Connect with us

9info.co.id | BATAM – Rencana pembongkaran kios di kawasan Simpang ATB hingga GMP, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, menuai protes dari para pedagang yang terdampak.

‎Warga mempertanyakan solusi dari Pemerintah Kota Batam terkait nasib mereka yang terancam kehilangan tempat usaha.

‎Pembongkaran kios tersebut dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini, menyusul surat perintah yang telah dilayangkan oleh Tim Terpadu Pemko Batam.

‎Swarna Duha, salah seorang perwakilan pemilik kios, menyampaikan bahwa pihaknya tidak menolak penertiban selama sesuai aturan. Namun, ia menilai pemerintah seharusnya memberikan solusi bagi para pedagang yang terdampak.

‎“Kami sadar dan taat hukum apabila memang kios kami dibongkar untuk kepentingan umum seperti pelebaran jalan. Tapi kami juga butuh solusi, karena ada sekitar 200 pemilik kios yang terdampak,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

‎Menurutnya, para pedagang sebelumnya menempati kios tersebut melalui pembelian yang difasilitasi koperasi. Oleh karena itu, mereka meminta perhatian pemerintah atas potensi kerugian yang dialami.

‎“Kami dulu membeli kios ini melalui koperasi. Jadi wajar kalau kami meminta solusi, entah itu relokasi tempat usaha atau kompensasi seperti ganti rugi,” tambahnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa para pelaku usaha kecil di kawasan tersebut menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

‎“Di sini banyak kepala keluarga yang bergantung dari usaha ini. Kalau dibongkar tanpa solusi, tentu akan sangat berdampak pada kehidupan kami,” katanya.

‎Pada hari yang sama, para pedagang telah mendatangi kantor Satpol PP Kota Batam untuk melakukan audiensi dan memohon penundaan eksekusi pembongkaran hingga ada kejelasan solusi.

‎Mereka juga menegaskan bahwa sebagai warga Batam yang memiliki KTP setempat, mereka berharap mendapatkan perlindungan serta perhatian dari pemerintah daerah.

‎Para pedagang turut menyampaikan permohonan kepada Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra agar dapat mendengar aspirasi mereka.

‎Akibat rencana penertiban ini, sekitar 200 kepala keluarga disebut terancam kehilangan sumber penghasilan.

‎Sebagai bentuk protes dan upaya mencari kejelasan, para pedagang berencana menggelar aksi ke Kantor Wali Kota Batam pada Rabu (6/5/2026) untuk menuntut solusi yang konkret dari pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, Camat Seibeduk, Tim terpadu dan Satpol PP kota Batam belum dapat dikonfirmasi. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026

BP Batam Sambut Baik Kolaborasi Semarakkan Piala Dunia 2026

9info.co.id | BATAM – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda di Gedung Annex 2, Batam Centre, Selasa (5/5).

Kunjungan ini dalam rangka kolaborasi menyemarakkan turnamen akbar, Piala Dunia 2026 pada Juni mendatang. TVRI, disebutkan menjadi stasiun televisi pemegang Hak siar resmi dari FIFA, dalam setiap pertandingan sepak bola piala dunia di Indonesia.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai upaya membangun euforia dan ruang interaksi positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, TVRI memiliki peranan penting sebagai media publik, selain menyampaikan informasi pemerintahan secara optimal namun juga bisa menyuguhkan hiburan yang berkualitas kepada masyarakat.

Untuk itu, Ia menyatakan, pihaknya di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra siap mendukung dan berkolaborasi dengan lintas sektor untuk mensukseskan event tersebut.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini dan berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” katanya.

Sementara, Kepala Stasiun TVRI Kepulauan Riau, Yenni Marlinda mengapresiasi dukungan yang diberikan BP Batam dalam menggelorakan semangat Piala Dunia.

Ia menyebutkan, masyarakat bisa mengakses siaran Piala Dunia melalui siaran TVRI Nasional dan TVRI Sport dengan menggunakan antena UHF pada TV Digital, sementara TV analog menambahkan set top box atau STB.

Namun, sebelum itu, ia menghimbau agar masyarakat dapat melakukan pendaftaran terlebih dahulu di website https://bolagembira.tvrinews.com.

Ia meyakini dengan hadirnya kegiatan seperti nonton bareng Piala Dunia, nantinya akan berdampak langsung bagi perekonomian UMKM.

“Euforia Piala Dunia kami harap bisa memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di Kepulauan Riau dan Batam khususnya,” ujarnya.

Melalui kolaborasi BP Batam dan TVRI Kepri serta lintas sektor, diharapkan dapat menghadirkan program yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. (AP)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain