Connect with us
KKN UNRIKA

Unrika Lepas 847 Mahasiswa KKN Reguler dan Internasional Tahun Akademik 2025/2026

More Videos

9info.co.id | ‎BATAM – Universitas Riau Kepulauan (Unrika) resmi melepas 847 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler dan Internasional Tahun Akademik 2025/2026. Acara pelepasan berlangsung di Auditorium Unrika, Batu Aji, Sabtu (9/8/2025), diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unrika.

‎Rektor Unrika, Prof. Hj. Sri Langgeng Ratnasari, S.E., M.M, menyampaikan bahwa tahun ini KKN dilaksanakan dalam tiga program utama, yaitu KKN Fulltime di pulau selama dua minggu khusus, KKN Part-time pada Sabtu dan Minggu agar tidak mengganggu pekerjaan mahasiswa, serta KKN Internasional yang menjadi salah satu indikator peningkatan daya saing global universitas.

‎KKN tahun ini mengusung tema “Berdampak Melalui Kolaborasi Pemberdayaan Masyarakat Menuju Indonesia Emas”. Menurut Rektor, tema tersebut mencerminkan komitmen Unrika untuk menghadirkan pengabdian yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga berkontribusi dalam pencapaian visi pembangunan nasional.

‎Pelepasan mahasiswa ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Rektor Unrika bersama perwakilan Pemerintah Kota Batam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Pemko Batam. Kegiatan ini juga disertai penyerahan simbolis peserta KKN kepada perwakilan kecamatan lokasi penempatan‎

‎Dari total 847 peserta, 244 mahasiswa berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 242 dari Fakultas Teknik, 199 dari Fakultas Hukum, 100 dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta 63 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

‎Untuk KKN Reguler, mahasiswa akan ditempatkan di delapan kecamatan di Kota Batam, yaitu Nongsa, Sekupang, Sei Beduk, Bulang, Batu Ampar, Sagulung, Belakang Padang, dan Batu Aji. Sementara KKN Internasional dilaksanakan melalui kerja sama dengan Universitas Ibnu Sina (Batam, Indonesia), Politeknik Ibrahim Sultan (Johor, Malaysia), dan UiTM Mara (Johor, Malaysia).

‎Ketua LPPM Unrika, Dr. Ramses, M.Si, menegaskan bahwa KKN merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat. “Kami berharap mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan di wilayah penempatan, sesuai dengan semangat LPPM yaitu ‘Mengabdi Sepenuh Hati’,” ujarnya.

‎Sementara itu, Ketua Panitia, Rasyid Ridho Harahap, M.Pd.T, menambahkan bahwa kegiatan KKN tahun ini berlangsung pada Agustus hingga September 2025. “Kami ingin KKN menjadi sarana mahasiswa belajar langsung di tengah masyarakat, berkolaborasi, dan memberi dampak nyata,” tutupnya.

‎Dengan semangat “Unrika: Unggul, Kreatif, Mandiri”, ratusan mahasiswa tersebut siap mengemban misi pengabdian, baik di tingkat lokal maupun internasional.(RP)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version