9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memastikan kesiapan pasokan listrik selama periode Siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 dalam kondisi aman dan andal. Langkah ini dilakukan guna mendukung kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Hari Raya Idulfitri.
Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Samsul Bahri, menyampaikan bahwa secara umum kondisi sistem kelistrikan Batam–Bintan selama masa siaga yang berlangsung mulai 6 hingga 31 Maret 2026 berada dalam kondisi normal dan terkendali. Senin (16/03/2026).
“PLN Batam memastikan pasokan listrik selama Ramadan hingga Idulfitri dalam kondisi aman. Secara umum kondisi sistem kelistrikan Batam–Bintan selama masa Siaga RAFI 2026 berada dalam kondisi normal. Daya mampu pasok mencapai 880,8 MW dengan prediksi beban puncak tertinggi sebesar 761 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya sebesar 119,8 MW atau reserve margin sekitar 15,7 persen,” ujar Samsul Bahri.
Menurutnya, kebutuhan listrik selama Ramadan tahun ini diperkirakan mengalami peningkatan seiring bertambahnya aktivitas masyarakat, baik di rumah tangga, pusat perbelanjaan, maupun rumah ibadah. Namun demikian, PLN Batam telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna memastikan sistem kelistrikan tetap andal dan stabil selama periode siaga.
Selain menjaga kesiapan sistem kelistrikan, PLN Batam juga memastikan ketersediaan energi primer pembangkit dalam kondisi aman, baik dari pasokan gas maupun batu bara. Dengan dukungan energi primer yang memadai, operasional pembangkit diharapkan dapat berjalan optimal tanpa kendala selama masa Ramadan dan Idulfitri.
Untuk memperkuat keandalan layanan, PLN Batam menyiapkan sebanyak 35 posko siaga yang didukung 712 personel yang tersebar di berbagai unit operasional. Personel tersebut terdiri dari tim pengatur beban, pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga tim teknis pendukung lainnya yang disiagakan selama 24 jam.
Tidak hanya itu, PLN Batam juga menyiapkan berbagai peralatan pendukung guna mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan di lapangan. Peralatan tersebut meliputi 120 unit kendaraan roda empat, 60 unit kendaraan roda dua, mobile crane, dua unit truk pengangkut material, 13 unit genset mobile, empat gardu portable, tiga unit UPS, tujuh unit UGB, dua unit trafo mobile, dua unit assessment jaringan, dua unit deteksi kabel, serta dua unit assessment kubikel.
Samsul Bahri menegaskan bahwa PLN Batam berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kontinuitas dan keandalan pasokan listrik selama momen penting Ramadan dan Idulfitri.
“PLN Batam berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman, aman, dan tanpa gangguan kelistrikan,” tutup Samsul Bahri. (Tim).