Connect with us
Dugaan Praktik Perjudian Bola Pingpong Beroperasi di KTV Formosa Residence, Nagoya, Kota Batam.

Dugaan Praktik Perjudian Bola Pingpong Beroperasi di KTV Formosa Residence, Nagoya, Kota Batam.

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Praktik perjudian berkedok permainan bola pingpong semakin marak di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Batam.

Dalam investigasi yang dilakukan awak media ini, Salah satu lokasi terbaru yang diduga menjadi tempat praktik perjudian ilegal yang berlangsung di KTV Formosa Residence, Nagoya, Kota Batam.

Diduga kuat tempat hiburan ini tidak hanya menawarkan layanan karaoke, tetapi juga diduga menyelenggarakan permainan perjudian jenis bola pingpong dan kasino.

Aktivitas tersebut, yang melibatkan taruhan dan permainan ilegal, diduga beroperasi di lantai 7 sehingga sedikit sulit diakses oleh pihak berwenang.

Menurut informasi yang diterima, kegiatan judi bola pingpong di KTV Formosa Residence ini mulai beroperasi sejak awal Juni 2024.

“Infonya mulai awal Juni kemarin sudah mulai jalan judi pingpong di KTV Formosa Residence itu,” ungkap seorang sumber, yang enggan disebut namanya. Senin (09/09/2024).

Lebih lanjut, judi bola pingpong tersebut dikabarkan dikelola oleh seorang pengusaha ternama di Kota Batam.

Namun, hingga kini, belum jelas apakah kegiatan perjudian yang menjamur di Tempat Hiburan Malam ini memiliki izin resmi dari dinas terkait.

Hingga berita ini di publikasikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Batam, Reza Khadafi, dan pihak pengelola Formosa Residence belum memberikan tanggapan guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.

Kegiatan ini sangat mengkhawatirkan mengingat potensi dampaknya terhadap masyarakat dan stabilitas sosial sehingga Laporan ini memerlukan perhatian serius dari Kapolri sehingga aparat penegak hukum dan pihak berwenang di wilayah kota Batam untuk menyelidiki dan menindak tegas praktek-praktek ilegal tersebut.

Pihak berwenang diharapkan dapat segera melakukan tindakan yang diperlukan untuk menanggulangi dan menghentikan praktik perjudian yang meresahkan ini. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version