Connect with us
PLN Batam Sukses Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan pada Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

PLN Batam Sukses Jaga Keandalan Sistem Kelistrikan pada Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

More Videos

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam kembali menguatkan peranannya dalam memberi pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan keberhasilan PLN Batam mengamankan sistem kelistrikan pada periode siaga Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

“Natal dan Tahun Baru merupakan momen istimewa yang membutuhkan suplai kelistrikan yang unggul. Merupakan bentuk komitmen kami menjamin keandalan pasokan listrik agar masyarakat dapat menikmati waktu liburan dengan nyaman bersama keluarga tercinta,” kata Direktur Utama PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra, Kamis (9/1/2025).

Menurut Irwansyah, kesuksesan ini tidak terlepas dari kematangan persiapan yang telah dilakukan. Sebanyak 668 personel siaga dikerahkan yang tersebar di 27 posko di lokasi-lokasi vital Kota Batam, tak lupa dilengkapi 38 unit peralatan pendukung dan 44 unit kendaraan pendukung. Infrastruktur bagi pengguna kendaraan listrik pun tersedia berupa 12 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 11 titik strategis di Kota Batam.

Tidak hanya itu, PLN Batam juga menyiapkan serangkaian agenda guna menyokong keunggulan pasokan listrik, mulai dari Apel Siaga Kelistrikan pada 16 Desember 2024 hingga Kunjungan Siaga ke Unit dan Board of Directors (BOD) Menyapa pada 31 Desember 2024 yang melibatkan peran Dewan Direksi dan Komisaris PLN Batam secara langsung guna memastikan semua peralatan dan personel siaga dalam kondisi prima.

Dengan kesiapan tersebut, PLN Batam kapabel untuk menyediakan daya mampu sebesar 796,3 MW. Beban puncak tertinggi pada malam pergantian tahun tercatat mencapai 645 MW, sehingga anak perusahaan dari PLN (Persero) ini sukses mengawal keamanan kondisi kelistrikan dengan cadangan daya 151,3 MW.

Irwansyah pun menyatakan penghargaan kepada seluruh personel yang terlibat atas kerja sama yang telah terjalin dengan apik, mulai dari bagian pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga pelayanan kepada pelanggan, selama masa siaga Hari Raya Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 yang telah berjalan sejak 16 Desember 2024 sampai 8 Januari 2025.

Apresiasi juga diberikan kepada para pemangku kebijakan terkait seperti pengelola titik-titik umum dan pelayanan, TNI, dan Polri yang telah bersama-sama mewujudkan pencapaian ini.

“Tim yang berdedikasi secara penuh didukung oleh kinerja prima dari seluruh peralatan yang siap menghadapi potensi kendala menjadi bagian dari faktor kunci guna mengendalikan kecukupan kesediaan listrik. Dengan sinergi mumpuni dan rangkaian strategi yang telah disusun dengan matang, PLN Batam senantiasa siap siaga berkontribusi mengamankan momen-momen penting di Indonesia,” tutup Irwansyah.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

29 Titik Banjir di Batam Telah Ditangani, Li Claudia Pastikan Infrastruktur Terus Dibenahi

9info.co.id | BATAM – Sebanyak 29 titik banjir di Kota Batam telah ditangani melalui berbagai upaya perbaikan infrastruktur, baik secara langsung oleh BP Batam maupun melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Batam.

Penanganan tersebut terus dievaluasi untuk memastikan infrastruktur yang dibangun maupun diperbaiki benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan. Hal itu terlihat dari langkah Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra yang kembali turun langsung meninjau sejumlah titik infrastruktur pada Selasa (25/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Li Claudia melihat kondisi Drainase Jalan S. Parman, Piayu; Drainase depan RS Graha Hermine, Batu Aji; Drainase Spillway, Muka Kuning; serta rencana pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di ruas Simpang Pollux–Simpang Telkom.

Pada tiga titik drainase, Li Claudia mengecek kondisi saluran dan progres penanganannya. Pengecekan dilakukan untuk memastikan upaya pembenahan drainase berjalan sesuai kondisi kawasan serta mendukung pengendalian banjir. Sementara pada ruas Simpang Pollux–Simpang Telkom, ia melihat kebutuhan penerangan sebagai bagian dari rencana pemasangan PJU untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Infrastruktur seperti drainase maupun penerangan jalan memiliki manfaat yang langsung dirasakan masyarakat, sehingga perlu kita perhatikan dan evaluasi sesuai kondisi serta kebutuhan masing-masing lokasi,” kata Li Claudia.

Upaya evaluasi kemudian dilanjutkan pada Kamis (27/8/2026). Bersama Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto dan jajaran, Li Claudia meninjau dua lokasi drainase di Kelurahan Belian, yakni Drainase Jalan Tengku Sulung depan Perumahan Odessa serta Drainase Jalan Hang Tuah Taman Raya Tahap 4 depan SMP Negeri 28 Batam.

Di dua lokasi tersebut, peninjauan difokuskan pada hambatan aliran air akibat penumpukan material yang berpotensi memicu banjir. Tim juga melihat kebutuhan perbaikan fungsi drainase serta akses jalan inspeksi di sekitar saluran.

Li Claudia menegaskan, pembenahan infrastruktur harus diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat dan dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kondisi drainase tidak hanya membutuhkan penanganan teknis, tetapi juga dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Pembenahan infrastruktur yang kita lakukan harus berorientasi pada kenyamanan aktivitas harian warga. Di saat yang sama, peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat dibutuhkan agar fungsi drainase tetap optimal,” ujar Li Claudia.

Sementara itu, Mouris Limanto mengatakan evaluasi kondisi lapangan akan terus dilakukan agar penanganan yang disiapkan sesuai dengan kondisi aktual masing-masing kawasan.

“Tim teknis kami akan terus melakukan evaluasi berkala di lapangan agar formulasi penanganan tepat sasaran sesuai kondisi aktual,” kata Mouris.

Salah satu hasil penanganan yang telah dirasakan masyarakat berada di kawasan Simpang Kabil atau Simpang Kepri Mal. Melalui skema proyek multiyears 2026-2027, BP Batam melakukan peningkatan saluran drainase di kawasan tersebut. Setelah penanganan dilakukan, genangan yang sebelumnya kerap terjadi saat hujan kini sudah tidak lagi dirasakan masyarakat.

Capaian penanganan 25 titik banjir tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dalam membenahi infrastruktur dasar. Pemantauan lapangan juga terus dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan baru sekaligus memastikan infrastruktur yang telah ditangani dapat berfungsi secara optimal. (DN).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version