Connect with us
Upacara HJB ke-195, Rudi Momentum Untuk Terus Maju dan Berkembang

Upacara HJB ke-195, Rudi : Momentum Untuk Terus Maju dan Berkembang

More Videos

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-195 Tahun 2024 yang digelar dengan khidmat di Dataran Engku Puteri, Batam Centre, Rabu (18/12/2024).

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi mengungkapkan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas rahmat dan kasih sayang-Nya, yang telah memungkinkan Batam untuk terus berkembang menjadi salah satu kota modern di Indonesia. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Batam untuk menjadikan Hari Jadi Kota Batam sebagai inspirasi dan motivasi dalam bekerja keras, cerdas, serta mengatasi berbagai tantangan hidup.

“Hari ini, 18 Desember 2024, Batam telah berusia 195 tahun. Sebagai masyarakat Kota Batam, kita wajib bersyukur dan menjadikan hari kelahiran kota ini sebagai momentum untuk terus maju dan berkembang,” ujar Rudi.

Rudi juga mengungkapkan bahwa peringatan Hari Jadi Batam kali ini adalah yang terakhir ia pimpin sebagai Wali Kota Batam. Dalam rentang waktu 18 tahun memegang amanat masyarakat, mulai dari anggota DPRD, Wakil Wali Kota, hingga Wali Kota Batam, Rudi menyadari banyak tantangan yang dihadapi. Namun, berkat dukungan dan doa masyarakat, banyak tantangan tersebut berhasil diatasi.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Batam, para pengusaha, pelaku UMKM, buruh, nelayan, tokoh agama, serta seluruh pegawai Pemerintah Kota Batam dan BP Batam atas segala dukungan, kerjasama, dan kerja keras dalam membangun kota ini,” ungkapnya penuh haru.

Wali Kota Batam ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Batam atas kekurangan selama masa jabatannya. Ia menyadari bahwa tidak semua harapan dan cita-cita dapat terwujud, namun ia yakin bahwa Batam akan terus berkembang dan mencapai cita-cita Batam Emas pada tahun 2045.

“Walaupun banyak yang belum tercapai, saya yakin dan percaya dengan dukungan kita semua, Batam akan terus melompat dan mencapai Batam Bandar Dunia Madani, Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan pada tahun 2045,” harap Rudi.

Di akhir sambutannya, Rudi berpesan agar seluruh masyarakat Batam terus mendukung pemimpin baru yang akan melanjutkan pembangunan Kota Batam ke depan. Ia juga berharap agar Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan rahmat-Nya kepada Batam dan seluruh warganya.

“Marilah kita bersama-sama terus berusaha mewujudkan kemajuan Kota Batam dan kesejahteraan masyarakatnya. Semoga Batam terus berkembang dan menjadi kota yang semakin gemilang,” tutupnya.

Upacara yang dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat, Pejabat Pemerintah, dan Forkopimda ini menjadi momen refleksi bagi perjalanan panjang Kota Batam dan sekaligus simbol semangat untuk masa depan yang lebih baik.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dukung Kebutuhan Data Centre, Citramas Group Investasi Rp 600 Miliar Bangun SWRO Kabil

9info.co.id | BATAM – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Groundbreaking pembangunan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Kabil, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan SWRO tahap pertama ini merupakan komitmen investasi dari Citramas Group dengan nilai proyek sebesar USD 32,8 juta atau sekitar Rp 600 miliar.

Amsakar menjelaskan, pembangunan SWRO Kabil ini akan berlangsung dalam dua tahapan. Tahap pertama ini memiliki kapasitas produksi sebesar 300 lps. Pembangunan akan berlanjut untuk tahap kedua dengan kapasitas produksi 400 lps.

Kehadiran fasilitas pendukung investasi ini, lanjut Amsakar, merupakan langkah strategis dalam memperkuat pasokan air untuk proyek Data Centre dan Kawasan Terintegrasi di dalamnya.

Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek kemajuan Batam, tetapi juga menjadi kontribusi dunia usaha dalam memperkuat kesiapan infrastruktur investasi.

“Kami mengapresiasi langkah Citramas yang telah mengambil bagian dalam memperhatikan pasokan air di Batam. Ini merupakan komitmen investasi yang patut kita dukung bersama karena kebutuhan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan industri, termasuk pengembangan Data Centre di Batam,” ujar Amsakar.

Ia berharap, investasi tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan kawasan industri sekaligus memperkuat daya saing Batam sebagai tujuan investasi.

Pembangunan ini juga menjawab tantangan pasokan air untuk pengembangan investasi Data Centre ke depannya.

“Investasi tidak hanya berbicara tentang pembangunan fasilitas usaha, tetapi juga bagaimana kita memastikan infrastruktur pendukungnya tersedia dengan baik. Ketersediaan air yang memadai akan memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan investasinya. Karena itu, sinergi seperti ini perlu terus kita perkuat,” tambahnya.

Sementara itu, kebutuhan air untuk kawasan Kabil Industrial Estate (KIE) dan Nongsa Digital Park (NDP) selama ini telah mendapat dukungan dari pembangunan embung mandiri yang berada di wilayah Kabil. Embung tersebut memiliki kapasitas sekitar 5.200 meter kubik per hari (60,2 lps) untuk mendukung kebutuhan air di kawasan tersebut.

Selain pembangunan SWRO, Citramas Group tengah mempercepat pembangunan embung di wilayah Nongsa Digital Park. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan infrastruktur air untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan seiring dengan berkembangnya aktivitas industri dan investasi di kawasan Nongsa.

BP Batam memandang pengembangan infrastruktur air melalui investasi dan penyediaan fasilitas pendukung secara berkelanjutan sebagai langkah penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha, Batam diharapkan semakin siap memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar, memberikan kepastian bagi investor, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja bagi masyarakat. Dan pembangunan ini harus kita dukung agar tidak ada kendala dan dapat terselesaikan sampai waktu yang telah ditentukan,” tutup Amsakar.

Senada, CEO Citramas Group, Michael Wiluan, menambahkan bahwa pihaknya menyadari keberhasilan pengembangan Data Centre bergantung pada ketersediaan infrastruktur dasar yang andal. Khususnya pasokan air bagi keberlangsungan industri.

Pembangunan SWRO Kabil ini, lanjutnya, menjadi salah satu langkah strategis agar pertumbuhan investasi digital tersebut dapat terealisasi optimal.

Di samping SWRO, Citramas juga telah memastikan pasokan energi lain seperti listrik dan konektivitas internet dengan beberapa mitra strategis serta instansi terkait dapat tercukupi.

“Kami hari ini akan memulai tahapan pembangunan fasilitas SWRO 300 lps tahap pertama dengan target operasi hingga November 2027 dari total rencana kapasitas 700 lps. Pembangunan ini sekaligus menjadi bagian komitmen kami untuk membangun kawasan industri yang tidak hanya kompetitif tapi ikut bertanggung jawab terhadap pengelolaan infrastruktur pendukung investasi,” tegas Michael Wiluan.

Michael menjelaskan bahwa selama ini Citramas Group juga telah menggarap suplai air bersih untuk kebutuhan Kawasan Kabil dan Nongsa secara mandiri sejak tahun 1992 melalui ketersediaan embung seluas 4 hektare di dalam kawasan Kabil.

Saat ini, lanjut Michael, produksi air bersih tersebut mencapai 5.200 meter kubik per hari (60,2 Lps). Dan pada awal tahun 2027, kapasitas tersebut akan ditingkatkan menjadi 10.000 meter kubik per hari (atau setara dengan 115,74 Lps), melalui penambahan embung baru di Nongsa serta proses daur ulang air limbah industri.

“Kami turut mengapresiasi dukungan BP Batam terhadap pertumbuhan investasi. Kami ingin agar pembangunan ini dapat berjalan lancar hingga waktu yang ditargetkan,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version