manajemen PT.Colamas Indah Sejati dapat memahami, bahwa hubungan antara pekerja dengan perusahaan itu seperti hubungan simbiosis mutualisme. Tanpa pekerja , tentu perusahan tersebut juga tidak akan bisa beroperasi dengan baik,”jelas anggota DPRD Batam dari Fraksi Hanura tersebut.

Melihat Kronologis kejadian laka kerja tersebut berada di ruang lingkup perusahaan, Seharusnya Perusahan wajib bertanggung jawab dan menyelesaikan secara tuntas hak hak pekerja sesuai dengan aturan.

“Kami dari DPRD Kota Batam berharap, untuk menimalisir kejadian seperti ini tidak terjadi bagi perusahan yang lain, dalam waktu dekat, kami akan memangil dan mengajak pemerintah kota Batam khususnya Pengawasan Dinas tenaga Kerja , untuk melakukan pengecekan secara detail, apakah perusahaan tersebut telah memiliki perijinan , serta telah memenuhi standard keselamatan kerja sesuai dengan aturan yang diatur dalam UU keselamatan kerja. Pemeriksaan ini nantinya dapat dilakukan melalui Inspeksi mendadak (Sidak) keperusahaan PT.Colamas Indah Sejati, ataupun nantinya dilakukan pemanggilan melalui rapat dengar Pendapat (RDP) ke kantor DPRD Kota Batam.” harapnya.

Untuk menyelesaikan perselisihan tersebut, Anggota DPRD Batam ini pun meminta Perusahaan harus Kooperatif. “Kita tetap menjaga iklim investasi di kota Batam, namun perusahan juga harus memahami, telah ada aturan yang wajib di ikuti sehingga pelaksanan suatu usaha tersebut bisa terlaksana dengan baik. Kewajiban Perusahaan , salah satunya , wajib mengikutsertakan pekerjanya dalam program BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan (Jamsostek). Jika itu tidak dilakukan, apabila terjadi insiden , maka perusahaan wajib bertanggung jawab sepenuhnya,”tambahnya.

“Kita juga akan memeriksa atas pelanggaran hak hak normative lainya, salah satunya, dugaan Upah dibawah UMK, adanya pemotongan Upah untuk disetorkan ke BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

9info.co.id | BATAM – Pengembang Perumahan Oleana Park dari PT Rexvin menunjukkan kepedulian dan empati terhadap keluarga korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya dua anak di kolam yang berada di dekat kawasan Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam.

‎Perwakilan manajemen pengembang, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Jumat (15/05/2026).

‎Dalam kunjungan tersebut, Reevan menjelaskan bahwa lokasi kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi demi keselamatan masyarakat sekitar.

‎“Lokasi kolam tersebut tidak berada dalam kawasan PL kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Tidak hanya meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga perumahan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

 

 

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Sementara itu, Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, berharap adanya langkah nyata dari seluruh pihak untuk segera menutup kolam yang dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.

‎“Kami meminta agar pengembang dapat membantu warga supaya kolam tersebut ditimbun. Kami juga menghormati niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga kami,” ujar Andika.

‎Peristiwa tenggelamnya dua anak tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat setelah lokasi kolam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan perumahan. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version