Connect with us

Rayakan Idul Fitri 2023, Muhammad Rudi Apresiasi Kerukunan Masyarakat Demi Wujudkan Batam Kota Madani

More Videos

9info.co.id – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melaksanakan salat Idul Fitri berjemaah di Alun-alun Engku Putri Batam Center, Sabtu (22/4/2023).

 

Hadir bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, Muhammad Rudi mengapresiasi antusias masyarakat dalam menyambut perayaan Idul Fitri tahun 2023.

 

Bukan tanpa alasan, antusias masyarakat tersebut ikut berdampak pada jumlah titik pelaksanaan salat Idul Fitri di Kota Batam.

Di mana, jumlah titik pelaksanaan mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

 

Tahun lalu, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam mencatat, pelaksanaan salat hanya sekitar 600 titik.

 

Sedangkan tahun 2023, meningkat menjadi 831 titik. Dengan rincian, 713 titik di masjid, 97 titik di mushola, dan 21 titik di lapangan terbuka.

Tidak hanya itu, Kemenag Kota Batam juga menyampaikan bahwa indeks kerukunan masyarakat juga mengalami peningkatan sepanjang tahun lalu.

 

“Hal ini patut kita apresiasi. Mudah-mudahan masyarakat bisa bersatu padu dalam membangun Kota Batam,” ujar Rudi.

 

Orang nomor satu di Kota Batam tersebut mengatakan, kerukunan masyarakat akan berdampak kepada kenyamanan dan keamanan investasi ke depan.

 

Dengan kerukunan yang ada, lanjut Rudi, situasi Kota Batam bakal kondusif dan mampu menarik minat investor untuk berinvestasi.

 

“Berdasarkan laporan Kemenag, jumlah zakat, infak, sedekah juga meningkat. Ini artinya, perekonomian masyarakat semakin membaik dan meningkat. Hal ini juga menandakan bahwa perkembangan Kota Batam sudah ada titik terang,” lanjutnya.

Rudi berharap, pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang berlangsung dapat membawa peningkatan ekonomi untuk masyarakat Kota Batam ke depan.

 

Mengingat, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen sepanjang tahun 2022 lalu.

 

Sehingga, Rudi ingin pertumbuhan ekonomi Batam tahun 2023 bisa mencapai 7 persen.

 

“Ekonomi menjadi penentu. Mudah-mudahan kita bisa saling menjaga silaturahmi agar Batam terus kondusif dan aman demi mewujudkan kota yang madani dan modern,” pungkasnya.

 

Usai melaksanakan salat Idul Fitri, Rudi bersama Ketua Pikori BP Batam, Marlin Agustina, juga berkesempatan untuk menyapa ribuan jemaah yang hadir di Alun-alun Engku Putri Batam Center.

 

Beberapa jemaah juga menyempatkan diri untuk bersalaman dengan kedua tokoh tersebut.

 

“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Kami juga mengajak generasi muda di Kota Batam untuk menjaga akhlak demi mewujudkan Kota Batam yang madani,” ujar Marlin Agustina. (Mat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version