Connect with us
Cahaya Ramadan Penuh Berkah, PLN Batam Salurkan 650 Paket Sembako.

Cahaya Ramadan Penuh Berkah, PLN Batam Salurkan 650 Paket Sembako

More Videos

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam kembali menunjukkan kepedulian dan komitmennya pada masyarakat melalui program kolaborasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bersama Laziz PLN Batam. Hal ini diwujudkan pada bulan suci Ramadan, PLN Batam menggelar kegiatan sosial bertajuk “Cahaya Ramadan Penuh Berkah”, dengan membagikan 650 paket sembako untuk masyarakat kurang mampu yang tersebar di Kota Batam.

Paket sembako yang disediakan berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir, 2.5 ons kurma, sirup 450 ml, 1 kg tepung terigu, sarden, biskuit dan teh. Program ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya selama bulan Ramadan yang penuh dengan nilai berbagi dan gotong royong.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian PLN Batam dalam membantu masyarakat menghadapi bulan Ramadan.

“Kami ingin memanfaatkan momentum Ramadan yang penuh berkah ini untuk berbagi dengan masyarakat. Melalui pembagian bingkisan paket sembako ini, kami berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Zulhamdi.

Zulhamdi juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Ini adalah langkah konkret PLN Batam dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi di Batam. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, terutama yang membutuhkan,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Ketua Laziz PT PLN Batam Rudi Antono menyampaikan bahwa bantuan sembako ini merupakan kolaborasi TJSL PLN Batam dan amanah dari para muzakki yang telah ikhlas berbagi menyisihkan sebagian hartanya dengan harapan dapat memberikan manfaat dan kebaikan bagi masyarakat.

“Kita diajarkan untuk senantiasa bersyukur atas setiap nikmat yang Allah berikan, sekecil apa pun itu. Dalam syukur, kita temukan kekuatan untuk menghadapi segala tantangan dengan penuh kesabaran. Karena sabar adalah kunci dalam menghadapi ujian, dan doa adalah teman dalam setiap langkah usaha kita,” beber Rudi.

Lebih lanjut ia mengajak masyarakat penerima bantuan untuk terus berusaha, bergerak maju, dan tidak pernah berhenti berjuang untuk berkah kehidupan yang lebih baik.

“Harapan kami adalah bahwa zakat ini dapat menjadi jalan untuk membuka peluang, memberikan inspirasi, dan membangkitkan semangat saudara-saudari sekalian dalam meraih kemandirian dan kesejahteraan,” tutup Rudi.

Salah satu penerima paket bingkisan Yusrinaldi, yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada PLN Batam atas bantuan yang diberikan serta mendoakan semua donatur.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan, sangat membantu sekali untuk keluarga saya. Semoga PLN Batam kedepan semakin maju dan semua donatur di PLN Batam mendapat pahala berlipat dari Allah. Aamiin,” ucapnya.

Program Cahaya Ramadan Penuh Berkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi Masyarakat luas serta meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Semoga program ini menjadi inspirasi dan membawa keberkahan untuk semuanya.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam Jelaskan Perhitungan Tagihan Listrik dan Mekanisme Kompensasi Pasca-Gangguan

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas masukan, keluhan, maupun pertanyaan yang disampaikan oleh masyarakat serta pelanggan mengenai tagihan listrik periode bulan November 2026. PLN Batam memahami kekhawatiran masyarakat terkait nilai tagihan yang dirasa berbeda atau meningkat meski sempat terjadi gangguan pasokan listrik beberapa waktu lalu.

Sebagai wujud komitmen terhadap keterbukaan informasi publik dan peningkatan mutu pelayanan, PLN Batam memberikan penjelasan mengenai perhitungan tagihan listrik pascabayar serta mekanisme penyaluran kompensasi.

Manajer Komunikasi dan Humas PT PLN Batam, Vidya Kartika, menyampaikan bahwa PLN Batam memahami ekspektasi pelanggan agar tagihan listrik otomatis menurun saat terjadi gangguan pasokan. Namun, secara sistematis tagihan listrik pascabayar dihitung berdasarkan akumulasi dua komponen utama.

“Tagihan listrik pascabayar dihitung berdasarkan biaya beban yang ditentukan oleh daya tersambung (seperti Rp/kVA/Bulan) ditambah Pemakaian Energi Listrik (kWh) yang tercatat secara riil pada stand meter selama periode pencatatan bulanan,” ujar Vidya.

Vidya menjelaskan, saat terjadi gangguan pasokan listrik, aliran listrik dan putaran angka pada kWh meter memang terhenti secara otomatis. Namun, pemakaian energi sebelum dan sesudah periode gangguan tetap tercatat secara konsisten oleh kWh meter dalam siklus pemakaian bulanan. Perbedaan nilai tagihan bulanan umumnya dipengaruhi oleh perubahan total pemakaian kWh bulanan, jumlah hari dalam periode pencatatan, atau peningkatan aktivitas penggunaan alat elektronik pasca-pemulihan.

Dengan demikian, meskipun sempat terjadi pemadaman, total pemakaian listrik dalam satu bulan tetap dapat lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya apabila akumulasi penggunaan energi pada waktu lainnya meningkat. Namun, kondisi tersebut bergantung pada pola pemakaian masing-masing pelanggan.

Terkait hak kompensasi pelanggan, Vidya menegaskan bahwa PLN Batam memastikan seluruh perhitungan dilaksanakan secara transparan dan terukur sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pemberian kompensasi mengacu pada Peraturan Gubernur Kepulauan Riau Nomor 22 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan dan Biaya Yang Terkait Dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT PLN Batam . Bagi pelanggan pascabayar, kompensasi diberikan dalam bentuk pemotongan sebesar 10% dari Biaya Beban atau Rekening Minimum pada bulan terjadinya gangguan, yang diproses secara otomatis oleh sistem administrasi,” jelas Vidya.

Sementara itu, bagi pelanggan prabayar, kompensasi diberikan melalui penambahan energi listrik dalam bentuk free issue token yang setara dengan 10% biaya beban/rekening minimum.

Untuk memastikan kesesuaian data tagihan, PLN Batam mengimbau pelanggan melakukan pengecekan mandiri melalui tiga langkah cermat:

1. ⁠Bandingkan Pemakaian kWh
Bandingkan total pemakaian kWh pada tagihan bulan berjalan dengan bulan sebelumnya untuk mengetahui apakah terdapat perubahan jumlah energi yang digunakan.

2. ⁠Periksa Periode & Stand Meter
Memastikan tanggal pencatatan serta mencocokkan angka meteran dengan kondisi fisik kWh meter di rumah.

3. ⁠Cermati Biaya & Kompensasi
Memeriksa rincian biaya beban, biaya pemakaian, serta potongan kompensasi yang diberikan.

Vidya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal layanan digital dan tatap muka yang disediakan PLN Batam guna mempermudah akses informasi tagihan tanpa harus menunggu.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengecek rincian pemakaian melalui aplikasi bright by PLN Batam yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store, atau mengakses situs resmi perusahaan di plnbatam.com. Tim kami juga siap memberikan penjelasan langsung di kantor Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Batam Center, Nagoya, Tiban, dan Batu Aji,” tutup Vidya.

PLN Batam berkomitmen untuk terus mendengarkan masukan masyarakat serta memfokuskan seluruh upaya pada peningkatan keandalan sistem kelistrikan demi kenyamanan seluruh pelanggan di Batam.(Tim)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version