Connect with us

9Info.co.id| Batam – Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam semakin dekat, dan nama Novelin Fortuna Sinaga. seorang caleg milenial, semakin mencuat dan menjadi sorotan publik.

Untuk menggapai kursi DPRD Kota Batam, Wanita  berusia 22 tahun ini pun menjelaskan alasan memilih bergabung ke Partai Golkar.  Bagi Novelin Golkar telah membuka kesempatan luas bagi anak muda khususnya kaum milenial untuk berkiprah di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Dengan latar belakang pendidikan hukum yang solid dan pengalaman dalam berbagai organisasi masyarakat, Novelin bertekad untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Kota Batam.
Novelin Fortuna Sinaga - Caleg DPRD Kota Batam. Saat Melakukan Pendaftaran Ke KPU Batam

Novelin Fortuna Sinaga – Caleg DPRD Kota Batam. Saat Melakukan Pendaftaran Ke KPU Batam

Muda, Berenergi, dan Berpengalaman : 
Novelin Fortuna Sinaga, atau yang akrab disapa Novelin, lahir pada 9 November 2000 di Kota Batam. Dengan usia yang masih terbilang muda, Novelin mempunyai semangat dan energi yang membara untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan kota kelahirannya.
Ia akan menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Hukum universitas Trisakti dan akan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.). Dengan latar belakang pendidikan hukumnya, Novelin memahami pentingnya hukum dan regulasi dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat.
Sejak remaja, Putri kedua dari pasangan Ir.Ediaman Sinaga dan Anna Sihombing,S.Keb ini pun sudah aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi kemahasiswaan. Pengalaman ini mengasah kemampuannya dalam berkomunikasi, berkolaborasi, dan menjadi pemimpin yang baik.
Novelin Fortuna Sinaga - Caleg DPRD Kota Batam

Novelin Fortuna Sinaga – Caleg DPRD Kota Batam

Visi dan Misi: 
Perjuangan untuk Kemajuan Kota Batam Dalam kampanyenya, Novelin memfokuskan visi dan misi untuk kemajuan Kota Batam di berbagai bidang
Pendidikan Berkualitas: 
Novelin berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Batam dengan memperhatikan fasilitas, aksesibilitas, dan kesejahteraan para pendidik.
Novelin mengungkapkan bahwa banyak anak-anak di Kota Batam ini yang belum mengenyam bangku sekolah. “Jika terpilih, saya akan fokus mengawal program pendidikan dan akan menjadikannya lebih baik lagi,” kata Novelin.
Jangan sampai, lanjutnya, ada anak-anak di Batam tidak mengenyam bangku sekolah hingga minimal SMA atau SMK. Untuk itu, program beasiswa untuk pemuda yang berprestasi namun kurang mampu akan menjadi fokus utama Novelin.
“Jika terpilih nanti, saya berjanji akan mengawal semua itu, ” pungkasnya.
Selain itu, Kesehatan dan sosial juga menjadi perhatian Novelin. Diakuinya, masih banyak keluarga tidak mampu dan miskin susah berobat dan tidak bisa membiayai anaknya untuk melanjutkan sekolah. “Tugas kita adalah memastikan seluruh rakyat berobat gratis dan anak-anak bisa sekolah gratis,”ujarnya.
Pengembangan Ekonomi Lokal: 
Sebagai kota industri dan perdagangan, Novelin ingin mengembangkan sektor ekonomi lokal agar lebih berdaya saing dan menciptakan lapangan kerja bagi warga Kota Batam.
Infrastruktur yang Tepat dan Modern: 
Novelin akan berusaha untuk memperbaiki infrastruktur kota, seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: 
Kota Batam memiliki potensi pariwisata yang besar. Novelin ingin mengembangkan sektor pariwisata secara berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan pelestarian lingkungan dan kearifan lokal.
Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat:
Novelin ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Batam melalui program-program sosial dan kesehatan yang berkesinambungan.
Dukungan dan Tantangan :
Namun, perjuangan Novelin tidaklah mudah. Meskipun telah meraih dukungan dari berbagai kalangan, termasuk kalangan milenial dan masyarakat umum, ia juga dihadapkan pada tantangan-tantangan politik yang kompleks.
Persaingan dalam pemilihan legislatif selalu menantang, tetapi Novelin tetap optimis dan percaya pada kemampuan diri sendiri berjuang bersama partai Golkar dari daerah Pemilihan Batam I, meliputi Kecamatan Batam Kota dan Lubuk Baja.
Novelin Fortuna Sinaga Bersama Kedua Orangtuanya Ir.Ediaman Sinaga dan Anna Sihombing S.Keb.

Novelin Fortuna Sinaga Bersama Kedua Orangtuanya Ir.Ediaman Sinaga dan Anna Sihombing S.Keb.

Pencalonan Novelin menuju DPRD Kota Batam mendapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Ir.Ediaman Sinaga orang tua Novelin mengaku, terjun ke dunia politik adalah pilihan anaknya. Sebagai orang tua ia hanya bisa medorong keinginan anaknya tersebut.
Diakui Ediaman, Novelin merupakan sosok anak muda memiliki jiwa sosial yang tinggi. “Saya sampaikan kalau memang ingin menyuarakan suara rakyat dan berkontribusi membangun Kota Batam harus ikut legislasi atau pengawasan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam,” ucap Ir. Ediaman Sinaga.
Novelin Fortuna Sinaga - Caleg DPRD Kota Batam.

Novelin Fortuna Sinaga – Caleg DPRD Kota Batam.

Hal senada disampaikan oleh Alexs Manalu, tokoh masyarakat Bengkong. Ia mengapresiasi komitment dan niat dari Novelin Fortuna Sinaga maju sebagai Caleg Milenial untuk DPRD Kota Batam.

Menurutnya, “Sudah saatnya yang muda berkarya, dan waktunya mempersiapkan regenerasi demi kepentingan masa depan yang lebih baik”.Tegas Alexs.

Harapan untuk Masa Depan :
Dengan semangat juang dan komitmennya untuk kemajuan Kota Batam, Novelin Fortuna Sinaga.S.H. berharap dapat memenangkan kursi di DPRD Kota Batam. Ia berjanji untuk selalu mendengarkan aspirasi masyarakat dan bekerja keras mewujudkan visi dan misinya. Semoga perjuangan Novelin dapat memberikan manfaat dan perubahan positif bagi masyarakat Kota Batam. ( Mat ).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Demi Kepastian Hukum Warga, Pengembang Belinyang City Residence Fasilitasi Penyelesaian UWT 221 Rumah di Bambu Kuning

Demi Kepastian Hukum Warga, Pengembang Belinyang City Residence Fasilitasi Penyelesaian UWT 221 Rumah di Bambu Kuning

9info.co.id | BATAM – Upaya penyelesaian persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) bagi ratusan warga Perumahan Bambu Kuning, Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, terus dilakukan. Sebanyak 221 dokumen milik warga didata dan diverifikasi sebagai bagian dari persyaratan proses pembayaran UWT kepada BP Batam.

‎Kegiatan pendataan dan verifikasi tersebut berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) di kawasan Belinyang City Residence – Batam, yang saat ini tengah dikembangkan melalui kolaborasi antara Pengembang Belinyang City Residence dan Pengembang Puskopkar Riau.

‎Direktur Pengembang Belinyang City Residence, Lina, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Puskopkar Riau untuk mengembangkan lahan sisa di kawasan tersebut dengan nama Belinyang City Residence – Batam.

‎Di sisi lain, kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk membantu menyelesaikan persoalan hukum dan administrasi yang dihadapi warga Perumahan Bambu Kuning terkait perpanjangan UWT.

‎Menurut Lina, berdasarkan hasil analisis dan peninjauan di lapangan, persoalan yang dialami warga diduga merupakan persoalan internal manajemen di pihak Pengembang Puskopkar Riau. Karena itu, Pengembang Belinyang City Residence berinisiatif menjembatani komunikasi antara warga dan developer agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.

‎”Manajemen Puskopkar Riau meminta kami membantu memfasilitasi penyelesaian berbagai keluhan warga, khususnya terkait kendala dalam proses pembayaran dan perpanjangan UWT di BP Batam,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa kehadiran Pengembang Belinyang City Residence di lokasi untuk melakukan pendataan dan verifikasi terhadap dokumen 221 warga Perumahan Bambu Kuning agar setiap permasalahan dapat dipetakan dan ditindaklanjuti sehingga dapat ditemukan solusi utk penyelesaian permasalahan warga.

‎Lina berharap seluruh warga dapat bersikap kooperatif dengan menunjukkan dokumen kepemilikan maupun legalitas yang dimiliki, termasuk riwayat pembelian dan pembayaran rumah. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar untuk mencari solusi yang memiliki kepastian hukum.

‎”Saya sebagai warga Batam berharap Pengembang dapat menyelesaikan persoalan ini. Hak-hak masyarakat yang memang memiliki legalitas harus diberikan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

‎Ia juga menyatakan kesiapannya menjadi fasilitator antara warga dengan pihak Pengembang Puskopkar Riau agar tercapai penyelesaian yang memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

‎Sementara itu, perwakilan warga, Gultom, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Direktur Pengembang Belinyang City Residence. Menurutnya, langkah pendataan dan verifikasi dokumen memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini mengalami kendala dalam proses perpanjangan UWT.

‎Gultom menjelaskan, dari total 221 unit rumah, sekitar 209 unit telah memiliki sertifikat, sedangkan 12 unit lainnya masih belum bersertifikat.

‎”Kami berharap seluruh warga nantinya dapat memperpanjang UWT dengan legalitas yang jelas. Informasi yang kami peroleh juga sudah memberikan gambaran positif, dan permohonan telah diajukan melalui sistem LMS,” ungkapnya.

‎Melalui kolaborasi antara Pengembang Belinyang City Residence dan Puskopkar Riau tersebut, diharapkan seluruh persoalan administrasi dan legalitas yang dihadapi warga Perumahan Bambu Kuning dapat diselesaikan secara bertahap, sehingga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi dan pengembangan properti yang lebih kondusif di Kota Batam. (Mat).

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain