9info.co.id- Pasca perayaan acara pesta Bona Taon Parsadaan Pomparan Toga Sinaga dohot Boru (PPTSB) se kota Batam, sekaligus acara pelantikan Kepengurusan PPTSB Wilayah Kepri Periode 2022-2026, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH,MH., menyerahkan Dokumen dan Aset Yayasan Siboratu Sipitudai kepada Pengurus PPTSB Wilayah Kepri.
Adapun dokumen dan aset yang diserahkan mantan pengurus DPW Kepri ini, yakni sebidang tanah seluas 2300 m yang berada di wilayah Tembesi -Batu Aji Batam. Aset PPTS dibawah naungan Yayasan Siboratu Sipitudai ini, nantinya diperuntukan untuk pembangunan gedung Toga Sinaga ( PPTSB Wilayah Kepri ).
Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH,MH., menyampaikan . “ Hari ini merupakan hari bersejarah bagi keluarga besar Toga sinaga ( PPTSB), dimana pada hari ini Minggu (27/03/22) secara serentak dilakukan pelantikan Pengurus wilayah (DPW PPTSB) di beberapa wilayah provinsi di Indonesia, Salah satunya di Provinsi Kepulauan Riau,”jelasnya.
Menurut Bupati Simalungun ini, Semasa Kepemimpinanya sebagai Ketua Wilayah PPTSB Kepulauan Riau selama dua periode, Periode 2014-2018 dan 2018-2022 bersama sekretaris DPW Kepri, Ir.Sahat TM Sinaga, merupakan suatu rangkaian perjalanan PPTSB yang sangat luar biasa.
“ Semasa Kepemimpinan kami,jumlah anggota yang tergabung dalam PPTSB Wilayah Kepri, sudah mencapai sekitar 8000 Jiwa. Tentunya suatu peluang yang sangat mumpuni, untuk mengabdikan diri dalam wadah PPTSB di kepulauan Riau. Hal tersebut telah terbukti dari putra putri terbaik warga PPTSB Kepulauan bisa berkecimpung dan diperhitungkan dalam perhelatan dunia politik. Saat ini beberapa Putra terbaik PPTSB telah menduduki kursi di DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan DPRD Kota Batam .”Jelasnya.
Bupati Simalungun ini pun mengharapkan agar seluruh anggota PPTSB yang ada di kepulauan Riau dapat berkontribusi dalam kemajuan pembangunan Kepri.
Bupati Simalungun, Radiapoh H.Sinaga,SH,MH., bersama Ketua I PPTSB Pusat DR.Timbul Sinaga
Sementara itu, Ir.Sahat TM Sinaga selaku Ketua Yayasan Siboratu Sipitudai menyampaikan apresiasi atas kinerja PPTSB DPW Kepri yang telah menggagas wacana pembentukan Yayasan milik PPTSB tersebut.
“ Kedepanya Pengurus Yayasan Siboiratu Sipitudai akan terlebih dahulu mensterilkan lokasi dan merancang pembangunan gedung milik PPTSB wilayah Kepri ini. Dengan adanya gedung yang dimiliki Toga Sinaga, kedepanya bisa mendukung pelaksanaan program pelatihan kerja sekaligus tempat penampungan bagi anggota keluarga besar Sinaga yang merantau ke Batam,”terangnya.
Menyikapi wacana PPTSB DPW Kepri tersebut. Ketua PPTSB Cabang Batam Barat, Sahmadin Sinaga, SE.MM., menyampaikan Apresiasi atas terobosan dan gagasan baru dari mantan ketua PPTSB DPW kepri Radiapoh H.sinaga Bersama Almarhum Berman JH Sinaga untuk membentuk Yayasan yang nantinya bisa dimanfaatkan Keluarga besar Toga Sinaga yang ada di Kepri.
Anggota DPRD provinsi kepri ini menambahkan, “ kedepanya kita akan menciptakan terobosan baru dalam wadah dan yayasan PPTSB, salah satunya akan membuat program pelatihan kerja dan peningkatan UKM dan UMKM yang difokuskan bagi keluarga besar Toga Sinaga,”terangnya.(mat)
Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak
9info.co.id | BATAM – Pengembang Perumahan Oleana Park dari PT Rexvin menunjukkan kepedulian dan empati terhadap keluarga korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya dua anak di kolam yang berada di dekat kawasan Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam.
Perwakilan manajemen pengembang, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Jumat (15/05/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Reevan menjelaskan bahwa lokasi kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi demi keselamatan masyarakat sekitar.
“Lokasi kolam tersebut tidak berada dalam kawasan PL kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.
Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.
Tidak hanya meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.
“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga perumahan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.
Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak
Sementara itu, Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, berharap adanya langkah nyata dari seluruh pihak untuk segera menutup kolam yang dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.
“Kami meminta agar pengembang dapat membantu warga supaya kolam tersebut ditimbun. Kami juga menghormati niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga kami,” ujar Andika.
Peristiwa tenggelamnya dua anak tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat setelah lokasi kolam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan perumahan. (Mat).