Connect with us
BP Batam Gelar Serah Terima Jabatan Anggota Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan.

BP Batam Gelar Serah Terima Jabatan Anggota Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar acara serah terima jabatan Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, pada Jum’at siang (6/9/2024) bertempat di Ruang Rapat Waka BP Batam.

Alexander Zulkarnain telah menandatangani tugas dan tanggung jawab yang sebelumnya diemban oleh Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Penandatanganan ini, disaksikan oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dan seluruh Jajaran Deputi, serta Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Kedeputian Administrasi dan Keuangan.

Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wahjoe Triwidijo Koentjoro atas dedikasi dan loyalitas dalam memimpin dan menjadi nakhoda bagi administrasi dan keuangan BP Batam selama 5 tahun terakhir.

Tak lupa, ia berpesan kepada Alexander Zulkarnain agar dapat meneruskan estafet ini dengan lebih baik. Ia berharap kehadiran Anggota baru dapat mempercepat langkah BP Batam mewujudkan Batam maju sebagai Kota Baru yang modern.

“Terima kasih Pak Wahjoe kerja sama selama ini penuh dedikasi semangat dan dinamis. Kepada Pak Alex selamat melanjutkan estafet dengan baik. Mari bahu-membahu mewujudkan Batam Kota Baru.” Kata Purwiyanto.

Menyambut hal itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan periode 2023 – 2024, Dr. Alexander Zulkarnain memohon dukungan dari semua pihak agar dirinya dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan lebih baik.

“Terimakasih Pak Wahjoe. Mohon dukungan semua rekan-rekan di sini. Semoga kita bisa jadikan Batam ini lebih baik lagi.” Tegas Alex lulusan Doktoral/S3 Universitas Negeri Jakarta.

Dalam mengemban tugas sebagai Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Alex membawahi beberapa unit kerja.

Di antaranya, Biro Umum, Biro Keuangan, Biro Hukum dan Organisasi, Biro Sumber Daya Manusia, Biro Humas Promosi dan Protokol, Satuan Pemeriksa Intern, dan Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta.

Turut hadir secara daring Wahjoe Triwidijo Koentjoro. Ia menuturkan ungkapan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh rekan kerja yang telah bersama mengelola tata keuangan, administrasi dan SDM selama 5 tahun belakangan.

“Terimakasih semua dari pimpinan dan rekan-rekan. Kepada Pak Alex, harapan kami bisa memperbaiki yang kurang dan meneruskan lebih baik lagi di masa depan.” Pungkas Wahjoe.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Gandeng BRIN Perkuat Ketahanan Air dan Daya Saing Industri

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketahanan sumber daya air dan mendorong pengembangan industri berkelanjutan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tentang Pemanfaatan Riset dan Inovasi serta Pengkajian Pembangunan Batam Science and Technology Park di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (18/6).

Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan BP Batam, Sudirman Saad, mengatakan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Batam ke depan, terutama dalam menjaga ketersediaan sumber daya air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, sebagai kawasan industri dan investasi yang terus berkembang, Batam membutuhkan dukungan riset dan inovasi agar pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami tidak memiliki hutan maupun sungai. Pasokan air sepenuhnya bergantung pada air hujan yang ditampung di delapan waduk. Karena itu, inovasi, digitalisasi, dan pengelolaan daerah tangkapan air menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Dukungan riset dari BRIN akan sangat penting bagi keberlanjutan Batam,” kata Sudirman.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian, mengatakan ruang lingkup kerja sama mencakup sejumlah isu strategis, mulai dari pengembangan Batam Science and Technology Park, pengelolaan energi dan sumber daya air, teknologi sirkular, industri maritim berkelanjutan hingga industri hijau.

“Kami berharap hasil riset dan inovasi BRIN dapat memberikan kontribusi nyata bagi Batam. Berbagai potensi yang ada harus diwujudkan menjadi solusi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat maupun dunia industri,” ujarnya.

Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Asep Riswoko, menambahkan kolaborasi ini melibatkan tujuh riset dari lima pusat riset BRIN, serta tiga unit teknis dari BP Batam. Sebanyak, sepuluh aktivitas dari enam topik utama telah dirumuskan untuk dilaknakan dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, berdasarkan peta jalan yang telah disusun secara bertahap.

Seluruh aktivitas tersebut dirancang agar hasil riset dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pengembangan kawasan Batam.

“Kolaborasi ini dapat menjadi langkah awal konkret dalam memperkuat peran riset bagi pembangunan kawasan strategis Batam,” katanya.

Sementara, Kepala BRIN, Arif Satria, menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara hasil riset dan kebutuhan industri (valley of death).

“BRIN ingin menjadi think tank bagi pemerintah dengan membantu mengidentifikasi persoalan dan menawarkan solusi berbasis teknologi. Riset harus menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan industri dan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini mampu menarik investasi yang lebih besar ke Batam,” imbuh Arif.

Melalui kolaborasi ini, BP Batam meyakini hasil riset dan inovasi dapat menjadi solusi konkret dalam memperkuat ketahanan sumber daya air, mendorong transformasi industri yang lebih hijau dan mendukung pertumbuhan investasi yang berkelanjutan. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version