Connect with us
Muhammad Rudi Sebut Penambahan Rute Penerbangan Luar Negeri Jadi Ajang Promosikan Kemajuan Batam

Muhammad Rudi Sebut Penambahan Rute Penerbangan Luar Negeri Jadi Ajang Promosikan Kemajuan Batam

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam kembali menambah rute penerbangan internasional.

Rute tersebut yakni penerbangan tujuan Batam – Kuala Lumpur dan Kuala Lumpur – Batam.

Tidak hanya itu saja, PT Bandara Internasional Batam (BIB) berencana untuk menambah rute internasional lainnya demi meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Batam.

Adapun rencana tersebut antara lain penerbangan langsung dari Batam menuju Thailand, Vietnam, dan Korea Selatan.

Meski dua di antaranya masih dalam tahap pembicaraan dengan pihak maskapai, namun Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menyambut baik rencana tersebut.

Menurut Muhammad Rudi, penambahan rute penerbangan luar negeri ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Batam ke depan.

Selain itu, rencana strategis tersebut menjadi bagian untuk mempromosikan kemajuan Batam kepada dunia internasional.

“Langkah positif ini sekaligus untuk mendukung sektor pariwisata Batam. Wisatawan mancanegara yang datang ke sini akan memberikan keuntungan untuk UMKM, sehingga mampu membangkitkan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (17/2/2024).

Di samping itu, Muhammad Rudi meyakini bahwa upaya tersebut juga membuka kesempatan yang besar untuk meningkatkan peluang bisnis dan upaya menarik investor.

Apalagi pemerintah pusat menargetkan Batam menjadi salah satu daerah unggulan investasi di Indonesia.

“Pengembangan Batam tak dapat dipisahkan dengan pesatnya investasi. Ini menjadi momentum untuk mempromosikan keunggulan Batam,” tambahnya.

Untuk rute penerbangan Batam – Thailand dan Batam – Vietnam direncanakan akan dibuka pada bulan April dan Juni 2024 mendatang.

Sementara, penerbangan dari Korea Selatan menuju Batam dengan menggunakan maskapai Jeju Air akan dimulai pada bulan Juli 2024.

Hingga saat ini, penerbangan Jeju Air itu pun sudah dalam tahap persiapan untuk dilakukannya perjanjian bilateral dengan pihak Korea Selatan terkait rencana tersebut.

Dimana, perjanjian tersebut untuk membahas penambahan traffic right hak angkut kedua negara di Batam.

“Dengan seluruh potensi Batam, saya yakin sektor pariwisata kita akan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung,” tutup Rudi. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version