9info.co.id | BATAM – Warga Kecamatan Batu Ampar mengapresiasi penanganan kebutuhan air bersih yang kini dinilai berjalan lancar dan relatif terkendali. Apresiasi tersebut disampaikan perwakilan RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam kegiatan silaturahmi bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam di Hotel Planet Holiday, Senin (19/10/2026).
Perwakilan RT, RW, dan LPM Kecamatan Batu Ampar, Ihsan, menyampaikan bahwa kelancaran pelayanan air bersih menjadi hal yang disyukuri masyarakat. Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga dan aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah, untuk air bersih di Kecamatan Batu Ampar saat ini sudah lancar, aman, dan terkendali. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ihsan.
Selain menyampaikan apresiasi terkait air bersih, Ihsan turut menyoroti sejumlah kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Pembangunan drainase untuk mengurangi risiko banjir serta perbaikan jalan berlubang dinilai penting demi menunjang keselamatan dan kenyamanan warga.
Ia juga mengapresiasi pembangunan Kantor Lurah Sungai Jodoh, Kantor Lurah Batu Merah, dan Kantor Camat Batu Ampar. Peningkatan fasilitas pemerintahan tersebut diharapkan dapat mendukung pelayanan administrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan publik.
Kegiatan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Batu Ampar Tahun 2026.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, dan LPM se-Kecamatan Batu Ampar Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Grand Galaxy Ballroom, Lantai 3, Hotel Planet Holiday, itu dihadiri Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta perwakilan RT, RW, dan LPM.
Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya komunikasi antara pemerintah dan perangkat masyarakat untuk memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan warga. Ia menyebut RT, RW, dan LPM memiliki peran strategis dalam menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat.
“Terima kasih kepada RT, RW, dan LPM. Berbagai capaian yang kita raih tidak terlepas dari peran Bapak dan Ibu semua. Saudara-saudara merupakan perpanjangan lisan pemerintah dalam mengomunikasikan kebijakan kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama ini harus terus kita jaga,” ujar Amsakar.
Ia mengajak seluruh perangkat masyarakat untuk terus menjaga komunikasi yang terbuka dan menyampaikan persoalan di lingkungan masing-masing melalui koordinasi yang baik. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kebutuhan warga dan menentukan prioritas penanganan sesuai kewenangan serta kemampuan yang tersedia.
Amsakar juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Ia meminta RT, RW, dan LPM memastikan informasi yang diterima telah terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kota Batam memperoleh masukan mengenai kondisi pelayanan dasar dan kebutuhan infrastruktur di Kecamatan Batu Ampar. Aspirasi warga diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah pembangunan dan peningkatan pelayanan publik. (Hum)
PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan
9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.
Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.
“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.
Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.
Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.
Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.
PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).