Connect with us
Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Dewan Pengurus ADEKSI, Bahas Rakernas 2026 di Batam

Ketua DPRD Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Dewan Pengurus ADEKSI, Bahas Rakernas 2026 di Batam

More Videos

9info.co.id | BATAM – Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, menerima kunjungan kerja/audiensi Dewan Pengurus Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) terkait penetapan Kota Batam sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ADEKSI Tahun 2026. Pertemuan digelar pada Senin (8/11/2025) di Gedung BIDA BP Batam, di sela-sela acara Launching Manajemen Talenta Batam (Mantab) yang diselenggarakan oleh BP Batam.
‎
‎Dalam kesempatan tersebut, Kamaluddin menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan ADEKSI menjadikan Batam sebagai lokasi penyelenggaraan Rakernas tahun depan. Ia menegaskan bahwa Batam siap memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah.
‎
‎“Tentu kita sangat berterima kasih ADEKSI menetapkan Kota Batam sebagai tempat pelaksanaan Rakernas ADEKSI Tahun 2026. Batam siap menjadi tuan rumah dan menyukseskan agenda besar ADEKSI ini,” ujar Kamaluddin penuh semangat.
‎
‎Lebih lanjut, Kamaluddin menilai fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di Kota Batam sangat memadai, sehingga memberikan banyak pilihan bagi ADEKSI untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan Rakernas dengan nyaman dan profesional.
‎
‎Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Seusai berdiskusi, Kamaluddin juga membawa rombongan ADEKSI untuk bersilaturahmi dengan Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, sebagai bentuk sinergi dan dukungan penuh Pemerintah Kota Batam terhadap agenda nasional tersebut.(SD)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pemenuhan Hak Pelanggan Pasca-Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam memahami berbagai masukan dan aspirasi pelanggan terkait pemberian kompensasi atas gangguan pasokan listrik yang terjadi di wilayah Batam dan Bintan pada 12 Oktober 2026 lalu. Perusahaan menyadari bahwa gangguan tersebut telah berdampak pada aktivitas masyarakat, dunia usaha, serta berbagai sektor pelayanan publik.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Berbagai masukan yang disampaikan masyarakat menjadi perhatian perusahaan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.

“Terkait pemberian kompensasi, PLN Batam menjelaskan bahwa mekanisme dan perhitungannya mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam, serta Keputusan Direksi PT PLN Batam Nomor 0023.K/DIR/2017,” ujar Vidya.

Vidya menambahkan, dalam ketentuan tersebut, pemberian kompensasi didasarkan pada pencapaian indikator Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang telah ditetapkan. Besaran kompensasi dihitung berdasarkan ketentuan dan parameter yang berlaku dengan mempertimbangkan kategori layanan pelanggan.

Bagi pelanggan reguler pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pengurangan tagihan sesuai formula yang ditetapkan. Sementara bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk token dengan nilai yang setara sesuai ketentuan. Adapun pelanggan layanan khusus atau business-to-business (B2B) mengikuti mekanisme kompensasi berdasarkan jenis layanan dan perjanjian yang berlaku.

Proses perhitungan dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data dan indikator mutu pelayanan melalui sistem administrasi pelayanan perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, pemberian kompensasi dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, PLN Batam memahami bahwa kepercayaan pelanggan tidak hanya dibangun melalui pemenuhan kewajiban kompensasi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas dan keandalan pasokan listrik. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem kelistrikan, penguatan infrastruktur, serta penyempurnaan langkah-langkah pengamanan dan mitigasi risiko gangguan.

PLN Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dengan pelanggan, serta menjadikan setiap masukan masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.

“Terkait kompensasi ini, kami juga sangat terbuka dan pelanggan dapat melihat langsung besarannya di aplikasi bright by PLN Batam, situs resmi kami, atau mendatangi Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Baloi, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version