Connect with us

9info.co.id | BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menindaklanjuti aduan masyarakat terkait penutupan akses putar balik (U-turn) di Jalan Laksamana Bintan, tepatnya di bawah jembatan penyeberangan orang (JPO) dekat Simpang Kuda, Sungai Panas, Kamis (30/4/2026).

‎Menanggapi keluhan warga, Li Claudia langsung memerintahkan instansi terkait untuk membuka kembali akses U-turn tersebut. Namun, titik putar balik tidak akan berada di lokasi semula, melainkan digeser beberapa meter dengan mempertimbangkan aspek keselamatan lalu lintas.

‎Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Batam akan melakukan pembongkaran median jalan di lokasi baru yang telah ditetapkan sebagai titik putar balik.

‎Sebelumnya, akses U-turn di bawah JPO ditutup guna mengurangi pelanggaran lalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor yang kerap melawan arus.
‎Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lain.

‎Selain itu, lokasi tersebut berada di kawasan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) SDN 001 Batam Kota, sehingga keselamatan pelajar menjadi perhatian utama pemerintah.

‎Li Claudia menegaskan bahwa kebijakan pembukaan kembali U-turn dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat, namun tetap mengedepankan faktor keselamatan.
‎“Kebijakan ini merupakan respons atas kebutuhan masyarakat, namun aspek keselamatan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

‎Pemerintah berharap penataan ulang akses U-turn tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sekaligus meminimalisasi risiko kecelakaan di kawasan padat lalu lintas tersebut. (Hum)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Amsakar Terima Audiensi Finalis Encik dan Puan Batam 2026, Dorong Jadi Promotor Pariwisata Daerah

DISPARBUD BATAM

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima audiensi 20 finalis Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam Tahun 2026 di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (30/4/2026).

‎Dalam pertemuan tersebut, Amsakar menegaskan bahwa para finalis memiliki peran strategis dalam mempromosikan berbagai potensi daerah, khususnya di sektor pariwisata. Menurutnya, duta wisata tidak hanya tampil dalam ajang pemilihan, tetapi juga menjadi representasi Kota Batam di tengah masyarakat luas.

‎“Finalis Encik dan Puan merupakan wajah Kota Batam yang akan menyampaikan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas,” ujar Amsakar.

‎Ia menjelaskan, kemajuan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada keindahan destinasi, namun juga kualitas sumber daya manusia yang mampu menyampaikan informasi secara menarik, edukatif, dan profesional.

‎Karena itu, Amsakar berharap para finalis dapat menjadi komunikator yang cerdas, berkarakter, serta mampu membangun citra positif Batam sebagai kota yang terbuka, modern, dan dinamis.

‎Selain itu, ia menekankan pentingnya etika, sikap, dan kemampuan intelektual dalam menjalankan peran sebagai duta wisata. Di era digital saat ini, para finalis juga didorong aktif menyebarkan informasi positif melalui berbagai platform media sosial.

‎“Kami berharap para finalis dapat berkontribusi dalam mempromosikan Batam, baik di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menyampaikan bahwa seleksi Encik dan Puan Batam 2026 diikuti sebanyak 143 peserta dari berbagai latar belakang.

‎Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, terpilih 20 finalis yang terdiri dari 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengetahuan, penampilan, sikap, serta kepercayaan diri.

‎Audiensi tersebut menjadi bagian dari pembekalan awal sebelum para finalis mengikuti tahapan lanjutan dalam pemilihan Duta Wisata Kota Batam Tahun 2026. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain