Connect with us
Ketua IPK Kepri Nyatakan Dukungan Penuh untuk Rizki Faisal sebagai Calon Ketua Golkar Kepri

Ketua IPK Kepri Nyatakan Dukungan Penuh untuk Rizki Faisal sebagai Calon Ketua Golkar Kepri

More Videos

9info.co.id | KEPRI – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kepulauan Riau, dukungan terhadap Rizki Faisal semakin menguat dari berbagai kalangan. Sosok yang kini menjabat sebagai Sekretaris I DPD Golkar Kepri sekaligus anggota Komisi III DPR RI tersebut dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak yang mumpuni untuk memimpin Golkar Kepri ke depan.

‎Salah satu dukungan datang dari Ketua Ikatan Pemuda Karya (DPD Tingkat I) IPK Provinsi Kepri, Budi Bukti Purba. Ia menegaskan bahwa Golkar Kepri membutuhkan figur pemimpin yang memiliki pengalaman, kontribusi nyata, serta komitmen kuat terhadap pembangunan daerah dan pembinaan kader.

‎“Rizki Faisal merupakan sosok aktivis dan politisi yang telah teruji kepemimpinannya melalui rekam jejak serta dedikasinya di berbagai organisasi maupun di tengah masyarakat,” ujar Budi pada Jumat (14/11).‎

Budi Bukti Purba – Ketua DPD TK I IPK Kepri 

Menurut Budi, dari seluruh nama yang muncul pada bursa calon ketua menjelang Musda, Rizki Faisal adalah kandidat paling layak memimpin Golkar Kepri. Kapasitas politik, hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat, serta kiprahnya di tingkat nasional dinilai menjadi modal kuat untuk memperkuat konsolidasi partai di daerah.

‎“Kami mendukung penuh dan akan terus mengawal kepemimpinan Rizki Faisal di Kepulauan Riau, bahkan hingga tingkat nasional, demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Provinsi Kepri,” tutupnya.

‎Dukungan dari organisasi kepemudaan seperti IPK ini menambah panjang daftar elemen masyarakat dan kader yang memberikan apresiasi terhadap langkah politik Rizki Faisal, sekaligus menandai semakin solidnya arus dukungan menjelang Musda Golkar Kepri. (Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Demi Kepastian Hukum Warga, Pengembang Belinyang City Residence Fasilitasi Penyelesaian UWT 221 Rumah di Bambu Kuning

9info.co.id | BATAM – Upaya penyelesaian persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) bagi ratusan warga Perumahan Bambu Kuning, Kelurahan Bukit Tempayan, Kecamatan Batu Aji, terus dilakukan. Sebanyak 221 dokumen milik warga didata dan diverifikasi sebagai bagian dari persyaratan proses pembayaran UWT kepada BP Batam.

‎Kegiatan pendataan dan verifikasi tersebut berlangsung pada Sabtu (4/7/2026) di kawasan Belinyang City Residence – Batam, yang saat ini tengah dikembangkan melalui kolaborasi antara Pengembang Belinyang City Residence dan Pengembang Puskopkar Riau.

‎Direktur Pengembang Belinyang City Residence, Lina, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Puskopkar Riau untuk mengembangkan lahan sisa di kawasan tersebut dengan nama Belinyang City Residence – Batam.

‎Di sisi lain, kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk membantu menyelesaikan persoalan hukum dan administrasi yang dihadapi warga Perumahan Bambu Kuning terkait perpanjangan UWT.

‎Menurut Lina, berdasarkan hasil analisis dan peninjauan di lapangan, persoalan yang dialami warga diduga merupakan persoalan internal manajemen di pihak Pengembang Puskopkar Riau. Karena itu, Pengembang Belinyang City Residence berinisiatif menjembatani komunikasi antara warga dan developer agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan secara baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.

‎”Manajemen Puskopkar Riau meminta kami membantu memfasilitasi penyelesaian berbagai keluhan warga, khususnya terkait kendala dalam proses pembayaran dan perpanjangan UWT di BP Batam,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa kehadiran Pengembang Belinyang City Residence di lokasi untuk melakukan pendataan dan verifikasi terhadap dokumen 221 warga Perumahan Bambu Kuning agar setiap permasalahan dapat dipetakan dan ditindaklanjuti sehingga dapat ditemukan solusi utk penyelesaian permasalahan warga.

‎Lina berharap seluruh warga dapat bersikap kooperatif dengan menunjukkan dokumen kepemilikan maupun legalitas yang dimiliki, termasuk riwayat pembelian dan pembayaran rumah. Data tersebut dinilai penting sebagai dasar untuk mencari solusi yang memiliki kepastian hukum.

‎”Saya sebagai warga Batam berharap Pengembang dapat menyelesaikan persoalan ini. Hak-hak masyarakat yang memang memiliki legalitas harus diberikan kepastian hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

‎Ia juga menyatakan kesiapannya menjadi fasilitator antara warga dengan pihak Pengembang Puskopkar Riau agar tercapai penyelesaian yang memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

‎Sementara itu, perwakilan warga, Gultom, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Direktur Pengembang Belinyang City Residence. Menurutnya, langkah pendataan dan verifikasi dokumen memberikan harapan baru bagi warga yang selama ini mengalami kendala dalam proses perpanjangan UWT.

‎Gultom menjelaskan, dari total 221 unit rumah, sekitar 209 unit telah memiliki sertifikat, sedangkan 12 unit lainnya masih belum bersertifikat.

‎”Kami berharap seluruh warga nantinya dapat memperpanjang UWT dengan legalitas yang jelas. Informasi yang kami peroleh juga sudah memberikan gambaran positif, dan permohonan telah diajukan melalui sistem LMS,” ungkapnya.

‎Melalui kolaborasi antara Pengembang Belinyang City Residence dan Puskopkar Riau tersebut, diharapkan seluruh persoalan administrasi dan legalitas yang dihadapi warga Perumahan Bambu Kuning dapat diselesaikan secara bertahap, sehingga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus menciptakan iklim investasi dan pengembangan properti yang lebih kondusif di Kota Batam. (Mat).

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version