Connect with us
ASITA, PHRI dan HPI Pusat Pilih Batam Jadi Tempat Meeting Nasional Tahun 2024

ASITA, PHRI dan HPI Pusat Pilih Batam Jadi Tempat Meeting Nasional Tahun 2024

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Batam dengan potensi dan daya tariknya, di tahun 2024 mendatang siap menjadi tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Rakernas Persatuan Hotel dan Restoran ( PHRI ) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata antusias dua acara Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) ini berlangsung di Kota Batam.

“Satu berkah bagi Batam, sebelumnya memang di tahun 2024 dicanangkan Visit Batam Indonesia (VBI) 2024 atau tahun kunjungan wisata ke Kota Batam (Visit Batam Years) tahun 2024,” katanya, Selasa (5/12/2023).

Ardi mengucapkan terima kasih kepada asosiasi pariwisata yang berjuang untuk menjadikan Batam sebagai tuan rumah pada kegiatan MICE tersebut. “Penetapan menjadi tuan rumah ini suatu hal yang tidak langsung ditetapkan. Saya yakin bahwa ada diskusi untuk menjadikan kotanya menjadi tuan rumah munas maupun rakernas,” terangnya.

Ia menyampaikan, indikator keberhasilan Batam menjadi tuan rumah munas maupun rakernas karena Batam memiliki amenitas yang lengkap, seperti mempunyai 243 hotel, 1037 kafe dan restoran, 11 pusat perbelanjaan, dan sebagainya. Terlebih Batam dekat dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

“Kemudian infrastrukturnya luar biasa, jalan mulus, tidak ada kemacetan. Wali Kota Batam, Bapak Muhammad Rudi sangat suport dengan event MICE,” ucapnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Disbudpar Kota Batam, terus meningkatkan human kapasitas dari pelaku pariwisata, seperti mengelar pelatihan, dan sebagainya. “Seperti massage di Batam lebih baik dari daerah lain karena pelaku pariwisatanya tersertifikasi, skill nya sudah terukur. Pariwisata itu leisure, harus happy dan itu yang diberikan kepada wisatawan yang berkunjung ke Batam,” ujarnya.

Ardi mengatakan pelaku pariwisata harus menerapkan tujuh Sapta Pesona yang terdiri dari Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan, dan Kenangan. “Jika keenamnya dilakukan maka dapat kenangan dan wisatawan akan kembali ke Batam,” tegasnya.

Batam sangat terbuka menerima orang-orang yang ke Batam. Budaya lain hidup berdampingan dengan budaya Melayu. Ia menyebut ada 79 paguyuban di Batam.

Pada event MICE tersebut, Ardi berharap tak hanya pelaku pariwisata, pemerintah dari masing-masing daerah juga ikut kegiatan ini. Baginya, banyak yang bisa dilakukan di Batam, diantaranya kegiatan pameran.

“Di pameran bisa memperkenalkan keunggulan daerahnya masing-masing, ini dinamakan Business to Consumer artinya bisnis langsung ketemu dengan pelangganannya,” jelasnya.

Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty menyampaikan dipilihnya Batam menjadi tuan rumah Munas ASITA setelah mengalahkan 34 provinsi di Indonesia. “Finally kita dipilih karena kita banyak yang dijual. Batam fasilitasnya lengkap hotel berbintang dan infrastrukturnya,” katanya.

Ia menyampaikan, kegiatan ini adalah strategi mempromosikan Batam. Keberhasilan ini juga, kata Eva berkat dukungan dari Pemko Batam. Tak hanya bersinergi dengan pemerintah, ASITA Kepri juga bersinergi dengan pihak lainnya seperti hotel, restoran, dan HPI Kota Batam untuk menyukseskan acara ini.

“Batam ditetapkan sebagai tuan rumah Munas ASITA saya sangat bersyukur sekali, ini anugerah bagi kita semua. Karena lewat acara ini Batam akan dikenal oleh seluruh travel. Pelaku pariwisata dari seluruh Indonesia ini akan menjual paket kepada wisatawan,” terangnya.

Tentunya, kegiatan Munas ASITA yang akan berlangsung di Batam akan berbeda dengan daerah lain. ASITA Kepri akan menggandeng Kepala Disbudpar Kota, Ardiwinata untuk menyukseskan acara.

“Kita akan gandeng Pak Kadis (Ardiwinata), kita akan kemas acara ini dengan bagus,” ungkapnya.

Tak kalah dengan ASITA Kepri, PHRI dan HPI Kota Batam akan mengemas acara Rakernas Kepri dengan menarik. Hal ini disampaikan oleh Ketua HPI Kota Batam, Sagara Arif L. Sinaga.

Ia menyampaikan, Rakernas HPI 2024 mendatangkan akan mengangkat tentang budaya lokal dan tempat destinasi wisata Batam akan dipromosikan lewat acara ini.

“Mengenai infrastruktur Batam luar biasa dan ini kita promosikan,” terangnya.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version