Connect with us
Gaji di Bawah UMK & Aturan BPJS yang Ribet Jadi Sorotan Pedas Warga Batam

Gaji di Bawah UMK & Aturan BPJS yang Ribet Jadi Sorotan Pedas Warga Batam

More Videos

9info.co.id | BATAM – Keluhan mengenai pelayanan BPJS Kesehatan dan praktik perekrutan kerja yang tidak sehat mendominasi Reses Masa Sidang I DPRD Kota Batam yang digelar Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Tapis Dabbal Siahaan, SH, di Perumahan Fanindo, Rabu (26/11/2025) malam.

Dalam forum yang dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan dan BPJS Kesehatan tersebut, warga menyampaikan langsung aspirasi dan keluhan mereka.

Salah satu pengaduan paling menyentuh datang dari Muslim, warga Blok K. Ia mengeluhkan pelayanan BPJS saat istrinya melahirkan anak keempat. “Saya berharap tidak ada lagi korban lainnya,” ujarnya. Muslim juga menyoroti praktik perekrutan kerja yang mengharuskan calon karyawan mengeluarkan uang untuk bisa diterima di perusahaan besar di Batam.

Keluhan serupa disampaikan Rahmapadi Lubis mengenai mekanisme BPJS. “Saat habis kontrak kerja, kita harus kembali melapor ke kantor BPJS untuk beralih ke mandiri. Ini merepotkan,” keluhnya.

Ia juga meminta agar Komisi IV DPRD untuk melakukan sidak ke perusahaan-perusahaan subkontraktor (subcon) galangan kapal yang kerap memberikan upah di bawah Upah Minimum Kota (UMK).

Menanggapi hal ini, Tapis Dabbal Siahaan menegaskan kesiapannya untuk menindaklanjuti. “Bila ada perusahaan yang meminta uang untuk masuk kerja atau memberikan upah di bawah UMK, berikan datanya kepada kami. Kami akan merahasiakan identitas pelapor,” tegasnya. Namun, ia mengakui kendala saat sidak, dimana karyawan sering kali mengaku menerima upah sesuai UMK.

Tapis juga menyebutkan tidak mau banyak berjanji yang akhirnya tidak dapat di laksanakan, terkait pembangunan Ia akan berkoordinasi dengan perangkat RT dan RW yang mana yang akan di perioritaskan.

Di sisi lain, perwakilan BPJS Kesehatan, Yusrianto, memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa peserta yang akan melahirkan seharusnya mendaftarkan calon bayinya agar mendapatkan fasilitas. Untuk persoalan pergantian status, ia memastikan bahwa warga tidak perlu datang ke kantor. “Cukup WhatsApp saja dan akan ada panduan untuk beralih ke program mandiri, asalkan tidak lebih dari 30 hari setelah kontrak habis,” pungkas Yusrianto.

Meski mendapat penjelasan, aspirasi warga Fanindo ini menyisakan pekerjaan rumah bagi para pemangku kebijakan untuk memperbaiki layanan publik dan menegakkan hak-hak pekerja

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Pastikan Perbaikan Jalan Gajah Mada Hadirkan Jalan yang Lebih Berkualitas dan Nyaman, Pengguna Jalan Dihimbau Senantiasa Berhati-hati

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan bahwa perbaikan Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota merupakan komitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman dan andal bagi masyarakat.

Perbaikan tersebut dilaksanakan sebagai solusi atas kerusakan jalan yang tengah dikeluhkan para pengguna jalan. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dalam kondisi cuaca normal.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, mengatakan perbaikan dilakukan secara menyeluruh agar memberikan manfaat jangka panjang.

“Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, sebelum pekerjaan dimulai, BP Batam telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas serta melaksanakan pemberitahuan melalui media sosial dan mitra media BP Batam kepada masyarakat guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas pengguna jalan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

Lebih lanjut ditekankan, bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek terus ditingkatkan agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan memenuhi standar keselamatan.

Terkait laporan insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan rasa prihatin dan simpati kepada korban beserta keluarga.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

BP Batam juga telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban dan melakukan kunjungan kepada korban beserta keluarga untuk menyampaikan dukungan secara langsung.

BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses rekonstruksi berlangsung demi keselamatan bersama. (AP)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version