Connect with us
Mr.lex

Merci Herbal Ekspansi Ke Batam dan Kepri.

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Sukses di beberapa kota besar di Indonesia, produk Merci Herbal memperlebar sayap bisnisnya ke Batam dan Kepri.

Pada tahap awal, setidaknya 3 kota kabupaten kota di Kepri yaitu Batam Tanjungpinang dan Karimun menjadi target pasar utama produk kesehatan dan kecantikan Merci ini.

“Kehadiran Merci di Batam untuk merespon sekaligus menjawab animo dan antusiasme praktisi multilevel marketing di Batam yang ingin tau detil Merci ini, ” ujar Country Manager Merci Alex Alopsen. Minggu (05/11/2023).

Alex Alopsen yang juga CEO PT. Merci Lexus Empire mengungkapkan sejumlah pertimbangan Merci melebarkan sayapnya ke Batam Tanjungpinang dan Karimun.

“3 Kota kabupaten di Kepri ini prospektif karena sudah kami survei terlebih dahulu dan antusiasmenya cukup tinggi. Terbukti banyak permintaan informasi baik melalui WA dan email, dan kami respon pada pertemuan perdana ini, ” ujarnya.

Dihadapan puluhan praktisi multilevel marketing (MLM) di Batam pada acara di Hotel Aston Inn Penuin Ahad (05/11) Alex Alopsen memaparkan Merci merupakan sebuah produk herbal dibidang kesehatan dan kecantikan berbahan alami propolis madu.

Nama Merci merupakan kepanjangan dari *Membangun Ekonomi Rakyat Cinta Indonesia” (Merci).

“Nama produknya bagus sekali dan arti kepanjangannya NKRI banget,” seloroh seorang peserta yang hadir.

Kepada puluhan praktisi bisnis MLM, Alex menyebutkan latar belakang dirinya bergabung Merci.

“Migran, katarak ambien saya sembuh semua. Saya sudah membuktikan khasiatnya makanya saya mau bergabung,” kata Alex saat memberikan kesaksian manfaat produk herbal Merci.

Selain itu dia menyebutkan profil perusahaan yang bonafit serta pendiri perusahaan merupakan warga negara Indonesia asli seorang pengusaha muda bernama Saut Simatupang.

“Selain itu ada pertimbangan manfaat dan keunggulan lainnya bergabung Merci ini,” tambah Alex.

“Merci produk kesehatan dan kecantikan resmi, terdaftar dan profil perusahaannya juga bonafid, ‘ ujar Alex.

Sambil mengutip hasil survei Najwa Shihab, Alex menyebutkan agen MLM merupakan profesi nomor satu yang berpenghasilan tertinggi dibidang profesi lainnnya.

“Selain pengasih aktif, kita juga mendapatkan penghasilan pasif, ” papar Alex.

“Kalo kita bermain saham perusahaan tambang bisa habis, kalau main MLM ini gak bakal habis karena ini produk kesehatan dibutuhkan orang dan jumlah orang banyak serta bakal terus bertambah banyak,” ujar Alex dengan penuh semangat.

Dalam paparannya tentang propolis Alex mengutip pendapat para ahli kesehatan dunia seperti John Diamond dari Amerika dan dari Timur Tengah yang mengakui manfaat propolis bagi tubuh manusia.

“Sistem MLM ini juga dibenarkan baik dari agama Islam yaitu bagi hasil non riba serta dibenarkan di agama Kristen,” pungkasnya.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pertahankan WTP ke-14, Pemko Batam Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Rabu (10/6/2026).

‎Rapat paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, serta dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan lainnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, pimpinan dan anggota DPRD Kota Batam memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam atas keberhasilannya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut.

‎Capaian tersebut dinilai sebagai bukti konsistensi Pemko Batam dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

‎Pada agenda rapat, Wali Kota Batam Amsakar Achmad secara simbolis menyerahkan dokumen Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD Kota Batam untuk selanjutnya dibahas sesuai mekanisme dan tahapan yang berlaku.

‎Dalam penjelasannya, Amsakar menyampaikan bahwa penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 320 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Pasal 194 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

‎“Penyampaian Ranperda ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas pelaksanaan APBD yang telah dilaksanakan selama Tahun Anggaran 2025. Selanjutnya, dokumen ini akan dibahas bersama DPRD untuk mendapatkan persetujuan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Amsakar.

‎Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya DPRD Kota Batam dan jajaran perangkat daerah, atas sinergi yang telah terjalin dalam mendukung pengelolaan keuangan daerah yang baik sehingga Kota Batam kembali memperoleh opini WTP dari BPK.

‎Dengan penyampaian Ranperda tersebut, diharapkan proses pembahasan dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan keputusan yang terbaik bagi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kota Batam. (MC)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version