Connect with us

Jefridin: Selasa, THR PNS dan Non-PNS Pemko Batam ‘Cair’

More Videos

9info.co.id – Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 1444 Hijriah, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai non ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, cair paling lambat Selasa (18/4/2023) nanti.

Agar semua lancar, Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin, meminta kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Batam, segera menyampaikan permohonan pencairan THR ini ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Batam.

“Selambatnya hari Selasa, satu hari sebelum cuti bersama, THR untuk ASN dan pegawai non ASN di lingkungan Pemko Batam sudah dapat dicairkan. BPKAD tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu untuk pelayanan guna pencairan THR ini,” sebut Jefridin.

Ia menjelaskan untuk THR ASN terdiri dari gaji 100 persen dan tunjangan tambahan penghasilan (TPP) 50 persen.

Ketentuan ini menurutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2023 tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2023.

“Kita bayarkan sesuai dengan ketentuan,” katanya singkat.

Sekretaris Daerah Kota Batam H Jefridin

Bagi pegawai non ASN di lingkungan Pemko Batam akan menerima THR sebesar satu bulan gaji, sesuai gaji yang diterima dibulan sebelumnya.

Besaran gaji pegawai non ASN lulusan SMA Rp3 juta, jenjang pendidikan D3 tiap bulan menerima gaji Rp3,1 juta dan lulusan S1 setiap bulannya menerima gaji Rp3.250 juta.

Adapun jumlah keseluruhan ASN dan pegawai non ASN yang menerima THR berjumlah 12.954 orang.

Dengan rincian, ASN sebanyak 5.719 orang, THD berjumlah 5.756 orang dan P3K sebanyak 1.479 orang.

Diperkirakan untuk pegawai non ASN anggaran THR yang disiapkan Pemko Batam besarannya sekitar Rp18.066 miliar.( Tim )

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version