Connect with us

9info.co.id | ‎BATAM – Sabtu pagi (1/8/2026) di Wisma BP Batam, Sekupang, diawali dengan suasana yang berbeda. Di balik deretan kue ulang tahun yang tersusun rapi dan senyum para tamu yang memenuhi ruangan, tersimpan sebuah kejutan sederhana namun sarat makna untuk Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, yang genap berusia 58 tahun.

‎Nuansa kekeluargaan terasa begitu kental. Gelak tawa, ucapan selamat, dan doa mengalir silih berganti ketika Amsakar memasuki ruangan. Kehadiran sang istri, Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, turut menambah hangat suasana. Momen tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan BP Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Batam dan BP Batam.

‎Di tengah suasana penuh keakraban itu, Amsakar menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan doa yang diberikan seluruh tamu yang hadir. Menurutnya, kejutan tersebut bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan menjadi pengingat akan arti kebersamaan dan dukungan yang selama ini mengiringi perjalanan pengabdiannya.

‎“Pertama, terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Wakil, rekan-rekan Forkopimda, rekan-rekan OPD, Pak Sekda, dan seluruh hadirin. Alhamdulillah, sejauh ini Allah SWT selalu memberikan keberkahan atas perjalanan hidup yang saya lalui. Karena itu, sudah sepatutnya saya menyampaikan rasa terima kasih,” ujar Amsakar.

‎Ia mengatakan, bertambahnya usia menjadi momentum untuk terus bersyukur sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah bagi masyarakat Batam. Baginya, setiap fase kehidupan harus diisi dengan ikhtiar dan pengabdian yang membawa manfaat bagi banyak orang.

‎“Seraya memohon doa dari teman-teman sekalian, mudah-mudahan usia yang telah dilalui, usia yang sedang dijalani, dan usia yang akan datang senantiasa membawa keberkahan,” tuturnya.

‎Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun. Satu per satu tamu memberikan ucapan selamat sambil berjabat tangan dan berfoto bersama. Sesekali terdengar canda yang mencairkan suasana, memperlihatkan kedekatan di antara para pimpinan daerah dan jajaran pemerintahan.

‎Di balik kesederhanaannya, perayaan tersebut menjadi potret kebersamaan yang memperlihatkan eratnya sinergi antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam. Lebih dari sekadar memperingati pertambahan usia, momen itu menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat semangat kebersamaan, serta menumbuhkan optimisme dalam melanjutkan pembangunan Kota Batam. (MC).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

9info.co.id | BATAM – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan memperkuat sinergi kelembagaan melalui pertemuan strategis bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam, Rabu (5/8/2026).

Selain mempererat kolaborasi, pertemuan ini sekaligus bertujuan untuk memastikan pelayanan kefarmasian yang aman serta bermutu dalam mendukung pengawasan distribusi obat.

“Sinergi dengan BPOM Batam merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam. Bagi kami, ketersediaan obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan pasien. Karena itu, penguatan koordinasi ini diharapkan dapat memberikan masyarakat pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ariastuty menegaskan bahwa keselamatan pasien selalu menjadi prioritas dalam penyelenggaraan layanan kesehatan di RSBP Batam. Oleh sebab itu, penguatan kerja sama dengan BPOM Batam menjadi bagian penting agar kualitas tata kelola dan distribusi obat tetap terjaga.

Ia menilai, baik RSBP Batam maupun BPOM Batam, berupaya untuk membangun sistem pengawasan obat yang lebih terintegrasi. Sehingga, tiap tahapan, mulai dari proses distribusi, penyimpanan, sampai penggunaan obat oleh pasien dapat berjalan sesuai standar keamanan mutu.

“Kami juga membahas mekanisme koordinasi yang efektif dalam menghadapi kebutuhan layanan medis yang bersifat mendesak. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan obat tanpa mengurangi aspek teknis yang telah diatur,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, RSBP Batam dan BPOM Batam juga sepakat untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara rasional dan aman.

Melalui komitmen bersama ini, RSBP Batam optimistis dapat menghadirkan pelayanan kefarmasian yang baik untuk masyarakat. Dengan tujuan utama agar masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan obat yang berkualitas. (DN)

 

Continue Reading

Berita Lain