Connect with us
Apresiasi Olahraga Yoga, Jefridin Usulkan Gelar Event Yoga Tingkat ASEAN di Batam

Apresiasi Olahraga Yoga, Jefridin Usulkan Gelar Event Yoga Tingkat ASEAN di Batam

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. menghadiri perayaan 2nd Anniversary Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI) Kepri di Pollux Mall The Habibie, Minggu (24/09/2023). Jefridin hadir didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata. Dan Penasehat PPYNI. Irwandi

Jefridin mengapresiasi event olahraga yoga yang digelar oleh PPYNI Kepri. Menurutnya ini merupakan kegiatan positif karena dengan olahraga membuat tubuh menjadi sehat dan bugar.

“Saya mengucapkan terimakasih karena sudah diundang hadir di sini dalam rangka Anniversary PPYNI Kepri. Olahraga itu penting karena olahraga membuat Kita sehat. Kesehatan penting, tanpa kesehatan hidup ini tidak berguna,” sebut Jefridin mengawali sambutannya.

Atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih dan tahniah atas event yang diselenggarakan ini. Kegiatan positif ini menurutnya harus dikembangkan hingga di tingkat ASEAN. Pemerintah Kota Batam menurutnya akan mendukung jika event yoga ini digelar hingga di tingkat internasional.

“Buat acara serupa di tingkat ASEAN, selenggarakan di Batam. Insyaallah Pemko Batam akan mendukung. Teruslah berolahraga agar Kita sehat dan dapat menjalani aktivitas dengan penuh semangat dan bermanfaat,” katanya memotivasi.

Dalam kesempatan itu Jefridin juga mengajak untuk bersama-sama menjaga agar Batam senantiasa aman, nyaman dan kondusif. Ia berharap masyarakat tidak mudah menerima informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Kemarin Saya baru selesai melepas peserta pesepeda Tour de Batam, ada seribu peserta. Start dari Nuvasa ke titik nol Barelang. Alhamdulillah aman. Ini adalah berkat dukungan dari Kita semua. Mari Kita jaga persatuan dan kesatuan di Kota Batam,” ujarnya.

Sementara itu Ketua PPYNI Kepri ibu Ainaya Apriyani sangat berterimkasih terhadap semua pihak yang mendukung kegiatan ini sembari menyampaikan tujuan PPYNI terbentuk sebagi wadah Praktisi Yoga memahami artinya Yoga.

” tidak mudah menyatukan praktisi Yoga tapi dengan kerjakeras dan tujuan bersama PPYNI Kepri dapat mencapai perkembanganya ” tegasnya. (DN).

.

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.

‎Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

‎Undangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.

‎Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.

‎Kunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.

Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

Bukan Sekadar Seremonial

‎REL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.

‎Di tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.

‎REL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.

‎Bagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.

‎Ketua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.

‎“Kepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Isye.

Undangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi

‎Isye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.

‎Menurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.

‎“Kami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam

Kepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan


‎REL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.

‎Pengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

‎Momentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.

‎Isye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version