Connect with us

Pemkab Simalungun Sosialisasikan Aplikasi Absensi Berbasis Android

More Videos

9info.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mengadakan kegiatan Sosialisasi perbaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) No 6 tahun 2022 dan Penggunaan aplikasi Absensi berbasis Android di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumut, Selasa (26/4/2022).

Kepala BKPPD Sudiahman Saragih dalam laporannya menyampaikan Peserta yang mengikuti sosialisasi TPP dan penggunaan aplikasi absensi terdiri dari para pimpinan OPD, Camat, Lurah, Kapus, Dirut RSUD dan UPT lainnya se-Kabupaten Simalungun.

“Pelaksanaan telah di laksanakan 13 April 2022 dan
Absen bulan Januari sampai Maret sudah terverifikasi,”kata Sudiahman sembari menambahkan Soal ketidak kehadiran di lingkungan OPD, Maka Kepala OPD harus Menindak dan menyurati di peringati dan di Bina sesuai PP 94 tentang Kedisiplinan Pegawai.

Sementara itu, Bupati Simalungun dalam bimbingan dan arahan menyampaikan
Bahwa kehadiran, kedisiplinan merupakan embrio militansi dalam mengabdi kepada Negara. “Ini la saat kedisiplinan merupakan kebutuhan bagi kita dalam melaksanakan roda pemerintahan kita,” Kata Bupati.

Kemudian Bupati menyampaikan kepada peserta agar menanamkan rasa malu didalam diri masing-masing ketika tidak disiplin dalam melaksanakan tugas.

“Kita harus menanamkan rasa malu atas tidak kedisiplinan kita, dan ini juga untuk mencegah terjadi kecemburuan sosial dilingkungan OPD kita. Ini merupakan Peraturan Pemerintah yang akan kita terapkan di Pemerintah Daerah,”jelas Bupati

Menurut Bupati, di masa kepemimpinannya, penyaluran TPP akan normal sebagai mana mestinya yang harus bapak ibu Terima.

“Bupati menginginkan bahwa peraturan tentang disiplin pegawai agar di terapkan di unit kerja masing-masing OPD Kepada para pimpinan OPD agar melaksanakan apa yang sudah saya tugaskan sesuai wewenang yang saya berikan, dan saya akan evaluasi setiap pekerjaan Bapak ibu sekalian,”pungkas Bupati.

“Kerjakan apa yang menjadi tugasnya kita dan lakukan Pengabdian tanpa rasa takut dan merasa terbebani, karna saya mengangkat bapak ibu tampa beban apa pun,”kata Bupati menambahkan.

Selanjutnya Bupati mengatakan bahwa Pemkab Simalungun akan terapkan absensi berbasis android. “Kita akan memanfaatkan teknologi yang ada untuk kemajuan kita di Simalungun ini,”sebutnya.

Dengan penerapan absensi berbasis android, Bupati mengajak para ASN untuk melihat bahwa hal itu sebagai kemajuan dan bukan beban dalam meningkatkan kinerja dan pengabdiannya kepada pemerintah Simalungun. “Ini kita harapkan tidak menjadi beban bapak ibu sekalian dalam meningkatkan kinerja. Dan Simalungun ini bisa berbenah dan berubah,”tandasnya.(sim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version