Connect with us
BP Batam Investment Awards 2023, Apresiasi bagi Korporasi dan Tokoh Berpengaruh

BP Batam Investment Awards 2023, Apresiasi bagi Korporasi dan Tokoh Berpengaruh

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali akan menyelenggarakan Invesment Awards pada tahun 2023 di Radisson Hotel, pada Jumat, (27/10/2023). Invesment Awards 2023 merupakan bentuk penghargaan dari BP Batam terhadap para pelaku bisnis yang memiliki kinerja cemerlang.

Mengusung tema “Terus Melaju Munuju Batam Kota Baru” BP Batam Investment Awards 2023 akan memberikan 10 kategori penghargaan yaitu Tokoh Lifetime Achievement, Tokoh Logistik dan Forwarder, PMA Kepatuhan Pelaporan Penyampaian LKPM, PMA dengan Ekspor tertinggi.

Kemudian kategori PMA dengan realisasi investasi terbesar, PMA dengan Perluasan Terbesar, PMA Galangan Kapal Terbaik, PMA Manufaktur Amerika Serikat Tertinggi, Perusahaan dengan Tenaga Kerja Terbanyak dan Terbaik dan Kawasan Industri Terintegrasi Terbaik.

“Ajang ini merupakan penghargaan untuk perusahaan-perusahaan dengan ketaatan dan kepatuhan dalam berinvestasi di Indonesia, khususnya Batam. BP Batam berikan penghargaan untuk 10 kategori, 2 diantaranya untuk tokoh,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait usai gelaran upacara Hari Bakti BP Batam ke 52 tahun, Kamis, (26/10/2023).

Ajang ini semakin spesial dengan adanya penayangan video animasi tentang sinergi dari seluruh Forkopimda dalam pembangunan kota Batam. Video ini tentunya dapat dikonsumsi oleh semua lapisan masyarakat. Sebab, video dalam bentuk animasi tersebut akan mudah dipahami atau dicerna oleh setiap kelompok usia.

“Video animasi ini merupakan hasil kolaborasi antara BP Batam dengan Nongsa Digital Park, dalam mengembangkan pembangunan di kota Batam terutama Rempang Eco City,” sebutnya.

Ia menambahkan, pada ajang tersebut akan dihadiri delegasi mitra Indonesia yakni Konsulat Jenderal Singapura untuk Indonesia yang berada di Batam dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang berada di Medan. “Kedua konjen itu pun akan turut menyerahkan awards,” ujarnya.

Selain itu, turut mengundang jajaran Forkopimda Kepri dan Batam, Asosiasi Pelaku Usaha dan insan pers yang berada di Batam. Menurutnya, kehadiran tamu undangan memiliki makna tersendiri atas capaian BP Batam selama ini.

“Para tamu undangan ini, diundang sebagai bentuk apresiasi atas sumbangsih mereka dalam pelaksanaan program-program di BP Batam,” tutupnya. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tunda Penyesuaian Tarif Peti Kemas, Tegaskan Komitmen Jaga Daya Saing Logistik dan Iklim Investasi

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) memutuskan untuk menunda pemberlakuan penyesuaian tarif layanan peti kemas di Pelabuhan Batam sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah strategis ini diambil guna menjaga stabilitas iklim investasi, industri, dan perdagangan di kawasan khusus tersebut.

Keputusan tersebut diambil atas arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Candra, setelah mendengar masukan dunia usaha serta mempertimbangkan pentingnya menjaga daya saing Batam sebagai kawasan investasi, industri, dan perdagangan.

Deputi Bidang Investasi BP Batam Fary Francis menegaskan, penundaan ini bukan mengabaikan modernisasi layanan kepelabuhanan melainkan langkah ini diambil agar implementasi kebijakan tarif ke depan dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan memberikan nilai tambah yang konkret bagi para pengguna jasa.

“BP Batam ingin memastikan bahwa modernisasi tarif harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas layanan. Setiap penyesuaian biaya wajib dapat dipertanggungjawabkan secara transparan, proporsional, dan berdampak langsung pada efisiensi di lapangan,” ujar Fary dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026) di Marketing Center BP Batam.

Menurut Fary, daya tarik investasi Batam saat ini berada pada momentum positif yang harus dipertahankan.

Daya saing Batam tidak hanya bertumpu pada lokasi yang strategis, insentif fiskal, atau kemudahan perizinan, melainkan juga sangat dipengaruhi oleh prediktabilitas dan efisiensi biaya logistik.

BP Batam menilai bahwa biaya logistik merupakan salah satu variabel penting dalam keputusan investasi.

Beban biaya yang ditanggung pelaku usaha tidak hanya bersumber dari satu komponen tarif resmi, tetapi akumulasi dari layanan terminal, jasa forwarding, pengangkutan (trucking), pengurusan dokumen, biaya sewa gudang (storage), hingga biaya keterlambatan seperti demurrage dan detention.

“Oleh karena itu, fokus kita tidak sekadar melihat besaran tarif resmi, tetapi bagaimana struktur biaya tersebut didistribusikan dari hulu ke hilir. Jangan sampai ada pembebanan tersembunyi yang tidak proporsional dan memberatkan pengguna jasa,” kata Fary menambahkan.

Kebijakan responsif BP Batam ini mendapat respons positif dari komunitas bisnis lokal.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid menilai, penundaan ini membuktikan pemerintah daerah peka terhadap kondisi riil pelaku usaha yang tengah menghadapi tekanan ekonomi global, mulai dari fluktuasi nilai tukar hingga kenaikan harga bahan baku dan energi.

“Penundaan ini menjadi angin segar yang dapat meringankan beban operasional dunia usaha. Daya saing Batam wajib kita jaga bersama, salah satunya melalui efisiensi biaya logistik agar realisasi investasi baru terus bertumbuh,” tutur Rafki.

Ke depan, BP Batam berkomitmen untuk membuka ruang dialog yang lebih intensif dengan operator terminal, asosiasi penasihat hukum/usaha, perusahaan forwarder, serta pengguna jasa.

Evaluasi kebijakan tarif nantinya akan berbasis pada data yang akurat dan dikaitkan langsung dengan standar pelayanan minimal (service level agreement) yang terukur.

“Tujuan besar kita adalah membangun Batam yang jauh lebih maju dan berdaya saing tinggi. Pelabuhan harus berfungsi sebagai motor penggerak investasi, bukan justru menjadi sumber ketidakpastian biaya bagi dunia usaha,” pungkas Fary.

Turut hadir dalam kegiatan, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad dan Anggota Bidang Pengusaha. (RUD).

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version