Connect with us

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam kembali menghadirkan program promo tambah daya listrik bertajuk “Lentera Ramadan” dengan tagline “Terangi Ramadanmu dengan Daya Istimewa”. Rabu (18/02/2026).

Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati promo biaya penyambungan tambah daya dengan harga spesial mulai Rp144.700.

Program Lentera Ramadan merupakan bentuk keringanan biaya penyambungan tambah daya yang diberikan PLN Batam kepada pelanggan Rumah Tangga Tegangan Rendah (R) dan pelanggan Sosial Rumah Ibadah (S) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Promo ini berlaku hingga 28 Februari 2026.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan bahwa bulan Ramadan selalu membawa perubahan pola aktivitas masyarakat yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan listrik di rumah maupun tempat ibadah.

“Setiap Ramadan, ritme kehidupan masyarakat berubah. Aktivitas di rumah dimulai lebih awal untuk sahur, kemudian berlanjut hingga malam hari dengan ibadah dan kebersamaan keluarga. Tentu konsumsi listrik ikut meningkat. Kami ingin memastikan kebutuhan itu dapat terpenuhi dengan daya yang cukup dan biaya yang terjangkau,” ujarnya.

Menurut Kwin Fo, program Lentera Ramadan dirancang agar masyarakat tidak perlu khawatir ketika penggunaan peralatan listrik meningkat selama Ramadan, baik untuk penerangan, pendingin ruangan, peralatan memasak, maupun perangkat elektronik lainnya.

“Daripada khawatir listrik turun saat memasak sahur atau ketika seluruh keluarga berkumpul, lebih baik memanfaatkan momentum ini untuk menyesuaikan daya. Dengan biaya yang sangat ringan, pelanggan bisa meningkatkan kapasitas listriknya agar lebih nyaman dan aman,” tambahnya.

Ia mencontohkan, dalam kondisi normal biaya tambah daya pelanggan R1 dari 1.300 VA ke 2.200 VA mencapai Rp1.271.000. Namun melalui program Lentera Ramadan, pelanggan cukup membayar biaya penyambungan sebesar Rp144.700, ditambah penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL), sehingga total biaya menjadi sekitar Rp335.700.

Tidak hanya menyasar pelanggan rumah tangga, program ini juga ditujukan bagi rumah ibadah yang selama Ramadan mengalami peningkatan aktivitas. Kegiatan di masjid dan musholla berlangsung lebih lama dan lebih intens, mulai dari salat berjamaah, tarawih, tadarus, hingga kegiatan sosial keagamaan lainnya.

“Rumah ibadah di bulan Ramadan hampir tidak pernah sepi. Kegiatannya berlangsung dari pagi hingga malam, bahkan menjelang dini hari. Kami ingin rumah ibadah memiliki kapasitas listrik yang memadai agar seluruh kegiatan berjalan lancar dan jamaah merasa nyaman,” jelas Kwin Fo.

Program Lentera Ramadan berlaku bagi pelanggan Rumah Tangga dan Sosial Rumah Ibadah tegangan rendah dengan ketentuan daya akhir hingga 11.000 VA untuk 1 fasa dan hingga 66.000 VA untuk 3 fasa khusus pelanggan sosial rumah ibadah. Program ini juga berlaku untuk pelanggan pascabayar maupun prabayar, dengan penyesuaian Uang Jaminan Langganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kwin Fo menambahkan, selain memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN Batam dalam meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan.

“Ramadan adalah momen kebersamaan dan ketenangan batin. Kami ingin pelanggan bisa fokus beribadah dan beraktivitas tanpa terganggu oleh keterbatasan daya listrik. Semoga program ini benar-benar menjadi lentera yang memberi kemudahan bagi masyarakat Batam,” tutupnya.

Untuk mendapatkan promo ini, pelanggan dapat mengunjungi Kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Batam di Batam Center, Nagoya, Batu Aji, atau Tiban dengan membawa identitas diri dan bukti rekening pembayaran terakhir. Informasi dan layanan juga dapat diperoleh melalui Contact Center PLN Batam di (0778) 5702 123, Pelayanan Virtual PLN Batam, maupun media sosial resmi PLN Batam.

Petugas PLN Batam siap memberikan informasi serta membantu proses pengajuan tambah daya dengan mudah dan cepat. (Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik yang mengalami gangguan di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan gangguan, terutama dalam menjaga keberlangsungan layanan pada objek vital seperti rumah sakit, bandara dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10).

Ia menjelaskan, gangguan listrik berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.

Saat ini, pihaknya bersama mitra mengoptimalkan dengan penggunaan genset di IPA namun hanya bisa mencakup sekitar 30 persen produktivitas air.

Disebutkan, pemadaman listrik (PLN Off) berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di beberapa lokasi, yaitu Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa dan DK 1–5.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih baru. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan usaha sekaligus daya saing investasi Batam.

Menurutnya, upaya pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan.

“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.

BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi Batam.

Diketahui, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.

Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, Dan fasilitas strategis lainnya. (Tim).

 

Continue Reading

Berita Lain