Connect with us
Wali Kota Batam Muhammad Rudi Ingatkan Masa Terakhir Jabatan, Program untuk Kemajuan Batam Tetap Dianggarkan

Wali Kota Batam Muhammad Rudi Ingatkan Masa Terakhir Jabatan, Program untuk Kemajuan Batam Tetap Dianggarkan

More Videos

9info.co.id | BATAM – Menjelang akhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengingatkan bahwa tanggal 9 Februari 2025 akan menjadi hari terakhir ia memimpin Batam. Meskipun demikian, Rudi memastikan bahwa semua program yang telah dicanangkan demi kemajuan Kota Batam telah dianggarkan untuk tahun 2025 mendatang.

Rudi menyampaikan hal ini saat menghadiri acara silaturahmi bersama tokoh masyarakat dan kader Posyandu dari seluruh kecamatan se-Kota Batam yang diselenggarakan di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal, Sabtu (14/12/2024). Acara ini dihadiri ribuan peserta, termasuk Ketua DPRD Kota Batam Kamaludin, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir.

Dalam sambutannya, Rudi mengapresiasi semangat dan kontribusi yang telah diberikan oleh para tokoh masyarakat dan kader Posyandu. Ia menegaskan bahwa dukungan mereka sangat berperan dalam menciptakan kenyamanan dan kemajuan bagi masyarakat Batam. “Dengan keikhlasan yang telah bapak dan ibu buat hari ini untuk masyarakat, insyaallah akan menjadi ladang jariyah nantinya,” ujar Rudi.

Pada kesempatan yang sama, Rudi, yang didampingi oleh Kamaludin dan sejumlah OPD, secara simbolis menyerahkan Insentif Triwulan keempat kepada para tokoh masyarakat dan kader Posyandu yang hadir. “Insentif ini sebagai bentuk perhatian dan apresiasi bagi para tokoh untuk terus semangat dalam melayani masyarakat,” tambahnya.

Rudi juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tokoh masyarakat dan kader Posyandu yang hadir, karena peran mereka sangat vital dalam mendukung pembangunan Kota Batam. “Tanpa peran dari tokoh masyarakat, pembangunan Kota Batam tidak bisa menjadi seperti yang dapat kita rasakan sekarang,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Rudi mengingatkan bahwa masa jabatannya sebagai Wali Kota Batam akan berakhir pada 9 Februari 2025, namun ia memastikan bahwa semua program yang telah direncanakan untuk Batam akan tetap berjalan sesuai anggaran yang telah disiapkan untuk tahun 2025. Rudi berpesan agar semua pihak tetap menjaga kebersamaan dan soliditas, serta terus bekerja keras demi kemajuan Batam. “Tetap solid dan selalu kompak. Yakinlah bahwa Pemimpin Pemko Batam selalu mengedepankan kebersamaan dalam bekerja dan melayani masyarakat,” tutupnya. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version