Connect with us
DPRD Batam Percepat Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Banggar Diminta Segera Bergerak

DPRD Batam Percepat Pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Banggar Diminta Segera Bergerak

More Videos

9info.co.id | BATAM – DPRD Kota Batam mendorong percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 setelah menerima tanggapan dan jawaban Pemerintah Kota Batam atas pandangan umum fraksi-fraksi.

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Rabu (17/6/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, didampingi Wakil Ketua I Haji Aweng Kurniawan dan Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda, SE.

Hadir mewakili Wali Kota Batam, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan insan pers.

Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin menjelaskan, rapat paripurna tersebut merupakan tahapan penting dalam proses pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 sebelum memasuki pembahasan teknis antara legislatif dan eksekutif.

“Setelah penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi, agenda berikutnya adalah mendengarkan tanggapan dan jawaban Pemerintah Kota Batam atas berbagai masukan yang telah disampaikan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah membacakan tanggapan tertulis Wali Kota Batam terhadap seluruh pandangan fraksi DPRD. Pemerintah Kota Batam menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, kritik, dan saran yang diberikan fraksi-fraksi sebagai bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola keuangan daerah.

Pemko Batam juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan sistem digitalisasi pendapatan, serta peningkatan efektivitas program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Berbagai isu strategis yang disoroti fraksi-fraksi turut mendapat penjelasan, mulai dari pengelolaan anggaran, peningkatan PAD, penanganan pengangguran, penguatan UMKM, pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga pengendalian banjir dan pengelolaan persampahan.

Selain itu, Pemko Batam menyampaikan bahwa capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mengawal pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

Usai mendengarkan jawaban pemerintah, DPRD langsung mengarahkan proses pembahasan ke tahap berikutnya. Ketua DPRD Batam meminta Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segera melakukan pembahasan mendalam terhadap Ranperda tersebut.

“Mengingat pentingnya Ranperda ini dalam proses penyusunan APBD dan waktu yang tersedia cukup terbatas, kami meminta Badan Anggaran segera melaksanakan pembahasan bersama TAPD,” tegas Kamaluddin.

Menurutnya, pembahasan yang cepat dan komprehensif diperlukan agar proses pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2025 dapat diselesaikan sesuai jadwal dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah di masa mendatang.

Dengan berakhirnya rapat paripurna tersebut, DPRD Kota Batam kini memasuki tahapan pembahasan lanjutan melalui Banggar sebelum Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dibawa ke agenda pengambilan keputusan sesuai mekanisme yang berlaku. (SD)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Apresiasi Kerja Keras PLN Batam, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha

9info.co.id | BATAM – Pemadaman listrik yang meluas di Batam pada Senin (12/10) menjadi ujian bersama bagi masyarakat dan dunia usaha. BP Batam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN Batam beserta seluruh petugas yang telah bekerja keras mempercepat penanganan dan pemulihan pasokan listrik.

BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis, Selasa pagi, langsung menerjunkan tim untuk mengunjungi sejumlah kawasan industri, investor, pelaku UMKM, serta fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit.

Kunjungan ini bertujuan mendengarkan langsung kendala yang dihadapi pelaku usaha, menyampaikan perkembangan informasi, dan memastikan komunikasi serta pendampingan tetap berjalan.

“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan para investor serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,” ujar Fary Djemy Francis.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari dunia usaha.

Johanes Kennedy Aritonang, Chairman Panbil Group, mengapresiasi respons cepat PLN Batam serta kepedulian BP Batam yang turun langsung mendengarkan dan mendampingi pelaku usaha di tengah situasi sulit.

Senada dengan itu, Ali Ulai, Ketua DPC IPERINDO Kepulauan Riau, menyampaikan penghargaan atas kesigapan PLN Batam dan kehadiran BP Batam yang memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan dunia industri.

Sementara itu, dalam kunjungan ke PT Philips Industries Batam, tim BP Batam diterima langsung oleh Mr. Sia Lee Heng, dari jajaran manajemen perusahaan. Pihak Philips menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian BP Batam kepada pelaku usaha, khususnya dalam menghadapi situasi seperti ini.

Secara paralel, BP Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang juga membuka layanan helpdesk daring bagi pelaku usaha yang membutuhkan konsultasi dan pendampingan teknis perizinan.

Bagi BP Batam, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya terus memperkuat keandalan infrastruktur, kualitas pelayanan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kepercayaan investor tidak hanya dibangun ketika semua berjalan baik, tetapi juga melalui cara kita hadir dan saling mendukung saat menghadapi kesulitan. Setiap tantangan harus menjadi kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menjadikan Batam semakin baik,” tutup Fary.

Batam kuat karena kebersamaan. Investasi tumbuh karena kepercayaan. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version